Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sebagai unit pelayanan kesehatan hewan terpadu memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, yaitu pelayanan diagnosa penyakit, pengobatan, penan">
Sabtu, 20 08 2022  
 
UPTD Puskeswan Ikuti Tahapan Presentasi dan Wawancara untuk Penghargaan Adibaktitani 2021

Rahmad | Jawa Barat
Selasa, 23 Maret 2021 - 09:10:46 WIB


TERKAIT:
   
 
CIMAHI TENGAH | TIRASKITA.COM – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sebagai unit pelayanan kesehatan hewan terpadu memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, yaitu pelayanan diagnosa penyakit, pengobatan, penanganan masalah reproduksi dan kesehatan masyarakat veteriner di wilayah Kota Cimahi.

Demikian diutarakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana, usai menghadiri kegiatan Kunjungan Lapangan dari Tim Penilai Adibaktitani tahun 2021 tingkat Provinsi Jawa Barat, bertempat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskeswan Kota Cimahi, Jalan Sukimun, RT.003/RW.004, Baros, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi, pada Senin (22/03).
Dikatakan Plt. Wali Kota Ngatiyana, Puskeswan melakukan tugas dalam pelayanan jasa pusat kesehatan hewan sebagai ujung tombak strategis yang perlu diperkuat kinerjanya dalam rangka mendukung Sistem Kesehatan Hewan Nasional (Siskeswannas), dimana hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Pihaknya memahami bahwa keberadaan puskeswan harus memberi dampak signifikan dalam menangkal ancaman penyakit hewan yang sudah atau mungkin akan muncul di Indonesia. Misalnya seperti saat ini Indonesia sudah direpotkan dengan beberapa penyakit demam babi afrika (African Swine Fever/ASF) yang sudah merebak sejak Desember 2019. Ancaman juga dimungkinkan terkait flu babi juga harus diwaspadai yang berpotensi masuk ke wilayah NKRI setelah wabah awal di Amerika Utara pada April 2009 lalu menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Bahkan menurut who saat pandemi 2009 lalu, sebanyak 74 negara dan wilayah telah melaporkan adanya infeksi flu babi yang dikonfirmasi oleh hasil laboratorium.

“Kemudian yang terbaru, pandemi global Covid-19 yang saat ini tengah melanda seluruh dunia juga diduga berasal dari perantaraan hewan, yaitu kelelawar dan trenggiling, dan telah terbukti bahwa penyakit ini juga bisa menjangkiti berbagai jenis hewan lainnya,” ujar Ngatiyana.
      
Menyikapi kondisi ini, Ngatiyana menekankan tentang kedudukan Puskeswan sebagai institusi strategis dalam upaya mempercepat proses pelayanan dan penanganan kesehatan hewan. Untuk itulah, Pemerintah Daerah Kota Cimahi terus melakukan penguatan fungsi Puskeswan dalam rangka pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan, salah satunya guna mendukung target indonesia bebas rabies di tahun 2030. Diakui Ngatiyana, eksistensi dan peran Puskeswan masih perlu terus dioptimalkan, termasuk melalui penambahan dukungan sarana-prasarana (sarpras), sumber daya manusia (SDM) dan manajemen organisasinya. Untuk itulah, melalui momentum penilaian adibaktitani ini, pihaknya berharap dapat memperoleh masukan dari tim penilai sekalian untuk meningkatkan kapasitas  puskeswan agar dapat menjadi ujung tombak siskeswannas yang merupakan integrasi seluruh kegiatan kesehatan hewan.

“Kami juga berharap, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, melalui tahapan presentasi dan wawancara ini, Puskeswan Kota Cimahi dapat menjadi salah satu Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) terbaik yang nantinya akan mewakili Provinsi Jawa Barat pada penilaian adibaktitani tahun 2021 tingkat nasional,” pungkas Ngatiyana.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi Supendi Heriyadi mengatakan, Adibaktitani adalah Penghargaan dalam bentuk piala, plakat, dan piagam yang diberikan oleh Menteri Pertanian kepada UKPP Berprestasi Bidang Pertanian yang telah melaksanakan tugas dan fungsi memberikan pelayanan secara langsung kepada Masyarakat di Bidang Pertanian.

Untuk tingkat Jawa Barat, terdapat 34 UKPP dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang mengusulkan lembar kerja penilaian penghargaan Adibaktitani tahun 2021. Dalam hal ini, Dispangtan Kota Cimahi mengirimkan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Puskeswan untuk ikut serta dalam ajang ini. Setelah melalui tahapan seleksi administrative, Puskeswan Cimahi termasuk kedalam 16 UKPP yang berhasil lolos ke tahapan presentasi dan wawancara. Melalui tahapan presentasi dan wawancara ini, akan ditetapkan 6 UKPP terbaik melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat sebagai bahan penilaian oleh Kementerian Pertanian lebih lanjut.
 
“Puskeswan ini ngak pernah dilombakan sebelumnya. Nah seakrang provinsi mau melihat dari jarak dekat terhadap Puskeswan ini. Sebagai Kepala Dispangtan, saya optimis sekali yah bahwa kita bisa mendapatkan penghargaan ini, karena semangatnya bukan hanya demi berlomba, tapi memang saya lihat Kepala UPTD dan kawan-kawan yang ada di Puskeswan ini etos kerjanya cukup tinggi. Terbukti apa yang tadi disampaikan dalam eksposenya… Itu bukan main main, bahwa salah satunya dari aspek PAD [Pendapatan Asli Daerah] ngak pernah kurang, selalu melebihi target,” ujar Papih, sapaan akrab Supendi Heriyadi.

Ditambahkan Supendi, Dispangtan Kota Cimahi akan terus melakukan pengembangan terhadap UPTD Puskeswan ini ke depannya. Selain aspek Sumber Daya Manusia, salah satu hal yang paling mendesak untuk segera dibenahi demi peningkatan kualitas pelayanan Puskeswan adalah penambahan aspek sarana-prasarana pendukungnya, termasuk perluasan bangunan dari yang sudah ada saat ini.

“Untuk pelayanannya, karena sudah memerlukan fasilitas [tambahan], Insya Allah tahun 2021 ini sudah dianggarkan yah, kita akan membangun ruang sekretariat di sebelah gedung yang sudah ada, sebab fasilitas yang ada saat ini belum maksimal. Sekarang sekretariatnya masih bergabung yah dengan ruang pelayanan lainnya,” pungkasnya.  (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Lagi-lagi Guru Bersertifikasi Mengabdi 20 Tahun Dipecat Yayasan Kalam Kudus. Apakah ini Diskriminasi
  • Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Prov. Jaba
  • Arahan Terbaru Kapolri ke Jajaran: Raih Lagi Kepercayaan Publik Dan Hindari Pelanggaran
  • Jokowi: "Kejaksaan Menunjukan Taringnya Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi Besar"
  • 45 Pengacara Dari GPSH Siap Dampingi Keluarga Perwira TNI Dibunuh Brutal Pengusaha Aseng
  • Keren... 6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB
  • DISDAGKOPERIN Kembangkan Aplikasi COLLACT-CE, Bersama UPI, POLBAN Dan BJB Dorong Pemberdayaan Kopera
  • DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar
  • Oknum Polisi Di Nias Ditangkap Jual Sabu Pesan Dari Pekanbaru, Siapa Ya Bandarnya ?
  •  
     
     
    Senin, 28 Desember 2020 - 16:31:22 WIB
    Juga gandeng JQR dan Jabar Bergerak
    PKK Provinsi Jabar dan BAZNAS Teken Kerja Sama Program Keumatan
    Kamis, 11 Februari 2021 - 16:39:40 WIB
    Sambut Kunker Pangdam I/BB,
    Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi Paparkan Covid-19
    Sabtu, 18 September 2021 - 10:43:58 WIB
    Polda, Bea Cukai, Kemenkumham Riau Sita 117 Kg Sabu, 1.000 Pil Ekstasi
    Rabu, 10 Februari 2021 - 08:34:32 WIB
    Mau Dapat Bantuan Subsidi KPR Rp 40 Juta, Ini Syaratnya
    Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:37:08 WIB
    Pasangan Nikah Siri Kini Bisa Buat KK
    Selasa, 06 April 2021 - 09:19:25 WIB
    Perjuangan Atas Alih Kelola Blok Rokan Akhirnya Dapat Dukungan Sepenuhnya Dari Walikota Dumai
    Kamis, 16 Juli 2020 - 15:21:09 WIB
    Lido Bogor Bakal Jadi KEK Pariwisata Pertama di Jabar
    Kamis, 28 Januari 2021 - 20:51:42 WIB
    Bappeda Bengkalis Gelar Sosialiasi Pengisian Evaluasi Renstra
    Senin, 23 November 2020 - 16:34:18 WIB
    BNN Palopo Tangkap Oknum Bendahara & Kades Patila
    Kamis, 01 Juli 2021 - 07:27:03 WIB
    Gubri Harap KPC Dapat Antisipasi Kejahatan di Perairan Riau
    Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:48:51 WIB
    Sambut Kontingen FSQ Serdang Bedagai, Wabup Adlin : Terus Berlatih, Terus Belajar
    Rabu, 21 Oktober 2020 - 07:56:08 WIB
    Irjen Napoleon Ancam Buka Semua Yang Terlibat, Begini Tanggapan Mabes Polri
    Kamis, 10 Juni 2021 - 15:22:59 WIB
    Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar Tentang Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2020
    Kamis, 04 Agustus 2022 - 08:16:38 WIB
    Yasonna kepada Wisudawan Purnabakti: Teruslah Mengabdi untuk Bangsa dan Negara
    Rabu, 01 September 2021 - 12:53:38 WIB
    Belajar Tatap Muka Tetap Mengacu Kebijakan Kemendikbud
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved