Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sebagai unit pelayanan kesehatan hewan terpadu memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, yaitu pelayanan diagnosa penyakit, pengobatan, penan">
Minggu, 03 Maret 2024  
 
UPTD Puskeswan Ikuti Tahapan Presentasi dan Wawancara untuk Penghargaan Adibaktitani 2021

Rahmad | Jawa Barat
Selasa, 23 Maret 2021 - 09:10:46 WIB


TERKAIT:
   
 
CIMAHI TENGAH | TIRASKITA.COM – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sebagai unit pelayanan kesehatan hewan terpadu memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, yaitu pelayanan diagnosa penyakit, pengobatan, penanganan masalah reproduksi dan kesehatan masyarakat veteriner di wilayah Kota Cimahi.

Demikian diutarakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana, usai menghadiri kegiatan Kunjungan Lapangan dari Tim Penilai Adibaktitani tahun 2021 tingkat Provinsi Jawa Barat, bertempat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskeswan Kota Cimahi, Jalan Sukimun, RT.003/RW.004, Baros, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi, pada Senin (22/03).
Dikatakan Plt. Wali Kota Ngatiyana, Puskeswan melakukan tugas dalam pelayanan jasa pusat kesehatan hewan sebagai ujung tombak strategis yang perlu diperkuat kinerjanya dalam rangka mendukung Sistem Kesehatan Hewan Nasional (Siskeswannas), dimana hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Pihaknya memahami bahwa keberadaan puskeswan harus memberi dampak signifikan dalam menangkal ancaman penyakit hewan yang sudah atau mungkin akan muncul di Indonesia. Misalnya seperti saat ini Indonesia sudah direpotkan dengan beberapa penyakit demam babi afrika (African Swine Fever/ASF) yang sudah merebak sejak Desember 2019. Ancaman juga dimungkinkan terkait flu babi juga harus diwaspadai yang berpotensi masuk ke wilayah NKRI setelah wabah awal di Amerika Utara pada April 2009 lalu menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Bahkan menurut who saat pandemi 2009 lalu, sebanyak 74 negara dan wilayah telah melaporkan adanya infeksi flu babi yang dikonfirmasi oleh hasil laboratorium.

“Kemudian yang terbaru, pandemi global Covid-19 yang saat ini tengah melanda seluruh dunia juga diduga berasal dari perantaraan hewan, yaitu kelelawar dan trenggiling, dan telah terbukti bahwa penyakit ini juga bisa menjangkiti berbagai jenis hewan lainnya,” ujar Ngatiyana.
      
Menyikapi kondisi ini, Ngatiyana menekankan tentang kedudukan Puskeswan sebagai institusi strategis dalam upaya mempercepat proses pelayanan dan penanganan kesehatan hewan. Untuk itulah, Pemerintah Daerah Kota Cimahi terus melakukan penguatan fungsi Puskeswan dalam rangka pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan, salah satunya guna mendukung target indonesia bebas rabies di tahun 2030. Diakui Ngatiyana, eksistensi dan peran Puskeswan masih perlu terus dioptimalkan, termasuk melalui penambahan dukungan sarana-prasarana (sarpras), sumber daya manusia (SDM) dan manajemen organisasinya. Untuk itulah, melalui momentum penilaian adibaktitani ini, pihaknya berharap dapat memperoleh masukan dari tim penilai sekalian untuk meningkatkan kapasitas  puskeswan agar dapat menjadi ujung tombak siskeswannas yang merupakan integrasi seluruh kegiatan kesehatan hewan.

“Kami juga berharap, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, melalui tahapan presentasi dan wawancara ini, Puskeswan Kota Cimahi dapat menjadi salah satu Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) terbaik yang nantinya akan mewakili Provinsi Jawa Barat pada penilaian adibaktitani tahun 2021 tingkat nasional,” pungkas Ngatiyana.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi Supendi Heriyadi mengatakan, Adibaktitani adalah Penghargaan dalam bentuk piala, plakat, dan piagam yang diberikan oleh Menteri Pertanian kepada UKPP Berprestasi Bidang Pertanian yang telah melaksanakan tugas dan fungsi memberikan pelayanan secara langsung kepada Masyarakat di Bidang Pertanian.

Untuk tingkat Jawa Barat, terdapat 34 UKPP dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang mengusulkan lembar kerja penilaian penghargaan Adibaktitani tahun 2021. Dalam hal ini, Dispangtan Kota Cimahi mengirimkan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Puskeswan untuk ikut serta dalam ajang ini. Setelah melalui tahapan seleksi administrative, Puskeswan Cimahi termasuk kedalam 16 UKPP yang berhasil lolos ke tahapan presentasi dan wawancara. Melalui tahapan presentasi dan wawancara ini, akan ditetapkan 6 UKPP terbaik melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat sebagai bahan penilaian oleh Kementerian Pertanian lebih lanjut.
 
“Puskeswan ini ngak pernah dilombakan sebelumnya. Nah seakrang provinsi mau melihat dari jarak dekat terhadap Puskeswan ini. Sebagai Kepala Dispangtan, saya optimis sekali yah bahwa kita bisa mendapatkan penghargaan ini, karena semangatnya bukan hanya demi berlomba, tapi memang saya lihat Kepala UPTD dan kawan-kawan yang ada di Puskeswan ini etos kerjanya cukup tinggi. Terbukti apa yang tadi disampaikan dalam eksposenya… Itu bukan main main, bahwa salah satunya dari aspek PAD [Pendapatan Asli Daerah] ngak pernah kurang, selalu melebihi target,” ujar Papih, sapaan akrab Supendi Heriyadi.

Ditambahkan Supendi, Dispangtan Kota Cimahi akan terus melakukan pengembangan terhadap UPTD Puskeswan ini ke depannya. Selain aspek Sumber Daya Manusia, salah satu hal yang paling mendesak untuk segera dibenahi demi peningkatan kualitas pelayanan Puskeswan adalah penambahan aspek sarana-prasarana pendukungnya, termasuk perluasan bangunan dari yang sudah ada saat ini.

“Untuk pelayanannya, karena sudah memerlukan fasilitas [tambahan], Insya Allah tahun 2021 ini sudah dianggarkan yah, kita akan membangun ruang sekretariat di sebelah gedung yang sudah ada, sebab fasilitas yang ada saat ini belum maksimal. Sekarang sekretariatnya masih bergabung yah dengan ruang pelayanan lainnya,” pungkasnya.  (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pj Gubernur Riau, Hadir di Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024
  • Harvesting BBI/BBWI Riau Akan Digelar Juni 2024 Mendatang
  • Pembukaan Kejuaraan Olah Raga Tingkat Pelajar Di Buka Pj Wali Kota Cimahi
  • Terapkan e-MTQ, Plt Kakanwil Kemenag Riau Apresiasi Pelaksanaan MTQ di Kampar
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Baznas Award 2024
  • Humas Miliki Kontribusi Besar Dalam Program dan Kinerja Kemenag
  • Raih IKPA Terbaik Se Provinsi Riau, Plt Kakanwil Kemenag Apresiasi MTsN 1 Pelalawan
  • Operasi Pasar Di Kota Cimahi Untuk Menyikapi Harga Beras Yang Semakin Meroket
  • Pola Konsumsi Masyarakat Cimahi, Bisa Mensosialisasikan B2SA
  •  
     
     
    Senin, 17 Mei 2021 - 22:30:08 WIB
    Belum Sebulan Operasional, Asia Heritage Dilaporkan Kepolda Riau
    Rabu, 13 Mei 2020 - 10:48:45 WIB
    JANGAN JADIKAN KAMBING HITAM
    Kasus Karhutla PT Duta Swakarya Indah Siak Masih "Jalan Ditempat"
    Selasa, 08 Agustus 2023 - 11:45:26 WIB
    Terapkan Model Pembelajaran Diacovery Untuk Tingkatkan Hasil Belajar
    Kamis, 01 Februari 2024 - 07:58:21 WIB
    Pemprov Riau Terima Audiensi Hima Teknik Sipil Unilak
    Selasa, 13 April 2021 - 07:43:33 WIB
    Yohanis Fransiskus Blak-blakan Soal Kebun Ilegal Seluas 2,611 Juta Hektar
    Minggu, 01 Maret 2020 - 11:16:50 WIB
    AKBP Indra Duaman Siahaan Menjalin Silahturami Dengan Awak Media
    Kapolres INHIL Jalin Sinergitas Bersama IWO dan Insan Pers
    Kamis, 04 Februari 2021 - 16:17:19 WIB
    Bupati Sergai Terpilih Darma Wijaya Serahkan Secara Simbolis 1675 Vaksin Sinovac
    Kamis, 22 Juni 2023 - 12:48:29 WIB
    Pemkot Cimahi Gelar Upacara Peringatan HUT Kota Cimahi
    Minggu, 02 Agustus 2020 - 09:31:29 WIB
    Dihadiri Babinsa dan Bhabinkantibmas
    Pembagian BLT DD Tahap III Desa Pagaran Honas Sukses
    Selasa, 25 Januari 2022 - 08:03:07 WIB
    Komandan Pangkalan TNI AL Cirebon, Tinjau Renovasi Panti Asuhan Anak Fajar Hidayah Di Desa Purwawina
    Selasa, 20 Juni 2023 - 09:54:56 WIB
    Komisi V DPRD Jabar Terima Audiensi BKKBN Jabar Bahas Percepatan Penurunan Stunting
    Kamis, 04 Februari 2021 - 08:35:22 WIB
    Kota Bandung Peringkat Atas Kepatuhan Bermasker
    Jumat, 29 Mei 2020 - 15:39:05 WIB
    Danrem 072/Pmk Bersama Unsur Pejabat Korem 072, Lakukan Latbak
    Rabu, 17 Maret 2021 - 11:05:38 WIB
    Darius Laia Diminta bayara 5 jt an
    Direktur LBH Bernas Sefianus Zai Minta Petugas Kesehatan Ditiap Rumah Sakit Kerja Profesional
    Jumat, 13 Maret 2020 - 10:29:27 WIB

     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved