Jum'at, 16 April 2021  
 
Viral Pria di NTT Digantung Gara-Gara Bawa Lari Anak Gadis Orang, Sang Ibu : Mereka Sama-Sama Suka

Arif Hulu | Serba-Serbi
Senin, 26 Oktober 2020 - 19:49:14 WIB

KUPANG | Tiraskita.com - Sebuah video viral berisi pria digantung terbalik beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian netizen Nusa Tenggara Timur, Minggu (25/10/2020). Menurut informasi, peristiwa itu terjadi di Desa Rama Dana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Video berdurasi 1.11 menit itu pun menjadi perhatian mantan anggota DPR RI yang juga pengacara kawakan Honing Sanny. Ibu kandung korban, yang saat ini bekerja sebagai buruh migran di Malaysia pun ikut prihatin. Dirinya hanya berharap ada keadilan untuk anaknya.

Video pendek ini menunjukan, seorang pria tergantung dengan posisi kepala di bawah. Sementara di sekelilng pria bertubuh kecil itu duduk sekelompok orang, bahkan peristiwa itu juga disaksikan dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berseragam lengkap.

Dalam unggahan grup Facebook Berita Sumba Barat Daya II, sebuah akun bernama Tujuh Juli Yuli, yang mengaku ibu kandung korban menyatakan, anaknya bukan pelaku kriminial yang harus menerima hukuman keji itu. Bahkan setelah peristiwa iru, anaknya kini terpaksa dirawat di rumah sakit.

"Terimakasih sudah menerima saya bergabung digrup ini Saya pekerja sebagai ibu rumah tangga dinegri orang saya mohon kepada bapak penegak hukum dan terkususnya bapak kepala Negara RI mengharapkan keadilan atas.hakasasi anak saya yang diperlakukan seperti binatang. Anak saya bukan pelaku kriminal yang mesti digantung dan disiksa dan dijadikan tontonan umum dan sekali lagi saya mohon kepada semua pihak dan siapapun yang membantu saya dan anak saya yang masih terbaring dirumah sakit hingga saat ini," tulisnya dalam unggahan itu.

Menurut akun tersebut, anaknya disiksa dengan cara digantung kepala di bawah karena membawa lari sang pacar setelah hubungan mereka tidak disetujui orangtua pacar. Setelah ditangkap, anaknya kemudian diberi hukuman gantung pada 22 Oktober, di Desa Rama Dana, RT 03, Dusun 1.

"Masalanya anak saya ini yang disiksa digantung seperti binatang dia pacaran dengan si perempuan yang sama-suka, karena mereka tidak disetujui jadi mereka kabur dari rumah melarikan diri akhirnya mereka ditangkap pihak keluarga perempuan. Anak saya disiksa digantung seperti binatang. Kejadiannya tanggal-22-10-2020, kejadiannya di Sumba Barat Daya, Kecamatan Loura Desa Ramadana Rt3, dusun 1," ungkap Tujuh Juli Yuli lagi.

Video itu sendiri sudah dibagikan lebih dari 200 akun di berbagai grup Facebook dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.(**)

Sumber : Liputan6.com

 


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • Satgas Bekerja Optimal Tagih Aset BLBI Capai Rp 110 Triliun
  • Mahfud MD: Karena Sekarang Kami yang Memerintah
  • Jalan Perumahan di Pekanbaru Ditutup Tembok 2,5 Meter
  • Rutan Kelas II B Dumai Mencapai Over Kapasitas 300 Persen Lebih
  • Ridwan Kamil Salat Tarawih di Masjid Pusdai
  • Komisi I: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru
  • IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
  •  
     
     
    Senin, 02 Maret 2020 - 11:57:33 WIB
    Kader-Kader Ikatan Pemuda karya Provinsi Riau
    PMI Kota Pekanbaru Mendapatkan Pendonor Darah Yang Banyak DPD IPK Provinsi Riau
    Rabu, 17 Juni 2020 - 22:09:18 WIB
    Anggota Kodim 0620/Kab Cirebon Ikuti Kegiatan Baksos Donor Darah
    Jumat, 06 November 2020 - 05:31:41 WIB
    La Nina Moderat di Jabar, BMKG: Berlanjut Sampai April 2021
    Selasa, 16 Maret 2021 - 00:12:51 WIB
    Sekcam di Kota Pekanbaru OTT Pungli
    Kamis, 23 Juli 2020 - 18:22:55 WIB
    Sekda Kampar ; Bagaimanapun Saat ini lahan Wajib Dipertahankan
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:38:39 WIB
    Sempat ML Dalam Mobil, Pria Ini Bunuh Pasangannya dan Dibuang ke Kandang Buaya
    Jumat, 15 Mei 2020 - 10:04:55 WIB
    Pekerjaan Galian Pipa Gas
    Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan, Tanah Digali Dan Biarkan Begitu Saja!
    Senin, 05 Oktober 2020 - 06:21:19 WIB
    Arab Saudi Cabut Pembatasan, Warga Mulai Umrah
    Rabu, 13 Januari 2021 - 13:39:29 WIB
    Terima Surpres Calon Kapolri, Puan Jamin Seluruh Aspek Kelayakan Dipertimbangkan
    Jumat, 09 April 2021 - 18:06:21 WIB
    Peringatan Isra-Mi’raj Tahun 1442 H/202,
    Plt. WALI KOTA: Jadikan Bahan Renungan dan Momentum Untuk Bangkit
    Kamis, 11 Maret 2021 - 09:35:25 WIB
    Yosa Octora Santono Melakukan Silaturahmi Pada Kegiatan Reses II
    Selasa, 28 Juli 2020 - 16:30:34 WIB
    Jadi Budak Seks Selama 7 Tahun, LPAI Minta Pelaku Dihukum Kebiri
    Rabu, 22 April 2020 - 13:06:58 WIB
    Riwayat Penyakit Gula
    Kronologi Meninggalnya Ayah Sambung Angel Karamoy , Sempat Sesak Nafas
    Kamis, 15 April 2021 - 11:00:35 WIB
    Selama Ramadhan,
    Personel Polres Kampar Adakan Tadarus di Mushalla Al-Kholid Polres Kampar
    Selasa, 19 Mei 2020 - 08:01:31 WIB
    LAWAN COVID-19
    Ahli Waris Dua Pahlawan Kesehatan TNI AD Terima Santunan Asabri
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved