Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Gunungsitoli, Sumatera Utara hingga Januari 2021 adalah terpidana kasus pembunuhan dengan jumlah 31,5 persen dan kasus narkoba 27 persen.">
Minggu, 27 November 2022  
 
Kriminal Pembunuhan dan Narkoba Tertinggi di Kepulauan Nias

Rahmad | Kep. Nias
Jumat, 22 Januari 2021 - 08:43:59 WIB


TERKAIT:
   
 
Gunungsitoli | TIRASKITA.COM  – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Gunungsitoli, Sumatera Utara hingga Januari 2021 adalah terpidana kasus pembunuhan dengan jumlah 31,5 persen dan kasus narkoba 27 persen.

“Paling banyak adalah kasus pembunuhan sebanyak 63 orang dari 167 narapidana dan urutan kedua terbanyak adalah kasus narkoba sebanyak 54 orang ,” ujar Kalapas Kelas II B Gunungsitoli Soetopo Berutu.

Sementara, sisanya terjerat beragam kasus mulai dari penganiayaan 33 terpidana, KDRT 5 orang terpidana, terpidana UU perlindungan anak dan asusila 40 orang, sajam 2 orang terpidana dan lainnya merupakan terpidana korupsi dan judi.

Kalapas Gunungsitoli kepada wartawan, Senin (18/1) diruang kerjanya menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah terpidana kasus pembunuhan dan kasus narkoba.

“Kami sangat prihatin melihat tingginya kasus tindak pidana pembunuhan, penganiayaan dan narkoba juga tindakan asusila. Artinya, kira-kira hampir setengah tindak pidana kekerasan dan menghilangkan nyawa manusia, apakah ini merupakan dampak dari mengonsumsi minuman keras (miras), kami belum bisa memastikan kebenaran info ini, memang menurut pengakuan para warga binaan ada mengatakan sebelum kejadian sempat meminum tuak suling (tuo nifarô) nama lain dari miras bahasa Nias, tetapi bisa saja disebabkan hal-hal sepele di kampung bisa jadi iya, tetapi bisa juga tidak, kami melihat ada yang kurang pas di kehidupan sosial masyarakat, sehingga saudara-saudara kita pelaku kekerasan itu sampai lepas kontrol dan menyebabkan hilangnya nyawa orang lain” ujar Soetopo Barutu.

Imbuh Soetopo, kedepan ini mengharapkan agar pemerintah daerah bersama jajarannya sampai ketingkat desa dan teman gakkum lain tidak jemu-jemunya mengajak dan mengingatkan masyarakat agar saling mengasihi, tidak mudah menyakiti sesama, dapat menahan diri, tidak mudah emosi dan lebih baik berdamai bila ada masalah. Bagi warga yang biasa mengonsumsi miras agar minum secukupnya dan untuk lebih aman diminum dirumah, sehingga tidak mengganggu orang lain.

Soetopo juga berikan masukannya, agar miras Tuo Nifarô dapat diusulkan dan lebih memiliki nilai komersil dibuat perda seperti Tuak Bali( arak bali) dikemas dan dijual dengan nilai tinggi dan tidak sembarang masyarakat mengunakannya. Sehingga petani TN di bantu pemda dalam pengelolaannya bila perlu dibuat sanksi sosial bagi pelanggarnya, katanya.

Menurutnya, perlu juga dipahami bersama dampak negatif yang timbul bila kasus pembunuhan dan penganiayaan terus menerus terjadi, dikhawatirkan akan menjadi dendam keturunan. Sebab mungkin bagi korban merasa tidak adil dan tidak puas, maka hal ini perlu dimediasi oleh tokoh adat agar terjadi perdamaian sebagai salah satu hal yang dititipkan para leluhur kita. Belum lagi dampak dari tindak kekerasan ini menghancurkan masa depan, baik keluarga korban maupun anak-anak dari pelaku sendiri, hilangnya masa depan keluarga karena pembunuhan ini belum lagi dibully oleh sesama anak-anak kalau orang tuanya jadi pembunuh, tidak sedikit anak-anak pelaku yg malu ke sokolah dan lanjut putus sekolah, bisa dibayangkan bagaimana masa depan anak-anak ini nantinya, demikian juga bagi keluarga korban, tidak jauh berbeda sengsaranya, bekas luka akan membekas sepanjang masa, luapan emosi, hilangnya sosok kepala keluarga sebagai panutan, penasehat keluarga sudah tidak ada, masa depan anak-anak sudah dipastikan akan buruk juga.

Mau sampai kapan ini akan terjadi, di keluarga kita di kepulauan nias ini, perlu kita kembali duduk bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, OKP, LSM tokoh Pers dan Gakkum, ucap Soetopo. ***

Sumber : infobanua.co.id


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pj Walkot Pekanbaru Tak Pernah Minta Potong Gaji
  • Demo Tolak Kepala Rutan Samarinda, Napi Tipikor Diperiksa Yang Diduga Dalang Aksi Tersebut
  • Aset Fantastis Lukas Enembe Diendus KPK
  • Jokowi Bagikan Makanan ke Anak-anak Penyintas Gempa Cianjur
  • 6 Bulan Buron, Otak Pelaku Perusak Hutan Tesso Nilo Ditangkap KLHK dan Polda Riau
  • Polda Riau Adakan Penyuluhan dan Pengobatan untuk Pasien Ketergantungan Narkotika
  • Memanas Dugaan Jenderal Penerima Suap Tambang Ilegal, Ini Kata Brigjen Hendra Kurniawan
  • Keluarga Korban Penganiayaan di PT SAMS Muara Dilam Minta Pelaku Segera Ditangkap
  • Bahas Isu Krusial, Komisi III Gelar Rapat Pembahasan RKUHP Hari Ini
  •  
     
     
    Senin, 28 Maret 2022 - 09:17:44 WIB
    ADVERTORIAL PEMERINTAH KOTA PEKANBARU
    Genap 10 Tahun Memimpin, Firdaus-Ayat Sukses Wujudkan Pekanbaru Smart City Madani
    Rabu, 08 Januari 2020 - 08:02:06 WIB
    Komitmen Penegak Perda
    Satpol PP Pekanbaru, Grebek Judi Gelper Dan THM C7
    Senin, 28 Juni 2021 - 15:19:04 WIB
    Banyak Penangkapan Narkoba, Gubri Sebut Berkat Kesigapan Petugas
    Jumat, 04 Desember 2020 - 12:24:03 WIB
    Provinsi Jabar Jalin Kerja Sama dengan Chungcheongnam-do Korea Selatan
    Kamis, 24 September 2020 - 00:02:56 WIB
    Pekanbaru Siapkan 1000 Kamar Hotel untuk OTG, Ini Tantangannya...
    Senin, 29 Maret 2021 - 09:18:48 WIB
    Bongkar Toko Burung di Desa Petapahan, 2 Pelaku ditangkap Polsek Tapung
    Selasa, 13 April 2021 - 21:26:26 WIB
    Kota Cimahi Berkomitmen Sukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Nasional
    Kamis, 04 Februari 2021 - 08:35:22 WIB
    Kota Bandung Peringkat Atas Kepatuhan Bermasker
    Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:19:43 WIB
    Bagikan Sembako, Tim Jumat Barokah Door To Door kepada masyarakat Terdampak Covid-19
    Selasa, 21 Desember 2021 - 14:36:21 WIB
    Menarik Untuk Diketahui, Kecerdasan Buatan dan Perannya bagi Kehidupan
    Sabtu, 10 Juli 2021 - 07:28:20 WIB
    Saat Ditangkap Nia Ramadani Masih Dibawah Pengerush Sabu
    Senin, 21 November 2022 - 19:27:53 WIB
    Wapres Ma'ruf Amin: Pergantian Panglima TNI Tunggu Presiden
    Selasa, 24 Desember 2019 - 08:09:10 WIB
    Kapolda Banten, Pimpin Upcara Peringati Hari Ibu ke 91 Tahun 2019
    Sabtu, 23 Mei 2020 - 10:19:40 WIB
    PENIMBUNAN 300 TON GULA
    Anggota DPR RI Bambang DH: Jangan Hanya Dibongkar, Beri Sanksi Pidana!
    Selasa, 04 Agustus 2020 - 09:14:13 WIB
    Alih Fungsi Lahan Perkebunan Sawit Menjadi Tanaman Ubi Kayu
    PT. Paya Pinang Grup Diduga Tidak Peduli Dengan Warga
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved