Rabu, 29 Juni 2022  
 
Mengejutkan, Untuk Pertama Kalinya Api Abadi Mrapen Padam

Arif Hulu | Serba-Serbi
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 09:05:14 WIB

Momen umat Budha memulai pengambilan api dharma di Api Abadi Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak beberapa tahun lalu. Kala itu, Api Abadi Mrapen masih berkobar (Foto: dok detikcom)<
TERKAIT:
   
 
YOGYAKARTA | Tiraskita.com - Api Abadi Mrapen yang berada di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sudah sepekan ini padam total. Ternyata baru kali ini api abadi yang sering digunakan untuk event olahraga hingga kegiatan agama itu kehilangan kobarannya.

"Api padam total baru terjadi kali ini. Di tahun 1990-an atau kalau tidak salah ingat di tahun 1996, Api Abadi Mrapen pernah berkurang intensitas debit gasnya, tapi tidak sampai membuat padam," kata Kepala Seksi Energi Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Selatan, Sinung Sugeng Arianto, saat dihubungi detikcom, Jumat (2/10/2020).

Sinung menyebut pada 1996 itu, debit gas di titik Api Abadi Mrapen berkurang. Kala itu, upaya pemulihan api abadi dilakukan pengeboran sedalam sekitar 20 meter sehingga gas kembali keluar.

Upaya itu pun membuahkan hasil. Api Abadi Mrapen yang berada di Dusun Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong itu kembali berkobar.

"Setelah dibor ternyata keluar gasnya, intensitas nyala api kembali berkobar. Di tahun itu tidak sampai padam, padam total baru terjadi kali ini," jelas Sinung.

Dia menyebut Api Abadi Mrapen dilaporkan padam total pada Jumat (25/9) lalu. Tim Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan pun sudah melakukan pengecekan awal. Diduga Api Abadi Mrapen itu padam karena tak ada suplai gas.

"Dari pengecekan awal itu memang apinya padam karena tidak ada suplai gasnya. Laporan yang kami terima," terang Sinung.

Dia menyebut sebelum Api Abadi Mrapen padam, sempat ada aktivitas pengeboran yang dilakukan untuk mencari sumber air, 12 September 2020 lalu. Lokasi pengeboran itu sekitar 200 meter dari titik Api Abadi Mrapen.

Sinung menyebut akibat pengeboran ini muncul semburan air setinggi 50 meter. Selain itu, terdengar suara gemuruh dari dalam tanah dan tercium gas hidrokarbon saat pengeboran itu berlangsung.

"Tapi itu belum bisa dikatakan penyebab utamanya, masih indikasi atau dugaan awal ya," ujar Sinung.

Sementara itu, Kepala Desa Manggarmas, Achmad Mufid, mengungkap hingga saat ini belum ada tanda-tanda Api Abadi Mrapen akan kembali menyala. Mufid menyebut Api Abadi Mrapen itu padam secara bertahap. Awalnya, api terlihat meredup karena kandungan gas yang keluar diperkirakan berkurang.

Namun, Api Abadi Mrapen itu benar-benar padam pada Jumat (25/9) lalu. Mufid juga mengaku lalu melaporkan padamnya Api Abadi Mrapen itu ke dinas terkait.

"Sudah saya laporkan di instansi terkait dan sudah ada tim yang turun ke lapangan melihat kondisi itu," terang Mufid saat dihubungi detikcom hari ini.

Belum diketahui secara pasti padamnya Api Abadi Mrapen yang menjadi sumber api obor sejumlah event nasional dan internasional itu. Tim ahli kini sedang melakukan kajian dan penanganan untuk mengidentifikasi padamnya Api Abadi Mrapen itu. (**)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Plt Wali Kota Cimahi: Hari Anti Narkotika Internasional, Perangi Narkoba Demi Masa Depan Bangsa
  • Polda Jabar Himbau HIMNI Ikut Membantu Kamtibmas
  • HANI 2022 “KERJA CEPAT KERJA HEBAT BERANTAS NARKOBA DI INDONESIA"
  • 651 Hektare Lahan di Riau Terbakar pada Semester Pertama 2022
  • Di Usia 238 Tahun, Pj Wali Kota Sebut Pekanbaru Telah Menjelma Jadi Metropolitan
  • Meriahkan Hari Jadi Pekanbaru, Pj Walikota Turun Langsung Iringi Kirab dan Display Drumband IPDN
  • Terkesan Arogansi, Wali Murid Kecewa Terhadap Panitia Penerimaan Siswa Baru SDN 44 Pekanbaru
  • Dalami Subtansi Raperda Penyelenggaraan Perempuan Pansus V Kunjungi DP3AKB Jateng
  • Pemkot Cimahi Gelar Upacara Peringatan HUT Kota Cimahi Ke -21
  •  
     
     
    Jumat, 05 Maret 2021 - 18:22:36 WIB
    KLB Demokrat Muldoko Gantikan AHY, Bagaimana Kisahnya ?
    Selasa, 30 Juni 2020 - 11:53:35 WIB
    Danrem 072/Pmk Yogyakarta Adakan Olahraga Bersama
    Kamis, 05 November 2020 - 09:19:04 WIB
    5 Massa Sempat Diculik, Ratusan Kelompok Cipayung Demo Mapolres Nias
    Rabu, 09 September 2020 - 11:11:02 WIB
    Babinsa Koramil 2006/Ciledug Kodim 0620/Kab Cirebon, Dampingi Pelajar Guna Pembelajaram Jarak Jauh
    Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:02:47 WIB
    Berita Duka Kepergian Salah Satu Mahkamah Agung Indonesia
    MA Kehilangan Yang Mulia Hakim Agung
    Minggu, 30 Januari 2022 - 07:47:28 WIB
    Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani Berikan Bantuan Awal Untuk Korban Kebakaran di Sibuluan, Kec
    Rabu, 13 Januari 2021 - 21:05:58 WIB
    Chicco Jerikho Positif COVID-19
    Jumat, 04 Juni 2021 - 09:29:22 WIB
    Komisi II Sebut Sejumlah Faktor Penyebab Belum Optimalnya Potensi Kelautan dan Perikanan Jabar
    Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:45:57 WIB
    Viral Isu Pemerintah Kenakan Pajak Sembako, Ini Jawaban Sri Mulyani
    Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:58:09 WIB
    PELANTIKAN PEJABAT ESELON IV
    Gubri Syamsuar Lantik Mantan Napi Jadi Pejabat
    Jumat, 14 Februari 2020 - 23:33:02 WIB
    Ketua IWO Inhil Rencana Akan Surati Kemenkumham Terkait Sikap Pegawai Lapas Kepada Wartawan
    Jumat, 01 April 2022 - 08:10:31 WIB
    DORONG PEMBANGUNAN KUALITAS SDM UNGGUL
    PEMKOT CIMAHI GELAR CIMAHI SCIENCEPRENEUR STEM FESTIVAL (IMPRESS) 2021/2022
    Selasa, 04 Februari 2020 - 12:24:54 WIB
    Rakornas PB 2020: Presiden Jokowi Perintahkan Beberapa Poin Solusi Penanggulangan Bencana yang Leb
    Jumat, 30 Juli 2021 - 19:28:31 WIB
    Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang Pimpin Razia PPKM dan Warung Tuak
    Minggu, 20 Maret 2022 - 15:42:25 WIB
    Bupati Kampar: “Tetap Bekerja Secara Profesional dan Humanis, Kerja Keras, Kerja Tuntas, Hasil Pan
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved