Rabu, 01 Februari 2023  
 
Aktivis Kritisi
Kinerja Buruk Pemerintah Kab.Garut

Rahmad Gea | Jawa Barat
Minggu, 07 Maret 2021 - 13:47:58 WIB


TERKAIT:
   
 


GARUT | Tiraskita.com– Mutu pekerjaan sejumlah proyek APBD ataupun Banprov serta Pusat di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat tahun 2015 - 2016 - 2017 - 2018 - 2019 - 2020 sangat jauh dari harapan. Perihal tersebut terjadi karena lemahnya fungsi pengawasan dan pembinaan dari dinas terkait sebagai pemilik proyek.

Akibatnya, banyak pekerjaan fisik yang rusak setelah beberapa bulan digunakan bahkan mangkrak sama sekali. Hal tersebut sangat merugikan pemerintah dan juga masyarakat penerima manfaat.

Semestinya Pemerintah harus memperketat pengawasan dan pembinaan agar hasil proyek fisik yang dikerjakan dapat mencapai titik maksimal. Demikian disampaikan Irvan R Faza ketika Kepala Perwakilan Jawa Barat M.A.Zakariyya S.E dan Yudi Arief Nugraha S.H sebagai Dewan Penasehat Hukum Media Nasional Penanewinvestigasi.com berdiskusi ringan di hari Sabtu 06 Maret 2021 Pukul 19'54 WIB.

Irvan mencontohkan pekerjaan proyek APBD Pasar Tradisional/Rakyat Leles yang mangkrak selama kurang lebih empat tahun dan sudah ditetapkan tersangka oleh Kejati Jabar sangat jauh dari harapan kami semua, Lantas Kasus-kasus Dinas yang lainnya, seperti Dinas Kesehatan...!!
Dinas PerindagESDM..!!
Dinas PPKBPPPA..!!
Dinas PUPR..!!
Dinas Nakertrans..!!
Dinas Pertanian dan Peternakan pada kemana.. Hilang ditelan bumi..!! Ucapnya.

Menurut Irvan, "Semestinya pemerintah dalam hal ini dinas-dinas terkait sebagai pemilik proyek harusnya memperhatikan mutu pekerjaan dan lebih optimal dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, Jangan sampai PPK dan PPTK tidak cermat dalam menjalankan tugasnya sehingga pekerjaan dibiarkan tetap berjalan tanpa memperhatikan mutunya dan akhirnya masyarakatlah yang dirugikan/korbankan. Karena pengawasan terhadap hampir seluruh proyek fisik yang tengah berjalan sangat lemah sehingga berpengaruh pada kualitas hasil pekerjaan yang sangat buruk sekali".Tegasnya.

Masih kata Irfan, “Kalau di kabupaten saja pekerjaan amburadul bagaimana di desa..!! Pada Dasarnya kenyataan memang selama ini hasil pekerjaan baru beberapa bulan sudah rusak. Lantas Ini tanggung jawab siapa...??? Sindirnya.

"Jika pekerjaan dalam kabupaten dan desa saja secara kasat mata sudah tidak benar. Pengawasan dan Pembinaan yang tidak benar. Bahkan terindikasi tidak ada pengawasan di lapangan, sehingga pekerjaan tidak sesuai speck kerusakan pasti akan terjadi bahkan mangkrak sama sekali".

Sementara Dewan Penasehat Hukum PNI Yudi Arief Nugraha S.H berpesan kepada Bupati Garut dan Aparat Penagak Hukum (APH) "agar segera membereskan dan memberikan laporan penggunaan hibah yang tidak disertakan dengan bukti yang lengkap, yang mana pengeluaran hibah tersebut mencapai angka sebesar Tiga Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiah (Rp 3.367.000.000,00) ,"pintanya. *

Sumber : penenewsinvestigasi.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Keren.... Inilah Salah Satu Program Jitu, DKM Masjid Jami' Al Ghufron
  • Mantap.... Styfania Youlanda Fahira Raih Juara 1 Komite Festival SD/MI
  • Siaran Pers Dewan Pengurus Pusat GERAKAN PENGAWAL SUPREMASI HUKUM
  • Hasil Rapat Pleno KI Pusat Tetapkan Kampar Sebagai Tuan Rumah HKIN 2023
  • Angka Stunting di Riau 2022 Turun, Kadiskes Sebut Berkat Kerja Keras Kawan-Kawan di Puskesmas
  • Kejar Target! Kadiskes Riau Berencana Kumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota Bahas Stunting
  • Hakim-Hakim di Jepang Buat Prof Mahfud Kaget
  • Apartemen Ayam, Solusi Peternak Milenial
  • Luar Biasa... Warga Kembali Serahkan Senjata Api Ke Satgas Yonarmed 5/105 Tarik/Pancagiri
  •  
     
     
    Selasa, 29 Juni 2021 - 14:42:43 WIB
    Pemkab Sergai Peringati HANI Secara Virtual dan Beri Penghargaan Kepada 2 “ Desa Bersinar “
    Rabu, 02 Februari 2022 - 10:45:36 WIB
    Danramil 0620-15/Klangenan Pimpin Karbak Bersih Bersih Saluran Air
    Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:45:16 WIB
    Sempena Serahkan BLT DD
    Bupati Kampar ; Mari Ciptakan Negeri Yang Sejuk Menuju Kampar Baldatun Tayyibatun Warobbun Ghofur
    Senin, 20 September 2021 - 18:04:03 WIB
    Nakes RSAU Manuhua Terus Intensifkan Vaksinasi Untuk Masyarakat Umum
    Rabu, 25 Maret 2020 - 15:35:14 WIB
    Alat Pelindung Diri Untuk Tenaga Medis Untuk Penanganan Wabah Corona Sampai Di Indonesia
    Sedikitnya 8 Ton Alkes Tiba di Indonesia
    Selasa, 15 Juni 2021 - 09:29:49 WIB
    Komisi IV DPRD Prov. Jawa Barat Lakukan Monitoring Kegiatan Th 2021 UPTD PSDA Wilayah Sungai Citarum
    Minggu, 24 Mei 2020 - 13:19:59 WIB
    LAWAN COVID-19
    Salat Idulfitri di Istana Bogor, Keluarga Presiden Jokowi Terapkan Protokol Kesehatan
    Kamis, 11 Februari 2021 - 18:33:54 WIB
    Ini Motif Pembunuhan Anak Kades
    Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:04:47 WIB
    Sergap Seorang Pelaku Saat Akan Transaksi Narkotika Jenis Sabu
    Kamis, 10 Februari 2022 - 12:28:56 WIB
    Walikota Pastikan PTM Terus Berlanjut
    Jumat, 15 Oktober 2021 - 17:21:50 WIB
    Lapas Kelas 1 Tangerang Gelar Muhasabah & Do'a Bersama Mengenang 40 Hari Musibah Kebakaran
    Selasa, 14 Juni 2022 - 11:23:29 WIB
    Persemaian Rumpin, Contoh Nyata Kolaborasi Pemerintah-Swasta Atasi Perubahan Iklim
    Sabtu, 30 Oktober 2021 - 09:34:30 WIB
    Perjuangan Rusmawati Sibarani Temui Bupati Tapteng Membuahkan Hasil, Bupati: Besok Rumahnya Saya Ban
    Jumat, 01 Oktober 2021 - 09:42:45 WIB
    93 Orang Pelamar Ikuti Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemkab Tapanuli Tengah Formasi Tahun 2021
    Senin, 12 Oktober 2020 - 18:55:23 WIB
    Boni Hargens Ungkap Dua Kelompok Massa Penolak UU Ciptaker
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved