Sehubungan dengan belum meredanya penularan dan pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dari ">
Sabtu, 01 Oktober 2022  
 
Evaluasi Pelaksanaan PPKM di Kota Cimahi,
Plt. Walikota : Penyebaran Covid 19 Semakin Menurun

Rahmad | Jawa Barat
Jumat, 22 Januari 2021 - 23:15:48 WIB


TERKAIT:
   
 
CIMAHI SELATAN | TIRASKITA.COM – Sehubungan dengan belum meredanya penularan dan pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dari mulai tanggal 26 Januari 2021 hingga dua minggu setelahnya, yaitu 8 Februari 2021.

Menyikapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi siap untuk mengikuti dan menjalankan kebijakan dari pusat. Sepertinya halnnya pada tahap pertama, nantinya PPKM tahap kedua di Kota Cimahi  akan dilaksanakan dalam bentuk PSBB proporsional sehingga upaya pencegahan penularan Covid-19 bisa berjalan tanpa harus menghentikan aktivitas masyarakat secara keseluruhan.

“Untuk PPKM Kota Cimahi, menurut hasil rapat kabinet terbatas pemerintah pusat tanggal 19 bulan 1 tahun 2021 bahwa Bahwa PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang sampai dengan situasi  kondisi menurun landai. Nah untuk [Kota] Cimahi nanti kalaupun akan diperpanjang mudah-mudahan cepat menurun, cepat landai sehingga tidak ada PPKM lagi ke depannya,” ujar Plt. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana ketika ditemui usai menghadiri Rapat Evaluasi pelaksanaan PPKM selama 10 hari di Kota Cimahi yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kota Cimahi, bertempat di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Jl. Raya Baros, Utama, Kota Cimahi pada Kamis (21/01).

Dikatakan Plt. Wali Kota, berdasarkan Rapat Evaluasi tersebut diketahui bahwa pelaksanaan PPKM selama hampir dua minggu di Kota Cimahi dinilai cukup berhasil dan memuaskan. Hal ini terlihat dari semakin menurunnya angka penyebaran Covid-19 dan jumlah pasien sembuh yang kian meningkat. Pihaknya mengklaim, hal ini bisa terjadi berkat adanya kegiatan pemantauan yang cukup signifikan yang melibatkan petugas Satgas Covid-19 yang dibantu oleh jajaran TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Satuan Linmas dan juga jajaran aparatur kecamatan se-Kota Cimahi.

“Pasien yang sembuh semakin banyak. Sampai saat ini yang meninggal ada 65 orang, 4 orang diantaranya dalam kurun waktu 10 hari terakhir. Biasanya 2 sampai 3 [yang meninggal] dalam satu hari. Alhamdulillah sekarang bisa ditekan. Nah ini menunjukkan bahwa Covid-19 menurun di Kota Cimahi. Ini berkat kesigapan petugas Satgas juga kesadaran masyarakat dalam menaati aturan yang diterapkan selama PPKM di Kota Cimahi,” terangnya.
 
Ditanya soal kondisi kesehatannya pasca dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 beberapa waktu yang lalu, Plt. Wali Kota merasakan tubuhnya dalam kondisi bugas dan tidak merasakan gangguan kesehatan yang berarti. Dirinya berharap kondisi tubuhnya akan terus stabil hingga penyuntikan yang kedua kalinya pada akhir Januari 2021 nanti.

“Pada tanggal 14 Januari 2021 saya bersama Forkompimda di puskesmas Cimahi Tengah sudah mengikuti vaksinasi dan saya yang pertama kali melaksanakan vaksin Covid-19. Alhamdulillah sampai saat ini saya masih dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada efek apapun yang sangat dignifikan. Karena Efeknya hanya ngantuk yah… dua jam setelah itu bangun dan ternyata nafsu makan semakin tinggi. Sampai sekarang makannya lumayan,” aku Ngatiyana.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Pratiwi, mengamini bahwa sejak diberlakukannya PPKM, angka penyebaran maupun kematian di Kota Cimahi alami penurunan.

Disebutkan Pratiwi, dari data terakhir mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kota Cimahi sampai  21 Januari 2021, jumlah total konfirmasi positif mencapai 2.656 Orang. Dari jumlah tersebut, yang masih berstatus positif-Aktif sebanyak 464 Orang, Sembuh  2.127 Orang, Meninggal  65 Orang, Probable (PDP) 9 Orang, Suspect (ODP) 2.214 Orang. Adapun pasien suspect yang tidak menunjukkan gejala yang signifikan (Asymptomatic / Orang Tanpa Gejala) sebanyak 12.663 Orang.

"Untuk Kecamatan yang masih tinggi terkait kasus Covid Aktif adalah Kecamatan Cimahi Selatan. Khusus selama pelaksanaan PPKM dalam 10 hari terakhir ini, jumlah pasien meninggal sebanyak 4 orang," paparnya.

Berkenaan dengan proses pelaksanaan Vaksinasi bagi tenaga kesehatan, pihaknya memastikan akan melakukan penyuntikan vaksin tahap kedua pada akhir Januari hingga awal Februari 2021 nanti.

“Untuk yang tahap pertama kemarin kan sudah dilaksanakan [penyuntikan] terhadap 1940 tenaga kesehatan dan Forkopimda. Nanti sekitar tanggal 28 [Januari] akan dilaksanakan vaksin kedua termasuk untuk tenaga kesehatan. Untuk nanti berikutnya, mungkin bulan depan itu sasarannya TNI, Polri dan tenaga-tenaga yang sering berada di lapangan, seperti satpol PP, BPBD dan lain sebagainya,” jelas Pratiwi. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Wali Kota Cimahi Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkot Cimahi
  • Danlanud Mus Dampingi Ketua Yasarini Cab Maimun Saleh Resmikan Gapura Paud Angkasa
  • Kalender Events Nusantara Kenduri Riau Digelar di Pekanbaru, Ini Konsep Acaranya
  • Sekdaprov Riau : Infrastruktur Berkualitas Didukung Tenaga Kontruksi Terampil
  • Dewi Ansar jadi Narsum pada Workshop Bunda Literasi Kepri 2022
  • Sekda Adi Hadiri Rapat Forum Penataan Ruang Bersama PT Timah
  • Galakan Wisata HERITAGE, Pemkot Cimahi Launching CIMITAGE Tour 2022
  • Gelar Rapat Evaluasi, Bapeda Rohil Minta Seluruh OPD sampai Tingkat Desa Lakukan Inovasi
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu di Riau
  •  
     
     
    Jumat, 09 Juli 2021 - 18:32:51 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Kawal Distribusi Dana Desa
    Senin, 05 Oktober 2020 - 06:11:55 WIB
    Dua Ahli Kimia Asal Indonesia di AS, Dobrak Stereotipe Gender di Dunia Sains
    Senin, 07 Juni 2021 - 09:26:29 WIB
    Jual Senjata ke KKB Papua, 2 Oknum Polisi Divonis 7 Tahun Penjara
    Rabu, 23 Desember 2020 - 17:04:59 WIB
    Setelah di Lantik Pengurus FPK di Berikan Pembekalan
    Selasa, 21 April 2020 - 11:37:19 WIB
    LAWAN COVID-19
    Vaksinasi dan Microchip Bill Gates
    Rabu, 21 Oktober 2020 - 23:17:54 WIB
    Usai Pembukaan BSMSS Dandim 0620/Kab Cirebon Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi BSMSA
    Sabtu, 26 Juni 2021 - 10:07:18 WIB
    Bupati Kampar Hadiri Rakor Membangun Pemahaman Pengisia Jabatan Pimpinan Tinggi
    Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:52:43 WIB
    Gubernur Riau ajak Pelaku Parekraf dan UMKM Lakukan Promosi Digital
    Kamis, 16 Juli 2020 - 18:20:38 WIB
    Dengan didampingi Danrem 142/Tatag, Pangdam XIV/Hsn Kunjungi Korban Banjir
    Kamis, 19 Agustus 2021 - 11:33:04 WIB
    Perlu Banyak Terobosan Untuk Selesaikan Permasalahan KTMDU
    Senin, 20 Desember 2021 - 13:20:16 WIB
    Pengukuhan Prof. Dr. Agussani, M. AP Sebagai Guru Besar
    Catur Sugeng : Kami Sangat Bangga Putera Kampar Menjadi Guru Besar di UMSU
    Senin, 25 November 2019 - 22:45:14 WIB
    Waspada Kejahatan Cyber, Sebagian Sudah Ditangkap
    Jumat, 20 Agustus 2021 - 13:27:14 WIB
    Ditargetkan Rampung Akhir 2021, Progres Pembangunan Konstruksi Tol Pekanbaru - Bangkinang Sudah 71%
    Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:39:35 WIB
    Dukung Usaha Baru Naik Kelas
    DISDAGKOPERIN Kembangkan Aplikasi COLLACT-CE, Bersama UPI, POLBAN Dan BJB Dorong Pemberdayaan Kopera
    Kamis, 28 April 2022 - 12:56:30 WIB
    Citra Bhakti / Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan kepada para Driver Ojek Online
    Ketua DPRD Jawa Barat Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved