Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, jumlah keterisian tempat tidur ruang isolasi COVID-19 di ">
Sabtu, 01 Oktober 2022  
 
Tingkat Keterisian RS di Jabar Menurun

Rahmad | Jawa Barat
Rabu, 17 Februari 2021 - 10:06:46 WIB


TERKAIT:
   
 
KOTA BANDUNG | TIRASKITA.COM  - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, jumlah keterisian tempat tidur ruang isolasi COVID-19 di 308 rumah sakit (RS) di Jabar mengalami penurunan.

Per 14 Februari 2021, tingkat keterisian ruang isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit berada di angka 58,84 persen, sesuai standar rujukan WHO yakni BOR kurang dari 60 persen. Hal itu pun menurun dari pekan sebelumnya di angka 63,38 persen.

"Alhamdulillah minggu ini hanya 58,84 persen, tetapi ini pun belum sesuai yang diharapkan," kata Kang Uu usai memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (15/2/2021).

Rinciannya, per 14 Februari 2021, Ruang Isolasi Hijau terisi 54,16 persen, Ruang Isolasi Kuning terisi 66,36 persen, Ruang Isolasi Merah terisi 61,98 persen, IGD terisi 60,42 persen, dan ICU terisi 26,00 persen.

Sementara BOR Pusat Isolasi se-Jabar adalah 50,20 persen, BOR Rumah Sakit Darurat COVID-19 Secapa AD sebesar 31,67 persen, RS Darurat Stadion Patriot Bekasi sebesar 26,79 persen, dan RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor sebesar 85,71 persen.

Dalam sepekan terakhir, Jabar pun menambah tempat tidur (TT) ruang isolasi sebanyak 1.286 TT sebagai antisipasi lonjakan kasus. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jabar pun terus berupaya meningkatkan angka pengetesan.

"Jabar sampai 14 Februari total sampling adalah 1.032.854 dari kurang lebih 50 juta penduduk," kata Kang Uu.

Kang Uu menambahkan, sejumlah kriteria penanganan COVID-19 lainnya di Jabar juga membaik. Per 14 Februari 2021, tingkat kasus aktif COVID-19 di angka 14,47 persen, menurun dari pekan sebelumnya.

Selain itu, per 14 Februari 2021, Case Recovery Rate (CRR) atau tingkat kesembuhan di Jabar sebesar 84,31 persen, meningkat dari pekan sebelumnya.

Tingkat kematian (Case Fatality Rate/CFR) di Jabar per 14 Februari 2021 adalah 1,21 persen, sementara nasional adalah 2,7 persen. Angka Reproduksi Efektif (Rt) di Jabar per 10 Februari 2021 adalah 0,39 dengan rata-rata 14 hari terakhir sebesar 1,37.
Terkait level kewaspadaan, dari data periode 1 hingga 7 Februari 2021, terdapat satu daerah Zona Merah (Risiko Tinggi) di Jabar yakni Kota Bogor. Lainnya, terdapat 22 Zona Oranye (Risiko Sedang) dan 4 Zona Kuning (Risiko Rendah) di Jabar yakni Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Sumedang, dan Subang.
Terkait vaksinasi COVID-19 di Jabar, Kang Uu menegaskan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi Tahap I bagi SDM Kesehatan di Jabar akan selesai di pekan ketiga Februari 2021 untuk lanjut ke Tahap II bagi petugas publik dan lansia.
"Jabar diestimasikan yang akan divaksin yakni 36,2 juta orang," ucap Kang Uu.
PPKM Mikro, Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Jabar di Angka 80-an Persen
Selain melaporkan perkembangan penanganan COVID-19 di Jabar, Kang Uu juga menjelaskan tingkat kepatuhan protokol kesehatan (prokes) di Jabar per 26 Januari hingga 14 Februari 2021, termasuk periode Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 9 Februari 2021.
Per 14 Februari 2021, tren kepatuhan prokes memakai masker di Jabar sebesar 83,18 persen. Sementara tren kepatuhan prokes jaga jarak di Jabar adalah 81,38 persen.

Dilansir Bersatu Lawan COVID-19, selama PPKM Mikro di Jabar, terdapat 2.271.003 orang yang dipantau oleh TNI, Polri, dan Satpol PP di 429.998 titik pemantauan.

"Periode 8 Februari sampai dengan 14 Februari 2021 menunjukkan peningkatan tingkat kepatuhan dalam menggunakan masker. Ada delapan daerah dengan tingkat kepatuhan (memakai masker) di atas 91 persen," ucap Kang Uu.

Delapan daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Subang, Kab. Sumedang, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Sementara untuk tingkat kepatuhan dalam menjaga jarak dan menghindari kerumunan selama periode 8-14 Februari 2021, terdapat lima daerah dengan persentase di atas 91 persen.

"Yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya," kata Kang Uu.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Wali Kota Cimahi Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkot Cimahi
  • Danlanud Mus Dampingi Ketua Yasarini Cab Maimun Saleh Resmikan Gapura Paud Angkasa
  • Kalender Events Nusantara Kenduri Riau Digelar di Pekanbaru, Ini Konsep Acaranya
  • Sekdaprov Riau : Infrastruktur Berkualitas Didukung Tenaga Kontruksi Terampil
  • Dewi Ansar jadi Narsum pada Workshop Bunda Literasi Kepri 2022
  • Sekda Adi Hadiri Rapat Forum Penataan Ruang Bersama PT Timah
  • Galakan Wisata HERITAGE, Pemkot Cimahi Launching CIMITAGE Tour 2022
  • Gelar Rapat Evaluasi, Bapeda Rohil Minta Seluruh OPD sampai Tingkat Desa Lakukan Inovasi
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu di Riau
  •  
     
     
    Kamis, 21 Mei 2020 - 18:50:58 WIB
    Kemenkumham Gelar Rapid Test Covid-19 Bagi Wartawan
    Yasonna Laoly: Pekerja Media Juga di Garda Depan
    Kamis, 31 Desember 2020 - 10:25:28 WIB
    Pemilihan Ketua DPD KNPI KBB Diraih oleh IIP Saripudin, Sukses dan Semangat
    Rabu, 10 Juni 2020 - 10:33:59 WIB
    Komandan Korem 133/Nani Wartabone Resmi Pangkat Bintang
    Jumat, 06 Agustus 2021 - 12:57:54 WIB
    Polsek Pantai Cermin Monitoring Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Umum
    Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:39:54 WIB
    LAWAN COVID-19
    Pemprov Jabar Terus Tingkatkan Swab Test
    Selasa, 06 Juli 2021 - 12:53:36 WIB
    Ini Artis Berani Tampil Vulgar
    Kamis, 17 September 2020 - 13:49:50 WIB
    Sorong Dilanda Banjir Dan Longsor, Dua Tewas Tertimpa Material Tanah
    Jumat, 24 Juli 2020 - 12:39:15 WIB
    Plh. Bupati Bengkalis Dampingi Tim Wasev TMMD Meninjau Pembangunan Fisik Jalan di Desa Temiang
    Jumat, 03 Juli 2020 - 14:16:25 WIB
    Dalam Kunjungan Kerjanya di UPTD Dukcapil Kecamatan Pinggir
    Plh.Bustami Tegaskan ā€œJangan Mempersulit Dan Berikan Pelayanan Terbaikā€
    Minggu, 09 Mei 2021 - 15:50:24 WIB
    Gardanis Dan Bon's Sibolga Kunjungi Korban Kebakaran Di Pasar Belakang
    Sabtu, 13 Februari 2021 - 17:55:25 WIB
    Sowan ke Ketua MUI Sulsel,
    Kapolri Sebut Dukungan Ulama Sangat Penting untuk Menjaga Kamtibmas
    Senin, 15 Februari 2021 - 11:13:36 WIB
    Jabar Targetkan 31.500 Rutilahu Diperbaiki pada 2021
    Sabtu, 08 Agustus 2020 - 21:06:34 WIB
    Wakili Bupati Tolitoli, Sekda Hadiri Pisah Sambut Dandim 1305/Buol Tolitoli
    Kamis, 02 Juli 2020 - 08:26:10 WIB
    Bupati Kampar Hadiri Syukuran Hut Bhayangkara ke-74
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 20:04:54 WIB
    Proyek Kementerian PUPR Tahun 2021 Senilai Rp149,8 Triliun Ditandatangani
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved