Rabu, 01 Februari 2023  
 
Pemkot Cimahi Gelar Kegiatan Rembuk STUNTING Tahun 2022

RL | Jawa Barat
Jumat, 29 Juli 2022 - 08:12:38 WIB


TERKAIT:
   
 
CIMAHI TENGAH, TIRASKITA.COM - Komitmen untuk memerangi stunting, khususnya di Kota Cimahi, Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan Kota Cimahi

Menyelenggarakan kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kota Cimahi Tahun 2022 bertempat di Grand Hotel Universal Setiabudhi,Kota Bandung,Kamis (28/07).

Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penanganan stunting  merupakan bagian dari kegiatan Prioritas Nasional yang telah dicanangkan melalui rencana kerja Pemerintah Pusat sejak tahun 2018,

Yaitu percepatan penurunan stunting di Kota Cimahi.
“Kota Cimahi dijadikan sebagai salah satu lokus percepatan penurunan stunting yang ditetapkan oleh Pemerintah sejak tahun 2021,” ungkap Ngatiyana.

Ia menyebutkan kegiatan Rembuk Stunting ini merupakan rembuk ke dua sejak Kota Cimahi.Kegiatan Rembuk Stunting yang pertama dilaksanakan pada bulan Mei 2021 silam.

Rembuk Stunting merupakan bagian dari delapan aksi integrasi yang akan memperkuat efektivitas intervensi penurunan stunting mulai dari analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan program, penguatan regulasi, pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM), penguatan manajemen sampai review kinerja tahunan percepatan penurunan stunting.

Program Rembuk Stunting Kota Cimahi Tahun 2022 dilaksanakan selain untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan Intervensi Penurunan Stunting Kota Cimahi terintegrasi,

Juga untuk mendeklarasikan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi serta membangun komitmen publik dalam kegiatan pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi di Kota Cimahi.
 
“Sebagai wujud komitmen bersama antar semua pihak, maka pada hari ini juga kita akan melakukan penandatanganan komitmen penanggulangan dan percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kota Cimahi tahun 2022,” tukas Ngatiyana.

Prevelensi stunting di Indonesia cenderung masih tinggi,berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) Tahun 2018 prevalensi stunting di Indonesia adalah sebesar 37,2%,

Sementara target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional pada saat itu sebesar 28%. Sedangkan di Kota Cimahi, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cimahi,

Balita yang mengalami stunting sepanjang tahun 2021 adalah sebanyak 3.261 orang, atau 10,18% dari total balita yang mencapai 32.044 orang.

Jumlah tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan angka prevelensi stunting tahun 2020 di Kota Cimahi.
“Jumlah balita yang mengalami stunting di Kota Cimahi pada tahun 2021 turun dibandingkan dengan tahun 2020 yaitu sebesar 10,98%,

Progres penurunan stunting pada 15 kelurahan lokus menggambarkan bahwa program percepatan penurunan stunting telah berjalan dengan baik,”ujar Ngatiyana.
Meski demikian, Ngatiyana mengingatkan akan bahaya stunting.

Sehingga meskipun terjadi penurunan tingkat stunting di Kota Cimahi, bukan berarti dapat mengurangi fokus dan upaya untuk percepatan penurunan stunting.
Stunting menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak, karena selain menghambat pertumbuhan fisik.

Stunting juga mempengaruhi kognitif yang akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Besarnya ancaman yang terjadi akibat stunting menjadikan program penurunan stunting sebagai salah satu prioritas,

Baik pemerintah pusat atau daerah. “Strategi dan rencana program tahun 2022 harus kita siapkan untuk percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah,” tegas Ngatiyana. “Perjuangan mencegah dan menurunkan stunting ini tidak sulit selama koordinasi,

Komunikasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan bahwa tantangan akan selalu ada, namun tantangan tersebut harus dijadikan penyemangat dan dorongan untuk menjalankan komitmen bersama.Masalah gizi merupakan tanggungjawab bersama, oleh karenanya Ngatiyana mengajak seluruh Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Organisasi profesi, dan seluruh elemen masyarakat termasuk PKK dan Ibu-ibu Kader untuk berperan serta dalam penanggulangan masalah gizi terutama stunting.

“Mari bersama-sama berusaha untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka mewujudkan generasi penerus yang berkualitas, “Ajak semua ibu balita untuk senantiasa membawa anaknya ke Posyandu dan memanfaatkan semua fasilitas yang ada di Posyandu dan agar semua balita diperiksa tumbuh kembangnya agar anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber pada Rembuk Stunting Kota Cimahi, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat dan Technical Assistance BAPPEDA Provinsi Jawa Barat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kota Cimahi, Kepala Perangkat Daerah Kota Cimahi,Camat dan Lurah Se-Kota Cimahi,Kepala Puskesmas Se-Kota Cimahi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota,Kecamatan dan Kelurahan.  (Bidang IKPS/Arif.s)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Keren.... Inilah Salah Satu Program Jitu, DKM Masjid Jami' Al Ghufron
  • Mantap.... Styfania Youlanda Fahira Raih Juara 1 Komite Festival SD/MI
  • Siaran Pers Dewan Pengurus Pusat GERAKAN PENGAWAL SUPREMASI HUKUM
  • Hasil Rapat Pleno KI Pusat Tetapkan Kampar Sebagai Tuan Rumah HKIN 2023
  • Angka Stunting di Riau 2022 Turun, Kadiskes Sebut Berkat Kerja Keras Kawan-Kawan di Puskesmas
  • Kejar Target! Kadiskes Riau Berencana Kumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota Bahas Stunting
  • Hakim-Hakim di Jepang Buat Prof Mahfud Kaget
  • Apartemen Ayam, Solusi Peternak Milenial
  • Luar Biasa... Warga Kembali Serahkan Senjata Api Ke Satgas Yonarmed 5/105 Tarik/Pancagiri
  •  
     
     
    Rabu, 23 September 2020 - 21:39:44 WIB
    Fadli Zon Usul Provinsi Sumbar Ganti Jadi Minangkabau
    Kamis, 14 Mei 2020 - 22:50:49 WIB
    Gerebek Lokasi Judi Tembak Ikan, Kapolres Serdang Bedagai Diapresiasi Tokoh Masyarakat
    Jumat, 17 Juli 2020 - 15:52:07 WIB
    LAWAN COVID-19
    Gugus Tugas Jabar Perkuat Koordinasi Dengan Institusi Pendidikan Kenegaraan
    Selasa, 22 September 2020 - 15:52:17 WIB
    Dapat Grasi dari Jokowi, Eks Gubernur Riau Annas Maamun Bebas Murni
    Selasa, 22 September 2020 - 15:07:26 WIB
    Sertijab Sekwan Kota Cimahi
    Kamis, 03 September 2020 - 12:54:10 WIB
    Suami Asal Iran Kaget, Di ikhlaskan, Ternyata Ini Sebabnya
    Senin, 21 September 2020 - 21:22:36 WIB
    Arhan Sebut Timnas Indonesia U-19 Hilang Fokus Lawan Qatar
    Jumat, 11 Februari 2022 - 17:20:11 WIB
    Bupati Rohil Kembali Lantik Puluhan Pejabat Eselon ll Hingga Camat dan Lurah
    Jumat, 14 Februari 2020 - 15:50:41 WIB
    DPP MOI UCAPKAN TERIMAKASIH PENGUMUMAN SERTIFIKASI UKW DEWAN PERS
    Rabu, 04 November 2020 - 03:29:28 WIB
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Serah Terima Kasatreskrim dan Kasat Resnarkoba
    Senin, 20 September 2021 - 18:19:01 WIB
    Danlanud Maimun Saleh Sambut Tim Wasrikap Itkoopsau I
    Rabu, 15 Juli 2020 - 01:08:42 WIB
    Kapolres Serdang Bedagai Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Media Menjaga Situasi Kamtibmas
    Jumat, 08 Juli 2022 - 12:25:06 WIB
    Mendag Zulhas Diminta Tegas dan Taktis Benahi Minyak Goreng
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 22:05:31 WIB
    RANGKA SAMBUT MASYARAKAT PRODUKTIF DAN AMAN CORONA
    Kabaharkam Polri Wakili Kapolri Ikut Rakor Pimpinan Menko PMK
    Kamis, 04 Maret 2021 - 17:05:54 WIB
    Dafid Herman Minta Tinjau Kembali Surat Mandat Yang Dikeluarkan DPP PJI-D
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved