Rabu, 01 Desember 2021  
 
Lawan Praktek Suap, Hari Kamis ini Aktivis GAMARI Laporkan Humas dan Proyek Green Forest Residence P

Aji | Serba-Serbi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:08:09 WIB

PEKANBARU,- Guna Melawan Praktek Suap yang dilakukan oleh seorang Anggota Brimob Polda Riau inisial AG, Aktivis Presidium Pusat (PP) Gabungan Aksi Mahasiswa Alumni Riau (GAMARI) berencana akan Melaporkan upaya Tindak Pidana itu ke Atasan yang bersangkutan, yakni ke meja Kapolda Riau dan Kasat Brimobda Polda Riau.

Hal itu dilakukan setelah hari ini, Selasa (19/10/2021) Aktivis PP GAMARI digoda atas uang suap sebesar 1 Juta Rupiah, yang terbagi atas 2 amplop masing-masing berisi 500 ribu rupiah.

"Saya, bang Aznil, bang Geri, bang Adinal dan bang Muhammad Nasir menjadi korban bujuk rayu oknum anggota Brimob yang merangkap sebagai Humas di Perusahaan salah satu Perumahan Mewah di Jalan Duyung Pekanbaru. Upaya itu dilakukan inisial AG, untuk memuluskan niatnya, agar Temuan atas Pelanggaran Tata Kelola Jalan, Taman dan Lingkungan di Perumahan tersebut di Hentikan. Kendati secara kasat mata Proyek Pengecoran Badan Jalan Umum itu menyalahi Aturan" ungkap Aktivis Larshen Yunus.

Yunus, sapaan akrab Ketua PP GAMARI itu juga katakan, bahwa GAMARI merasa tersinggung dengan sikap yang telah dilakukan AG, merasa bahwa uang 1 Juta itu dapat membungkam suara mereka, yakni Masyarakat yang menolak atas Pengerjaan Proyek tersebut.

"Apakah sudah ada aturan terbaru, memperbolehkan Prajurit Polri merangkap bekerja sebagai Humas di salah satu perusahaan?" tanya Deputi Komunikasi dan Dokumentasi PP GAMARI, Muhammad Deri Febrian.

PP GAMARI juga menegaskan, bahwa pihaknya akan segera Mengekspos inisial nama AG, oknum prajurit Polri di kesatuan Brimob Polda Riau tersebut sekaligus Menyurati Satpol PP Pekanbaru, institusi yang bekerja sebagai Penegak Perda. Agar Taman maupun Pengecoran di pinggir Jalan Duyung itu segera di Evaluasi kembali.

"Kami minta dengan hormat, agar niatan ini didengar oleh para otoritas terkait, yakni Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru, Dinas Pertanahan dan Dinas PUPR. Tolong segera Bongkar Taman di depan Gerbang Green Forest Residence itu. Apapun alasannya, Bangunan itu sudah menyalahi aturan" ungkap Aktivis Larshen Yunus, seraya menunjukkan bukti-bukti permulaan. 

Informasi yang berhasil dihimpun, bahwa Pelaksanaan Proyek tersebut diduga kuat Melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru, tentang Tata Ruang Kelola Drainase dan Jalan.

"Disini kami langsung cek Lapangan. Ini bukan sekedar indikasi, melainkan sudah ada unsur Kesengajaan untuk Melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Coba anda bayangkan, sepanjang Tanah di atas Proyek tersebut, di Cor Habis yang namanya Drainase. Mereka buat Taman, yang menurutnya bagus, tapi justru Menyalahi aturan" kesal Aktivis Larshen Yunus, Ketua PP GAMARI.

Menurut Alumnus Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, bahwa Kondisi dicornya Drainase sepanjang itu sangat Menyalahi Aturan. Ditinjau dari sudut manapun, Proyek Pengecoran Drainase itu mesti diusut tuntas.

"Tak ada jalan lain. Sebelum Laporan Surat Resmi Pengaduan Masyarakat kami Layangkan. Kami minta dan mohon kepada Institusi Penegak Perda, dalam hal ini Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru untuk segera Menertibkan sekaligus Membongkar Coran itu" tegas Aktivis Larshen Yunus, dengan nada geram.

Sampai diterbitkannya berita ini, Aktivis Jebolan Sospol Universitas Riau itu berencana akan Menghimpun seluruh elemen masyarakat yang menjadi Korban atas Praktek menyalahi aturan tersebut. Gelombang Perlawanan masyarakat setempat mesti menjadi Atensi bersama, termasuk bagi para Wakil Rakyat di Gedung DPRD Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau. Agar proses Pembongkaran Coran diatas Taman Perumahan Green Forest Residence itu segera di Tindaklanjuti.

Apakah benar Kontraktor Pembangunan Green Forest Residence itu Anti dengan masyarakat setempat?!" tutur salah satu warga.

"Tolong kami Pak Wali. Bantu kami Pak Kasatpol PP. Kami berharap pak Iwan Simatupang turun melihat kondisi ini. Jangan tunggu datang Banjir, baru kita semua sibuk jadi Pahlawan Kesiangan. Kok bisa-bisanya Drainase dicor sepanjang ini. Kalau hanya sekedar untuk Jembatan Penyebrangan bisalah, ini di Cor secara keseluruhan! disulap jadi Taman, wallahuallam!" tutup Yunus, sapaan akrab Ketua PP GAMARI itu, mengakhiri pernyataan persnya. (ZAI)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sekda Pekanbaru Ajak Perangi Perdagangan Orang
  • DLHK Riau Dukung Polda Riau Berantas Ilegal Logging
  • Kabupaten Tapteng Terima 25.996 Dosis Vaksin Bupati Targetkan Satu Minggu Sudah Selesai Disuntikkan
  • Anggota Dewan dari Fraksi PDI-Perjuangan Kompak Bantu Bayi Pengidap Penyakit Langka
  • Bupati Kampar Rapat Paripurna DPRD Kampar
  • Bupati Kembali Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Masyarakat Tapteng
  • Ada Apa dengan DPRD Kita? Kenapa Lebih Senang Melaksanakan Rapat Malam hingga Dini Hari?!
  • Aamaning Tak Relevan Bagi Putusan Yang Sudah Inkracht
  • Achmad Taufan Soedirjo SH MH: "Saya Prihatin dengan Laporan ini, Nanti Saya Bicarakan Sama Ketua Bid
  •  
     
     
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:18:57 WIB
    Tak Terima Ditegur Polisi, Pemuda Remuk Motor dengan Batu
    Selasa, 27 Juli 2021 - 11:13:39 WIB
    ASN Pekanbaru Sumbang Gaji untuk Bantu Penanganan Covid
    Jumat, 02 Oktober 2020 - 20:46:34 WIB
    Lina Ruzhan Dorong UMKM Jabar Terus Berkarya di Tengah Pandemi
    Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:00:14 WIB
    Wali Kota Pekanbaru Menanti Keputusan Pemerintah Pusat Terkait Kelanjutan PPKM Level 4
    Sabtu, 31 Oktober 2020 - 10:32:47 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa melaksanakan patroli penegakan Displin protokol Kesehatan
    Jumat, 10 April 2020 - 13:35:54 WIB
    Personel Polda Sumatera Utara, yang meninggal dunia dinyatakan positif hasil pemeriksaan rapid tes
    Perwira Polda Sumut Meninggal Rapid Testnya Positif
    Rabu, 17 Maret 2021 - 21:09:18 WIB
    Keberadaan Bank BJB Harus di Ketahui Oleh Seluruh Masyarakat Jabar
    Selasa, 18 Mei 2021 - 09:49:26 WIB
    Pansus II Minta Pemprov dan Pemda Segera Selesaikan Permasalahan Tipping Fee
    Senin, 15 Juni 2020 - 11:41:36 WIB
    PROTOKOL KESEHATAN
    Masyarakat Kecamatan Bangkinang Diberikan Sosialisasi New Normal
    Minggu, 23 Agustus 2020 - 08:31:38 WIB
    Spa Mesum Marak di Kota Pekanbaru, Pemko Terkesan Legalkan Praktek Prostitusi
    Selasa, 05 Mei 2020 - 18:41:19 WIB
    LAWAN COVID-19
    Nekat Berporasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Tempat Hiburan Malam Digerebek polisi
    Rabu, 29 Juli 2020 - 12:52:25 WIB
    Kapolri Dianugerahi Bintang Kartika Eka Paksi, Swa Bhuana Paksa Dan Jalasena
    Selasa, 14 Juli 2020 - 11:09:13 WIB
    Danlanud Sam Ratulangi Manado Lakukan Courtesy Call Dengan Unsur Forkopimda
    Kamis, 10 Juni 2021 - 15:34:56 WIB
    Hakim Vonis 2 Tahun Bui Eks Pejabat Kemkes Kasus Pengadaan Alkes
    Sabtu, 10 Juli 2021 - 07:28:20 WIB
    Saat Ditangkap Nia Ramadani Masih Dibawah Pengerush Sabu
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved