Minggu, 27 November 2022  
 
Meski Terlambat dan Minim Anggaran, Pengalihan Dana Infrasturktur Pada Obat Obatan Dirasa Pas

RL | Jawa Barat
Jumat, 09 Juli 2021 - 14:42:32 WIB


TERKAIT:
   
 
BANDUNG | TIRASKITA.COM -   11 proyek insfrastruktur Jawa Barat tahun 2021 senilai 140 milliar rupiah dihentikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil demi penanganan Covid 19 di Jabar yang di alih fungsikan pada obat obatan.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan, sudah lama kawan - kawan Komisi IV meminta revisi anggaran 2021 bahkan sejak pembahasan APBD.

"Kita sudah minta peninjauan terhadap angka 2,2 Trilliun, karena mau tidak mau, suka tidak suka harus ada anggaran untuk penanggulanagan covid," ujar Daddy saat dihubungi Humas DPRD Jabar. Kamis, (8/7/2021).

Daddy menyebut, disatu sisi pihaknya sangat senang karena menunjukkan apa yang suarakan akhirnya direalisasikan sekarang walaupun terlambat. Selain itu pihaknya juga meminta angka anggaran bisa jadi dinaikan karena, DPRD Jabar sempat menolak besaran volume anggaran untuk pembangunan alun-alun yang dirasa sangat besar. 

"Sebenarnya sudah lama kawan- kawan meminta revisi anggaran 2021 bahkan sejak pembahasan APBD, kita minta peninjauan terhadap angka yang 2,2 trilliun itu, tapi karena waktu yang tidak memungkinkan akhirnya tetap jalan," sebutnya.

Menurut Daddy, apapaun resiko nya harus diterima demi penanggulangan Covid-19 dan keputusan Gubernur tersebut menjadi apresiasi pihaknya
"Belakangan mau tidak mau, suka tidak suka harus ada sejumlah anggran untuk penanggulangan covid dan kemudian pa gubernur mengambil sebuah diskresi atau keputusan terkait 11 item infrastruktur senilai 140 Milyar," tuturnya.

"Pembangunan alun alun dan apalagi sempat ramai juga di media sosial pembangunan Tugu Kujang di Sumedang yang memakan anggaran cukup besar," sebut Daddy.

Alokasi anggaran penanganan covid yang hanya untuk dua bulan kedepan menurutnya dirasa belum cukup dan membutuhkan dana yang lebih besar untuk penanggulangan covid di Jawa Barat, apalagi ditambah dengan adanya kebijakan pemberian obat gratis untuk yang melakukan isolasi mandiri.

"Kita masih memerlukan dana yang jauh lebih besar lagi untuk menangulangi beban- beban terkait dengan Covid-19 ini, apalagi di Pikobar sudah launching pelayanan pemberian obat gratis kepada mereka yang melakukan isolasi mandiri," katanya.

Daddy berharap agar ada informasi yang jelas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait 11 pekerjaan infrastruktur yang dipangkas serta menerangkan peruntukkannya, sehingga pihaknya bisa mendapatkan solusi yang terbaik untuk Jawa Barat.

"Apakah 140 Milliar itu hanya untuk penanggulangan obat yang isolasi mandiri atau untuk apa ? dan kita tidak bisa yakin bahwa pandemi akan berakhir 2 bulan lagi, jadi kita butuh solusi sejak awal sehingga pihaknya dan Pemerintah Daerah dapat saling berkomunikasi untuk menuntaskan bersama kondisi sekarang," tutup Daddy.(Arif.s)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pj Walkot Pekanbaru Tak Pernah Minta Potong Gaji
  • Demo Tolak Kepala Rutan Samarinda, Napi Tipikor Diperiksa Yang Diduga Dalang Aksi Tersebut
  • Aset Fantastis Lukas Enembe Diendus KPK
  • Jokowi Bagikan Makanan ke Anak-anak Penyintas Gempa Cianjur
  • 6 Bulan Buron, Otak Pelaku Perusak Hutan Tesso Nilo Ditangkap KLHK dan Polda Riau
  • Polda Riau Adakan Penyuluhan dan Pengobatan untuk Pasien Ketergantungan Narkotika
  • Memanas Dugaan Jenderal Penerima Suap Tambang Ilegal, Ini Kata Brigjen Hendra Kurniawan
  • Keluarga Korban Penganiayaan di PT SAMS Muara Dilam Minta Pelaku Segera Ditangkap
  • Bahas Isu Krusial, Komisi III Gelar Rapat Pembahasan RKUHP Hari Ini
  •  
     
     
    Senin, 07 Maret 2022 - 11:07:36 WIB
    Rakor Perkembangan COVID di Luar Jawa-Bali, Ini yang Disampaikan Gubernur Riau
    Selasa, 05 Oktober 2021 - 09:09:18 WIB
    Presiden Apresiasi Antusiasme Masyarakat Papua Barat Ikuti Vaksinasi Covid-19
    Jumat, 14 Januari 2022 - 13:20:42 WIB
    Legislator Usul Mobil Pribadi Wajib Sedia Alat Pemadam Api
    Jumat, 09 April 2021 - 14:41:25 WIB
    Diduga Selewengkan Dana Bantuan Rp 200 Juta, 3 Kades di Riau Diperiksa
    Kamis, 28 Juli 2022 - 19:29:57 WIB
    Deden Galih Sebut Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Dapat Tangkis Paham Radikal
    Selasa, 29 September 2020 - 01:03:45 WIB
    169 Advokad PERADI Diambil Sumpah Oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru
    Kamis, 29 April 2021 - 10:31:53 WIB
    Bupati Nias Utara Tandatangani MoU Tentang PSDKU Universitas Sumatera Utara (USU)
    Rabu, 24 Februari 2021 - 12:33:23 WIB
    Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi untuk Wujudkan Tranparansi
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:04:45 WIB
    Brigjen TNI Thevi A. Zebua Selaku Danpusdiklatpassus Kopassus Resmikan Wira Yudha Fitness Centre
    Sabtu, 06 Februari 2021 - 09:48:31 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Komsos dengan Anak-anak sekolah
    Minggu, 31 Mei 2020 - 00:33:32 WIB
    EKONOMI DIGITAL
    Ratusan Pelaku Usaha 11 Yurisdiksi Ikuti Webinar Sosialisasi Pajak Digital
    Selasa, 01 November 2022 - 07:19:57 WIB
    Ukraina Minta AS Tekan Israel agar Kirim Senjata untuk Lawan Rusia
    Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:19:01 WIB
    DPRD Jabar Minta Agar BIJB Tetap Bertahan Ditangah Pandemi
    Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:25:20 WIB
    Koramil 03/Idanogawo Kodim 0213/Nias Bantu Dan Kawal Pendistribusian Bansos Pemkab Nias
    Rabu, 03 Februari 2021 - 23:19:11 WIB
    Polisi Simpulkan Pegawai Pengadilan Agama yang Tewas Terbakar di Pekanbaru Bunuh Diri
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved