Jum'at, 12 Juli 2024  
 
Perajin Malaka Ingin Buat Ukiran Wajah Pak Jokowi

Riswan L | Serba-Serbi
Selasa, 22 Desember 2020 - 12:23:15 WIB

Foto: Grandyos Zafna
TERKAIT:
   
 
Jakarta | Tiraskita.com - Setiap orang tentu punya impiannya masing-masing, sama halnya seperti seorang perajin ukiran Malaka yang satu ini. Christophorus Xaverius Aron Esy (40) bercerita tentang impiannya membuat ukiran Presiden RI Joko Widodo.

Pria yang akrab disapa Om Cen ini menyebut dirinya terinspirasi dengan sosok Jokowi yang sederhana. Apalagi Jokowi menurutnya sudah membuat pembangunan di wilayah timur menjadi lebih baik. Seperti di Malaka misalnya, Cen mengatakan Jokowi telah membangun Jalan Sabuk Merah dari Kabupaten Belu hingga Malaka sehingga akses jalan kini jadi lebih mudah.

"Saya terinspirasi dengan Bapak Jokowi. Saya ingin mengukir Bapak Jokowi sama istri. Saya orang Timor asli Malaka saya mau ngukir buat Bapak Jokowi sama istri. Karena saya terinspirasi sekali sama Bapak Jokowi, orangnya sederhana, dia buat sesuatu tidak pandang bulu. Aduh tidak bisa dihitung," ungkapnya kepada detikcom baru-baru ini.

Adapun awal mula keinginannya untuk membuat ukiran wajah Jokowi muncul saat dirinya menghubungi salah satu kenalannya di Kupang. Kebetulan saat itu Cen mengatakan akan ada festival kesenian yang akan digelar di sana.

"Waktu itu ada seperti festival di Kupang kita masuk di situ. Kebetulan saya punya kenalan di sana, lalu di telpon. Saya bilang bisa nggak saya kasih ukiran buat Bapak Jokowi, dan katanya bisa," katanya.

Keinginannya untuk bisa membuat ukiran Jokowi sebenarnya sudah hampir terwujud, namun, hal ini terkendala karena adanya COVID-19. Bahkan, Cen mengatakan dirinya sudah mempersiapkan bahan-bahannya. Rencananya, Cen juga akan memberikan ukiran miliknya tepat saat Jokowi datang ke Kupang pada bulan Mei lalu.

"Sebenarnya sudah ingin tercapai dan harus tercapai. Sudah dipotong kayunya, tapi belum kesampaian (dilanjutkan) karena waktu itu COVID. Ketika Bapak Jokowi datang di Kupang pas Februari, Maretnya saya sudah rencana mau buat itu. Tapi saya belum sempat karena ada COVID makanya Bapak Jokowi bulan Mei nggak sempat ke Kupang. Kalau nggak saya sudah kasih langsung," paparnya.

Adapun ukiran yang ingin ia buat juga menampilkan ikon-ikon Nusa Tenggara Timur, serta adat istiadat yang ada di Malaka. Ukiran tersebut rencananya akan dibuat dalam sebongkah kayu berukuran setinggi satu meter.

"Saya mau buat ikonnya NTT, Danau Kelimutu, terus di Malaka sini dengan dia punya adat istiadat seperti rumah adat. Saya tuangkan dalam satu kayu kayak pohon gelondongan. Jadi saya ambil satu meter di sekelilingnya itu ikon NTT, sama ada Bapak Jokowi di situ," katanya.

Sejak saat itu, Cen merasa sedikit kecewa karena impiannya tersebut belum bisa dilaksanakan. Apalagi ia mengaku telah semangat untuk membuat. Namun, jika dirinya masih diberi kesempatan untuk membuat ukiran Jokowi, ia mengaku tetap ingin membuat. Bahkan, ia mengatakan ukiran tersebut bisa selesai dalam waktu sebulan saja.

"Saya sudah semangat eh tau-taunya masuk bulan Maret nggak bisa, kecewa saya di situ. Ya kalau (masih) bisa, saya mau tetap buat, nggak lama paling satu bulan juga sudah jadi," ungkapnya.

Meskipun impiannya belum bisa terwujud saat ini, Cen tetap tidak putus asa dan terus membuat ukiran bagi warga Malaka di salah satu usaha mebel milik rekannya, Emanuel Benani (33).

"Kalau saya di sini baru jalan 4 bulan. Saya datang di 2015 masuk 2016-2017 saya di mebel peti di Betun. Nah terus bos ini kakaknya temen sekolah saya dari dulu," katanya.

Masih sedikitnya pengusaha mebel di Malaka pun membuat Emanuel bersyukur bisa menemukan perajin ukiran untuk usaha Mebelnya. Bahkan, ia mengaku di awal merintis mebel dirinya hanya punya satu orang pekerja untuk membuat mebel tanpa ukiran.

Lambat laun, akhirnya ia memutuskan untuk mengajukan KUR ke BRI agar perusahaan mebelnya berkembang. Emanuel yang awalnya hanya bisa mempekerjakan satu pekerja pun kini bisa mempekerjakan sembilan orang termasuk Cen.

"Tahun 2017 awalnya saya pinjam pertama itu Rp 25 juta dari KUR, lalu dua tahun selesai. Dalam jangka waktu satu tahun saya tendang, saya ambil Rp 100 lalu saya beli mobil (untuk antar mebel) seharga Rp 80 juta masih ada Rp 20 juta untuk saya putar," katanya.

"Awalnya (yang) bekerja di sini itu dari 2017 satu orang. Lalu pesanan mulai banyak, penambahan tukang lagi jadi 4 orang, naik lagi jadi 6 dan sekarang jadi 9 orang," ungkapnya.

Di ulang tahun yang ke-125 pada tahun ini, BRI hadir di perbatasan dengan tema BRILian memudahkan masyarakat melakukan transaksi perbankan, termasuk bagi masyarakat Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka. BRI juga menghadirkan KUR hingga menyalurkan BPUM untuk membantu UMKM sekitar.

detikcom bersama BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan khususnya di masa pandemi.

sumber;detik,com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Audensi FGHP Ke DPRD JABAR Berharap Ada Solusi
  • Lurah Kemantren Cirebon Lakukan Sambang Warga
  • Sekretariat DPRD JABAR Menerima Kunjungan Banggar DPRD Kab Tasikmalaya
  • Harap Pj Walikota Cimahi : Permendagri No 12 Thn 2017 Selektif Dalam Membentuk UPTD
  • Waaah! Dugaan Dana Earmark Rp404 Miliar Hilang, DPN-PETIR Curiga Ada Kendali Pejabat Tinggi Riau
  • Pemkot Cimahi Tingkatkan Efesiensi Dan Efektifitas Dalam Pelayanan Publik
  • NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles bertarung di Rokan Hilir
  • BKPSDMD Kota Cimahi Sosialisasikan Permenpan RB NO 1 Thn 2023 dan PERKA BKN NO. 3 Thn 2023
  • Sekretaris Komisi lll DPRD Jabar Mengapresiasi Upaya Pemprov Dalam Berantas judi online
  •  
     
     
    Selasa, 31 Agustus 2021 - 09:23:32 WIB
    ICW: Dewas KPK Harusnya Laporkan Lili Pintauli ke Polisi
    Selasa, 12 Desember 2023 - 14:43:13 WIB
    Kodim 0620/Kab Cirebon, Lakukan Karya Bersihkan Sampah dan Saluran Air
    Senin, 26 Oktober 2020 - 23:33:31 WIB
    Jokowi Minta Harga Vaksin Covid-19 Terjangkau Oleh Masyarakat
    Selasa, 29 Juni 2021 - 10:41:00 WIB
    DPRD dan PWI Jabar Kuatkan Sinergi Perangi Hoaks
    Senin, 13 September 2021 - 13:37:56 WIB
    Hari Ini Danwingdiktek Resmi Buka Pendidikan Kursus Instalasi Penerangan Landasan A-2
    Senin, 17 Februari 2020 - 18:53:06 WIB
    Istri Bintara Yonif 405/SK Berhasil Raih Gelar Doktor
    Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:01:06 WIB
    Kasdam IV Diponegoro Apresiasi Upaya Jambanisasi Pemkab Brebes Selepas TMMD Reguler
    Jumat, 16 Juni 2023 - 11:24:23 WIB
    Komitmen Dukung Program Ketahanan Pangan, Kodim 0620/Kab Cirebon Manfaatkan Bios 44
    Senin, 18 Oktober 2021 - 11:10:31 WIB
    Prestasi PON Papua Bukti Kemajuan, Siap Lanjut Gelaran Peparnas
    Rabu, 17 Mei 2023 - 14:57:17 WIB
    Direktur RSUD Petala Bumi Harapkan Akreditasi Paripurna Jadi Motivasi Bekerja Lebih Baik
    Jumat, 09 Desember 2022 - 09:12:20 WIB
    PULUHAN BAHKAN RATUSAN MILIAR DANA PUBLIKASI DI DISKOMINFO PELALAWAN
    Ditanya Soal Anggaran Publikasi Media, Diskominfo Dan Sekwan Pelalawan Bungkam
    Selasa, 24 Desember 2019 - 08:31:25 WIB
    Ditpolairud Polda Banten Siagakan Posko SAR Laut, Jamin Keamanan Nataru 2019
    Senin, 01 Februari 2021 - 17:11:04 WIB
    Gubernur Jabar Resmikan Program Puskesmas Terpadu dan Juara
    Sabtu, 06 November 2021 - 09:15:15 WIB
    Pertama Di Indonesia, Bupati dan Ketua TP-PKK Kampar Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana
    Senin, 04 Januari 2021 - 23:19:22 WIB
    Israel Larang Ratusan Warga Palestina Sholat di Al-Aqsa
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved