Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan mengusulkan skema va">
Rabu, 01 Februari 2023  
 
Jabar Akan Usulkan Vaksinasi Covid-19 dari Rumah ke Rumah

Rahmad | Jawa Barat
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:44:25 WIB


TERKAIT:
   
 
KOTA BANDUNG | TIRASKITA.COM - Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan mengusulkan skema vaksinasi ke rumah-rumah warga.

"Usulan tersebut diajukan untuk mengejar tingkat kecepatan dan keberhasilan program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI," kata Ridwan Kamil, usai memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (25/01/2021).

Menurut Ridwan Kamil, jumlah puskesmas terlatih untuk program vaksinasi sebanyak 1.094 puskesmas tidak sebanding dengan jumlah 5.312 desa yang ada di Jawa Barat.

"Jabar ini daerah pelosoknya masih banyak, Puskesmas belum memadai. Jumlah Puskesmas ada seribuan, jumlah desa ada lima ribuan. (perhitungannya) lima desa hanya ke satu puskesmas," ucapnya.

Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan meminta izin ke Kemenkes, terkait rencana vaksinasi yang akan dilakukan dengan cara mendatangi rumah-rumah masyarakat melalui mobil-mobil yang disulap menjadi mobil vaksin yang tentunya dilengkapi dengan vaksinator dan dokter sehingga prosedur sama.

"Semoga inovasi untuk pelosok ini bisa disetujui sehingga tingkat kecepatan dan keberhasilan (vaksinasi) di Jabar akan luar biasa," ujarnya.

Ridwan Kamil juga melaporkan, hingga 23 Januari 2021 terdapat 19.255 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksin pada Tahap I Termin I di tujuh daerah. Jumlah itu sebesar 25,41 persen dari total sasaran 75.542 nakes.

"Terdapat 1.891 nakes atau 2,50% yang ditunda untuk divaksin karena pernah positif Covid-19, ada komorbid, sedang hamil, menyusui, tensi tinggi, atau sedang sakit. Nakes atau pejabat publik yang sudah divaksin tersebut akan menerima dosis kedua mulai Kamis, 28 Januari 2021," imbuhnya.

Sementara untuk vaksinasi Tahap I Termin II kepada seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat untuk vaksinasi di Februari 2021, sebanyak 253.640 vaksin sudah didistribusikan sejak 22 Januari lalu. Termin II ini seluruh 27 kabupaten/kota, per hari ini sudah menerima alokasi vaksin.

Ridwan Kamil juga melaporkan situasi terkini perkembangan Covid-19 di Jawa Barat. Dari data periode 18 hingga 24 Januari 2021, terdapat enam daerah zona merah (risiko tinggi) yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten.Bekasi, dan Kota Bekasi.

"Karawang masih tetap (zona merah). Ini akan menjadi perhatian kami. Lainnya, terdapat tujuh belas zona oranye (risiko sedang) dan empat zona kuning (risiko rendah) di Jabar," ujarnya.

Ridwan Kamil juga menjelaskan, per 23 Januari 2021, tingkat keterisian tempat tidur atau ruang isolasi (Bed Occupancy Rate/BOR) dari 308 rumah sakit rujukan Covid-19 se-Jabar mengalami penurunan dari minggu lalu di angka 73,06 persen.

"Berita baik, minggu ini BOR di angka 70,83%. Ini berkat gedung-gedung baru dan kebijakan memindahkan Covid-19 gejala ringan ke non-rumah sakit," tambahnya.

Rinciannya, per 23 Januari 2021, Ruang Isolasi Hijau terisi 66,22 persen, Ruang Isolasi Kuning terisi 77,49 persen, Ruang Isolasi Merah terisi 75,96 persen, IGD terisi 46,20 persen, dan ICU terisi 73,85 persen.

Adapun BOR Pusat Isolasi se-Jabar adalah 60,31 persen. Sementara BOR Rumah Sakit Darurat COVID-19 Secapa AD sebesar 41,67 persen, RS Darurat Stadion Patriot Bekasi sebesar 92,73 persen, dan RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor sebesar 53,57 persen.

Selain itu, per 24 Januari 2021, Case Recovery Rate (CRR) atau tingkat kesembuhan di Jabar sebesar 81,63 persen, berada di atas rata-rata nasional sebesar 80,70 persen.

Tingkat kematian (Case Fatality Rate/CFR) di Jabar per 24 Januari 2021 adalah 1,21 persen, sementara nasional adalah 2,9 persen. Angka Reproduksi Efektif (RT) di Jabar per 20 Januari 2021 adalah 1,48 dengan rata-rata 14 hari terakhir sebesar 1,86. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Keren.... Inilah Salah Satu Program Jitu, DKM Masjid Jami' Al Ghufron
  • Mantap.... Styfania Youlanda Fahira Raih Juara 1 Komite Festival SD/MI
  • Siaran Pers Dewan Pengurus Pusat GERAKAN PENGAWAL SUPREMASI HUKUM
  • Hasil Rapat Pleno KI Pusat Tetapkan Kampar Sebagai Tuan Rumah HKIN 2023
  • Angka Stunting di Riau 2022 Turun, Kadiskes Sebut Berkat Kerja Keras Kawan-Kawan di Puskesmas
  • Kejar Target! Kadiskes Riau Berencana Kumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota Bahas Stunting
  • Hakim-Hakim di Jepang Buat Prof Mahfud Kaget
  • Apartemen Ayam, Solusi Peternak Milenial
  • Luar Biasa... Warga Kembali Serahkan Senjata Api Ke Satgas Yonarmed 5/105 Tarik/Pancagiri
  •  
     
     
    Selasa, 14 Juni 2022 - 11:02:47 WIB
    Pj Wali Kota Segera Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LKPj 2021
    Senin, 22 Juni 2020 - 21:38:00 WIB
    Koptu Dedi Hartono Hadiri Penyaluran BLT Tahap II Di Desa Hilinaa Tafu'o
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 15:59:53 WIB
    Jumat TPS Kembali Dibongkar
    Walikota Firdaus Minta Sebelum Ramadan Area STC Sudah Bersih
    Senin, 01 Juni 2020 - 18:14:57 WIB
    UCAPARA HARI LAHIR PANCASILA MELALUI VIDEO CONFERENCE
    Pemkab Sergai Peringati Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
    Kamis, 28 November 2019 - 16:33:20 WIB
    Kapolda Banten Laksanakan Kunjungan Kerja ke Polsek Penggarangan dan Polsek Bayah
    Kamis, 08 Oktober 2020 - 14:28:17 WIB
    Atas Keberhasilan Mengatasi Karhutla Di Riau
    Irjen Pol Agung Setia Imam E. Kembali Dapatkan Penghargaan Indonesia Award 2020
    Selasa, 27 Juli 2021 - 10:59:21 WIB
    Gubri Targetkan Revisi RPJMD Riau Tuntas Satu Pekan
    Senin, 17 Agustus 2020 - 12:44:32 WIB
    LAWAN COVID-19
    Nilai Hatinya PKK, Muslimawati Catur ; Dukung Terhadap Pemenuhan Pangan di Masa Pendemi Covid-19
    Sabtu, 03 April 2021 - 08:38:55 WIB
    Bupati Lampung Timur Memenuhi Undangan Direktur PT PMA MPDT Capital
    Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:57:01 WIB
    Cerita Komunitas 1000 Guru: Menerjang Lumpur Hingga Harimau Demi Mengajar
    Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:00:45 WIB
    Wali Kota Cimahi Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkot Cimahi
    Senin, 28 September 2020 - 12:40:15 WIB
    Jokowi: Kesembuhan Covid-19 RI Masih di Bawah Rata-rata Dunia
    Sabtu, 29 Agustus 2020 - 13:00:56 WIB
    Melalui Webinar ,Tema Menyukuri Nikmat Kemerdekaan
    FPK Riau Sukses Bangkitkan Semangat FPK Se Nusantara
    Jumat, 13 Mei 2022 - 09:08:48 WIB
    Finalisasi Pembangunan Pasar Induk, Pemindahan Pedagang Direncanakan Pekan Depan
    Rabu, 11 Agustus 2021 - 12:45:02 WIB
    Pemkab - DPRD Sergai Setujui Ranperda RPJMD 2021-2026 Dan HET Gabah Menjadi Perda
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved