Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Gunungsitoli, Sumatera Utara hingga Januari 2021 adalah terpidana kasus pembunuhan dengan jumlah 31,5 persen dan kasus narkoba 27 persen.">
Jum'at, 05 Maret 2021  
 
Kriminal Pembunuhan dan Narkoba Tertinggi di Kepulauan Nias

Rahmad | Kep. Nias
Jumat, 22 Januari 2021 - 08:43:59 WIB
Gunungsitoli | TIRASKITA.COM  – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Gunungsitoli, Sumatera Utara hingga Januari 2021 adalah terpidana kasus pembunuhan dengan jumlah 31,5 persen dan kasus narkoba 27 persen.

“Paling banyak adalah kasus pembunuhan sebanyak 63 orang dari 167 narapidana dan urutan kedua terbanyak adalah kasus narkoba sebanyak 54 orang ,” ujar Kalapas Kelas II B Gunungsitoli Soetopo Berutu.

Sementara, sisanya terjerat beragam kasus mulai dari penganiayaan 33 terpidana, KDRT 5 orang terpidana, terpidana UU perlindungan anak dan asusila 40 orang, sajam 2 orang terpidana dan lainnya merupakan terpidana korupsi dan judi.

Kalapas Gunungsitoli kepada wartawan, Senin (18/1) diruang kerjanya menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah terpidana kasus pembunuhan dan kasus narkoba.

“Kami sangat prihatin melihat tingginya kasus tindak pidana pembunuhan, penganiayaan dan narkoba juga tindakan asusila. Artinya, kira-kira hampir setengah tindak pidana kekerasan dan menghilangkan nyawa manusia, apakah ini merupakan dampak dari mengonsumsi minuman keras (miras), kami belum bisa memastikan kebenaran info ini, memang menurut pengakuan para warga binaan ada mengatakan sebelum kejadian sempat meminum tuak suling (tuo nifarô) nama lain dari miras bahasa Nias, tetapi bisa saja disebabkan hal-hal sepele di kampung bisa jadi iya, tetapi bisa juga tidak, kami melihat ada yang kurang pas di kehidupan sosial masyarakat, sehingga saudara-saudara kita pelaku kekerasan itu sampai lepas kontrol dan menyebabkan hilangnya nyawa orang lain” ujar Soetopo Barutu.

Imbuh Soetopo, kedepan ini mengharapkan agar pemerintah daerah bersama jajarannya sampai ketingkat desa dan teman gakkum lain tidak jemu-jemunya mengajak dan mengingatkan masyarakat agar saling mengasihi, tidak mudah menyakiti sesama, dapat menahan diri, tidak mudah emosi dan lebih baik berdamai bila ada masalah. Bagi warga yang biasa mengonsumsi miras agar minum secukupnya dan untuk lebih aman diminum dirumah, sehingga tidak mengganggu orang lain.

Soetopo juga berikan masukannya, agar miras Tuo Nifarô dapat diusulkan dan lebih memiliki nilai komersil dibuat perda seperti Tuak Bali( arak bali) dikemas dan dijual dengan nilai tinggi dan tidak sembarang masyarakat mengunakannya. Sehingga petani TN di bantu pemda dalam pengelolaannya bila perlu dibuat sanksi sosial bagi pelanggarnya, katanya.

Menurutnya, perlu juga dipahami bersama dampak negatif yang timbul bila kasus pembunuhan dan penganiayaan terus menerus terjadi, dikhawatirkan akan menjadi dendam keturunan. Sebab mungkin bagi korban merasa tidak adil dan tidak puas, maka hal ini perlu dimediasi oleh tokoh adat agar terjadi perdamaian sebagai salah satu hal yang dititipkan para leluhur kita. Belum lagi dampak dari tindak kekerasan ini menghancurkan masa depan, baik keluarga korban maupun anak-anak dari pelaku sendiri, hilangnya masa depan keluarga karena pembunuhan ini belum lagi dibully oleh sesama anak-anak kalau orang tuanya jadi pembunuh, tidak sedikit anak-anak pelaku yg malu ke sokolah dan lanjut putus sekolah, bisa dibayangkan bagaimana masa depan anak-anak ini nantinya, demikian juga bagi keluarga korban, tidak jauh berbeda sengsaranya, bekas luka akan membekas sepanjang masa, luapan emosi, hilangnya sosok kepala keluarga sebagai panutan, penasehat keluarga sudah tidak ada, masa depan anak-anak sudah dipastikan akan buruk juga.

Mau sampai kapan ini akan terjadi, di keluarga kita di kepulauan nias ini, perlu kita kembali duduk bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, OKP, LSM tokoh Pers dan Gakkum, ucap Soetopo. ***

Sumber : infobanua.co.id


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • H. Zukri Coffee Morning dengan Pimpinan dan Anggota Fraksi DPRD Riau
  • Misteri Robohnya Turap Danau Tajwid
  • Dafid Herman Minta Tinjau Kembali Surat Mandat Yang Dikeluarkan DPP PJI-D
  • Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias Komsos Dengan Perangkat Desa
  • Walikota Minta Tertibkan Prostitusi di Jondul Pekanbaru
  • Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin
  • Wawako Pekanbaru Buka MTQ Kelurahan Cinta Raja
  • Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini
  • 55 Hotspot Terpantau di Riau, Tersebar di 7 Wilayah
  •  
     
     
    Rabu, 26 Februari 2020 - 09:34:51 WIB
    ARIEF BUDIMAN KEMBALI LAGI DIPANGGIL OLEH KPK
    Kembali Ketua dan Komisioner KPU, Arief Budiman serta Evi Novida Ginting Manik Dipanggil KPK
    Senin, 27 Juli 2020 - 15:23:30 WIB
    Syafarudin Resmi Jabat Kades Tasik Serai Barat Kecamatan Talang Muandau
    Rabu, 29 Juli 2020 - 08:55:09 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kapolres Serdang Bedagai Silaturahmi Dengan Kakan Kemenag Serta Tokoh Agama
    Kamis, 16 Juli 2020 - 15:30:10 WIB
    Diduga Lakukan Pungli, Sekda Nisut Dilaporkan ke BKN
    Rabu, 04 Maret 2020 - 11:41:25 WIB
    AKSI SANG TOKOH AGAMA YANG MELAKUKAN PEMERKOSAAN
    Pendeta Dilaporkan Ke Polisi
    Senin, 22 Juni 2020 - 12:40:44 WIB
    Undang Ketum ke Kuningan, KPK Bakal Gandeng IWO Awasi Bantuan Covid-19 di Setiap Wilayah
    Rabu, 16 September 2020 - 19:39:14 WIB
    Bersama Tim Gugus Tugas, Koramil Arjawinangun, Gelar Ops Gakplin Protkes
    Jumat, 14 Februari 2020 - 09:30:17 WIB
    Mangrove PT Ivo Mas Mati, Diduga Pengaruh Limbah
    Rabu, 06 Januari 2021 - 14:40:02 WIB
    2 Terduga Teroris di Makassar Terkait Pengeboman Gereja di Filipina 2019
    Jumat, 15 Januari 2021 - 12:36:43 WIB
    Jokowi Perintahkan Kepala BNPB dan Mensos Risma ke Lokasi Gempa Mamuju
    Rabu, 03 Februari 2021 - 23:02:43 WIB
    Harga Lagi Tinggi, Dua Orang Pelaku Curi Cabai 6 Karung
    Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:45:16 WIB
    Sempena Serahkan BLT DD
    Bupati Kampar ; Mari Ciptakan Negeri Yang Sejuk Menuju Kampar Baldatun Tayyibatun Warobbun Ghofur
    Rabu, 16 Desember 2020 - 13:58:26 WIB
    Pungut Biaya Covid ke Pasien, Sefianus Zai,SH: Ini Jelas Pelanggaran
    Senin, 17 Februari 2020 - 17:58:53 WIB
    Tampilkan Lompat Batu, Pelantikan IKN Meriah
    Bupati Pelalawan Lantik Pengurus IKN Pelalawan Periode 2020-2024 Resmi Dilantik
    Jumat, 21 Agustus 2020 - 11:44:54 WIB
    IWO Sulsel Desak Polisi Usut Kasus Pembunuhan Wartawan di Sulbar
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved