Jum'at, 16 April 2021  
 
Aktivis Kritisi
Kinerja Buruk Pemerintah Kab.Garut

Rahmad Gea | Jawa Barat
Minggu, 07 Maret 2021 - 13:47:58 WIB



GARUT | Tiraskita.com– Mutu pekerjaan sejumlah proyek APBD ataupun Banprov serta Pusat di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat tahun 2015 - 2016 - 2017 - 2018 - 2019 - 2020 sangat jauh dari harapan. Perihal tersebut terjadi karena lemahnya fungsi pengawasan dan pembinaan dari dinas terkait sebagai pemilik proyek.

Akibatnya, banyak pekerjaan fisik yang rusak setelah beberapa bulan digunakan bahkan mangkrak sama sekali. Hal tersebut sangat merugikan pemerintah dan juga masyarakat penerima manfaat.

Semestinya Pemerintah harus memperketat pengawasan dan pembinaan agar hasil proyek fisik yang dikerjakan dapat mencapai titik maksimal. Demikian disampaikan Irvan R Faza ketika Kepala Perwakilan Jawa Barat M.A.Zakariyya S.E dan Yudi Arief Nugraha S.H sebagai Dewan Penasehat Hukum Media Nasional Penanewinvestigasi.com berdiskusi ringan di hari Sabtu 06 Maret 2021 Pukul 19'54 WIB.

Irvan mencontohkan pekerjaan proyek APBD Pasar Tradisional/Rakyat Leles yang mangkrak selama kurang lebih empat tahun dan sudah ditetapkan tersangka oleh Kejati Jabar sangat jauh dari harapan kami semua, Lantas Kasus-kasus Dinas yang lainnya, seperti Dinas Kesehatan...!!
Dinas PerindagESDM..!!
Dinas PPKBPPPA..!!
Dinas PUPR..!!
Dinas Nakertrans..!!
Dinas Pertanian dan Peternakan pada kemana.. Hilang ditelan bumi..!! Ucapnya.

Menurut Irvan, "Semestinya pemerintah dalam hal ini dinas-dinas terkait sebagai pemilik proyek harusnya memperhatikan mutu pekerjaan dan lebih optimal dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, Jangan sampai PPK dan PPTK tidak cermat dalam menjalankan tugasnya sehingga pekerjaan dibiarkan tetap berjalan tanpa memperhatikan mutunya dan akhirnya masyarakatlah yang dirugikan/korbankan. Karena pengawasan terhadap hampir seluruh proyek fisik yang tengah berjalan sangat lemah sehingga berpengaruh pada kualitas hasil pekerjaan yang sangat buruk sekali".Tegasnya.

Masih kata Irfan, “Kalau di kabupaten saja pekerjaan amburadul bagaimana di desa..!! Pada Dasarnya kenyataan memang selama ini hasil pekerjaan baru beberapa bulan sudah rusak. Lantas Ini tanggung jawab siapa...??? Sindirnya.

"Jika pekerjaan dalam kabupaten dan desa saja secara kasat mata sudah tidak benar. Pengawasan dan Pembinaan yang tidak benar. Bahkan terindikasi tidak ada pengawasan di lapangan, sehingga pekerjaan tidak sesuai speck kerusakan pasti akan terjadi bahkan mangkrak sama sekali".

Sementara Dewan Penasehat Hukum PNI Yudi Arief Nugraha S.H berpesan kepada Bupati Garut dan Aparat Penagak Hukum (APH) "agar segera membereskan dan memberikan laporan penggunaan hibah yang tidak disertakan dengan bukti yang lengkap, yang mana pengeluaran hibah tersebut mencapai angka sebesar Tiga Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiah (Rp 3.367.000.000,00) ,"pintanya. *

Sumber : penenewsinvestigasi.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang
  • Polsek Tapung Hulu Tangkap 7 Pelaku Judi Ketangkasan Tembak Ikan di Desa Kasikan
  • Satgas Bekerja Optimal Tagih Aset BLBI Capai Rp 110 Triliun
  • Mahfud MD: Karena Sekarang Kami yang Memerintah
  • Jalan Perumahan di Pekanbaru Ditutup Tembok 2,5 Meter
  • Rutan Kelas II B Dumai Mencapai Over Kapasitas 300 Persen Lebih
  • Ridwan Kamil Salat Tarawih di Masjid Pusdai
  • Komisi I: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru
  • IPP Jabar Menurun, DPRD Meminta Disdik Siapkan Solusi
  •  
     
     
    Minggu, 07 Februari 2021 - 18:42:24 WIB
    Curi Kabel Listrik Milik PT. Waskita Karya, 4 Pelaku Ditangkap Polsek Siak Hulu
    Jumat, 22 Mei 2020 - 07:55:38 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kembali Hari Ini Satu Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
    Kamis, 14 Mei 2020 - 09:35:30 WIB
    LAWAN COVID-19
    Bansos Terindikasi Kena Sunat, Warga Kembalikan Tak Mau Dibodohin, Anggota Dewan Prihatin
    Selasa, 09 Juni 2020 - 12:40:29 WIB
    LAWAN COVID-19
    Serahkan Secara Simbolis BLT-DD, Bupati Kampar Ajak Sosialisasikan Perilaku Hidup Baru (New Normal)
    Kamis, 01 Oktober 2020 - 03:20:51 WIB
    BLT Pekerja Tahap II, Kadisnakertrans Riau : Masih Dalam Proses
    Kamis, 10 September 2020 - 10:23:05 WIB
    Kejati Riau Periksa 120 Kades di Siak Terkait Kasus Bansos Sejak 2014
    Senin, 31 Agustus 2020 - 14:38:42 WIB
    LAWAN COVID-19
    Sekda Kampar Ikuti FGD Tentang Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di BPK Riau
    Jumat, 28 Agustus 2020 - 14:08:24 WIB
    Pemkab Kampar Teleconference Dengan KPK Terkait Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK)
    Jumat, 14 Februari 2020 - 09:40:03 WIB
    Pengkuhan DPC LAN
    DPC LAN Langkat Dikukuhkan
    Senin, 08 Maret 2021 - 07:44:56 WIB
    PWI Riau Gelar UKW Gratis Pada 120 Wartawan
    Jumat, 12 Juni 2020 - 18:39:56 WIB
    Kolonel Rimbo Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro
    Kamis, 24 September 2020 - 00:06:37 WIB
    Tyson Fury dan Anthony Joshua Naik Ring, Siapa yang Dijagokan Mike Tyson?
    Minggu, 04 Oktober 2020 - 12:53:43 WIB
    Purnawirawan TNI di Kekuasaan adalah Kontributor Pemenangan Pilpres
    Rabu, 12 Februari 2020 - 11:02:55 WIB
    Menag Tunjuk Aloma Sarumaha sebagai Plt Dirjen Bimas Katolik
    Sabtu, 09 Mei 2020 - 12:09:21 WIB
    LAWAN COVID-19
    Anggaran Pencegahan Dan Penanganan Covid-19 di Inhu Baru Terserap 5,2 Miliar
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved