Sehubungan dengan belum meredanya penularan dan pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dari ">
Jum'at, 12 Juli 2024  
 
Evaluasi Pelaksanaan PPKM di Kota Cimahi,
Plt. Walikota : Penyebaran Covid 19 Semakin Menurun

Rahmad | Jawa Barat
Jumat, 22 Januari 2021 - 23:15:48 WIB


TERKAIT:
   
 
CIMAHI SELATAN | TIRASKITA.COM – Sehubungan dengan belum meredanya penularan dan pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dari mulai tanggal 26 Januari 2021 hingga dua minggu setelahnya, yaitu 8 Februari 2021.

Menyikapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi siap untuk mengikuti dan menjalankan kebijakan dari pusat. Sepertinya halnnya pada tahap pertama, nantinya PPKM tahap kedua di Kota Cimahi  akan dilaksanakan dalam bentuk PSBB proporsional sehingga upaya pencegahan penularan Covid-19 bisa berjalan tanpa harus menghentikan aktivitas masyarakat secara keseluruhan.

“Untuk PPKM Kota Cimahi, menurut hasil rapat kabinet terbatas pemerintah pusat tanggal 19 bulan 1 tahun 2021 bahwa Bahwa PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang sampai dengan situasi  kondisi menurun landai. Nah untuk [Kota] Cimahi nanti kalaupun akan diperpanjang mudah-mudahan cepat menurun, cepat landai sehingga tidak ada PPKM lagi ke depannya,” ujar Plt. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana ketika ditemui usai menghadiri Rapat Evaluasi pelaksanaan PPKM selama 10 hari di Kota Cimahi yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kota Cimahi, bertempat di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Jl. Raya Baros, Utama, Kota Cimahi pada Kamis (21/01).

Dikatakan Plt. Wali Kota, berdasarkan Rapat Evaluasi tersebut diketahui bahwa pelaksanaan PPKM selama hampir dua minggu di Kota Cimahi dinilai cukup berhasil dan memuaskan. Hal ini terlihat dari semakin menurunnya angka penyebaran Covid-19 dan jumlah pasien sembuh yang kian meningkat. Pihaknya mengklaim, hal ini bisa terjadi berkat adanya kegiatan pemantauan yang cukup signifikan yang melibatkan petugas Satgas Covid-19 yang dibantu oleh jajaran TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Satuan Linmas dan juga jajaran aparatur kecamatan se-Kota Cimahi.

“Pasien yang sembuh semakin banyak. Sampai saat ini yang meninggal ada 65 orang, 4 orang diantaranya dalam kurun waktu 10 hari terakhir. Biasanya 2 sampai 3 [yang meninggal] dalam satu hari. Alhamdulillah sekarang bisa ditekan. Nah ini menunjukkan bahwa Covid-19 menurun di Kota Cimahi. Ini berkat kesigapan petugas Satgas juga kesadaran masyarakat dalam menaati aturan yang diterapkan selama PPKM di Kota Cimahi,” terangnya.
 
Ditanya soal kondisi kesehatannya pasca dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 beberapa waktu yang lalu, Plt. Wali Kota merasakan tubuhnya dalam kondisi bugas dan tidak merasakan gangguan kesehatan yang berarti. Dirinya berharap kondisi tubuhnya akan terus stabil hingga penyuntikan yang kedua kalinya pada akhir Januari 2021 nanti.

“Pada tanggal 14 Januari 2021 saya bersama Forkompimda di puskesmas Cimahi Tengah sudah mengikuti vaksinasi dan saya yang pertama kali melaksanakan vaksin Covid-19. Alhamdulillah sampai saat ini saya masih dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada efek apapun yang sangat dignifikan. Karena Efeknya hanya ngantuk yah… dua jam setelah itu bangun dan ternyata nafsu makan semakin tinggi. Sampai sekarang makannya lumayan,” aku Ngatiyana.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Pratiwi, mengamini bahwa sejak diberlakukannya PPKM, angka penyebaran maupun kematian di Kota Cimahi alami penurunan.

Disebutkan Pratiwi, dari data terakhir mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kota Cimahi sampai  21 Januari 2021, jumlah total konfirmasi positif mencapai 2.656 Orang. Dari jumlah tersebut, yang masih berstatus positif-Aktif sebanyak 464 Orang, Sembuh  2.127 Orang, Meninggal  65 Orang, Probable (PDP) 9 Orang, Suspect (ODP) 2.214 Orang. Adapun pasien suspect yang tidak menunjukkan gejala yang signifikan (Asymptomatic / Orang Tanpa Gejala) sebanyak 12.663 Orang.

"Untuk Kecamatan yang masih tinggi terkait kasus Covid Aktif adalah Kecamatan Cimahi Selatan. Khusus selama pelaksanaan PPKM dalam 10 hari terakhir ini, jumlah pasien meninggal sebanyak 4 orang," paparnya.

Berkenaan dengan proses pelaksanaan Vaksinasi bagi tenaga kesehatan, pihaknya memastikan akan melakukan penyuntikan vaksin tahap kedua pada akhir Januari hingga awal Februari 2021 nanti.

“Untuk yang tahap pertama kemarin kan sudah dilaksanakan [penyuntikan] terhadap 1940 tenaga kesehatan dan Forkopimda. Nanti sekitar tanggal 28 [Januari] akan dilaksanakan vaksin kedua termasuk untuk tenaga kesehatan. Untuk nanti berikutnya, mungkin bulan depan itu sasarannya TNI, Polri dan tenaga-tenaga yang sering berada di lapangan, seperti satpol PP, BPBD dan lain sebagainya,” jelas Pratiwi. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Audensi FGHP Ke DPRD JABAR Berharap Ada Solusi
  • Lurah Kemantren Cirebon Lakukan Sambang Warga
  • Sekretariat DPRD JABAR Menerima Kunjungan Banggar DPRD Kab Tasikmalaya
  • Harap Pj Walikota Cimahi : Permendagri No 12 Thn 2017 Selektif Dalam Membentuk UPTD
  • Waaah! Dugaan Dana Earmark Rp404 Miliar Hilang, DPN-PETIR Curiga Ada Kendali Pejabat Tinggi Riau
  • Pemkot Cimahi Tingkatkan Efesiensi Dan Efektifitas Dalam Pelayanan Publik
  • NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles bertarung di Rokan Hilir
  • BKPSDMD Kota Cimahi Sosialisasikan Permenpan RB NO 1 Thn 2023 dan PERKA BKN NO. 3 Thn 2023
  • Sekretaris Komisi lll DPRD Jabar Mengapresiasi Upaya Pemprov Dalam Berantas judi online
  •  
     
     
    Selasa, 02 Februari 2021 - 13:34:40 WIB
    Komsos sebagai sarana Kebersamaan Babinsa dengan tokoh Masyarakat Desa
    Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:00:45 WIB
    Wali Kota Cimahi Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkot Cimahi
    Senin, 14 November 2022 - 11:26:33 WIB
    Ratusan Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Gerak Jalan Santai
    Jumat, 21 Juli 2023 - 12:04:08 WIB
    Kunjungi KCD Pendidikan Wilayah III Komisi V Bahas Evaluasi PPDB
    Minggu, 30 April 2023 - 00:21:10 WIB
    Dandim 0620/Kab Cirebon dan Kapolresta Cirebon serta Danyon Arhanud 14 Cek Pospam
    Senin, 14 Juni 2021 - 15:21:48 WIB
    Target 6 Bulan Tuntas, Bupati Sergai Harap Semua Kecamatan Gelar Vaksinasi Massal
    Sabtu, 23 Januari 2021 - 10:05:11 WIB
    Firdaus Ajak Semua Pihak Bersinergi Perangi Covid-19
    Senin, 17 Februari 2020 - 17:58:53 WIB
    Tampilkan Lompat Batu, Pelantikan IKN Meriah
    Bupati Pelalawan Lantik Pengurus IKN Pelalawan Periode 2020-2024 Resmi Dilantik
    Kamis, 18 Februari 2021 - 04:44:44 WIB
    Hak Jawabnya Dinilai Tidak Layak, Kuasa Hukum Korban Lanjutkan ke Dewan Pers
    Selasa, 02 Maret 2021 - 10:21:13 WIB
    Begini Cara Cek Lolos Kartu Prakerja Gelombang 12 Tahun 2021
    Sabtu, 24 September 2022 - 18:37:59 WIB
    Menkuham RI, Yasonna L: Terapkan Prinsip 4L "To Live, To Love, To Learn, To Leave Legacy"
    Minggu, 31 Januari 2021 - 15:45:50 WIB
    Kejatisu Diminta Bongkar Skandal BTN,
    Kejati Sumut Bidik Bank BTN Terkait Kredit Fiktif 39,5 Miliar
    Jumat, 19 Juni 2020 - 16:52:28 WIB
    Dharma Pertiwi Daerah D Koorcab DIY Bagi-bagi Masker Pada Warga Masyarakat
    Rabu, 13 Januari 2021 - 01:44:44 WIB
    Teman Dekat Dibunuh Pakai Parang Mandor, Pelaku Ditangkap Di Sangkunur Tapsel
    Rabu, 11 Maret 2020 - 08:47:39 WIB
    DUGAAN TELAH TERJADI SUAP MENYUAP
    Deddy Handoko Diperiksa KPK, terkait Terima Mobil Mewah dari Wawan. Adik Gubernur Atut
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved