Tujuh daerah di Jawa Barat dipastikan siap menggelar vaksinasi Covid-19 Tahap I Termin I sesuai instruksi pemerintah pusat. Demikian dikemukakan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, usai memimpin konferensi video ber">
Minggu, 03 Maret 2024  
 
Tujuh Daerah di Jabar Siap Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap I

Rahmad | Jawa Barat
Kamis, 14 Januari 2021 - 16:09:20 WIB


TERKAIT:
   
 

KOTA BANDUNG | TIRASKITA.COM - Tujuh daerah di Jawa Barat dipastikan siap menggelar vaksinasi Covid-19 Tahap I Termin I sesuai instruksi pemerintah pusat. Demikian dikemukakan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, usai memimpin konferensi video bersama tujuh daerah dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/01/2021).

Ridwan Kamil berpesan agar tujuh daerah ini menerapkan petunjuk teknis manajemen vaksin Covid-19 dan logistik lainnya dengan baik agar vaksinasi berjalan aman, lancar dan sukses.
"Jabar harus menjadi daerah yang tersukses melakukan vaksinasi, harus menjadi yang terbaik. Provinsi siap bantu kalau daerah butuh tenaga, (bantuan) teknis, dan lain-lain," katanya.

Ridwan Kamil, yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa  Barat menyatakan, harus dipastikan  proses pengangkutan vaksin sesuai prosedur, terutama suhu di 2-8 derajat Celcius, serta jangan sampai penyuntikan vaksin ini tidak efektif.

"Kepala daerah dan sekda juga minimal cerewet sampaikan pesan, vaksin itu aman dengan izin darurat dari BPOM dan sudah ada fatwa halal dari MUI," ucapnya.

Sementara itu, enam Daerah di Jawa Barat yang siap mulai vaksinasi Covid-19 Tahap I, yaitu Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat akan menggelar vaksinasi serentak mulai pukul 09.00 WIB pada Kamis, (14/01/2021), sementara Kota Bekasi akan memulai vaksinasi pada Jumat, (15/01/2021).

Adapun Jawa Barat mendapat alokasi 97.080 dosis vaksin Sinovac dari total 1,2 juta dosis yang disiapkan pemerintah pusat di Tahap I Termin I Januari 2021. Rinciannya, Kota Bandung mendapat 25.000 vial, Kota Bekasi 14.060 vial, Kota Bogor 9.160 vial, Kota Depok 11.140 vial, Kota Cimahi 3.880 vial, Kab. Bandung Barat 3.960 vial, dan Kab. Bandung 7.560 vial. Sebanyak 22.320 vial sisanya disimpan di gudang provinsi.

Sesuai arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, selain target sasaran utama yakni SDM Kesehatan di fasyankes, vaksin perdana juga diberikan kepada 10 pejabat publik esensial.

Dari lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum akan menjadi orang pertama yang divaksin, disusul Kapolda Jabar Irjen Pol. Ahmad Dofiri dan sejumlah tokoh agama dan masyarakat, termasuk Herru Joko dari Viking Persib Club, pada Kamis (14/01/2021) pukul 09.00 WIB di RSHS Bandung.

Selain itu, dalam pertemuan virtual itu, Kang Emil pun menekankan pentingnya edukasi terhadap tenaga kesehatan, warga, maupun kepala daerah di kabupaten/kota selain tujuh daerah penerima vaksin Tahap I Termin I.

"Tujuh daerah ini didahulukan sesuai daftar kiriman dari pemerintah pusat. Itu kewenangan pusat. (Kabupaten Karawang) sudah lima minggu (Zona Merah), kenapa tidak diprioritaskan, saya mohon maaf karena kewenangan menunjuk tujuh daerah belum diserahkan ke provinsi. Nanti setelah tujuh daerah ini, baru seluruh Jabar di Termin 2 karena akan dievaluasi dulu plus minus seperti apa untuk jadi pembelajaran daerah lain," imbuhnya.

Ridwan Kamil menyatakan, mereka yang belum dapat vaksin, bukan berarti tidak penting, tetapi memang alokasi terbatas sehingga didahulukan mereka yang paling depan (tenaga ksehatan). Pejabat pun simbolis, setelah 10 (pejabat publik/tokoh) itu tidak ada lagi penyuntikan tokoh masyarakat.

"Jangan sampai terdengar ada tokoh masyarakat meminta divaksin, ambil jatah SDM Kesehatan," tegasnya.

Ridwan Kamil berharap, agar pelaksanaan vaksinasi perdana di Jawa Barat berlangsung sukses dan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar se-Indonesia ini bisa menjadi contoh terbaik secara teknis hingga komunikasi publik.

"Kepada seluruh elemen masyarakat, dari ibu-ibu hingga public figure, dari pejabat hingga tokoh agama untuk bersama-sama menggaungkan kampanye peduli atau mendukung vaksinasi, salah satunya dengan simbol "V" di tangan merujuk kata "vaksinasi/vaksin", ujarnya.

Ridwan Kamil mengatakan, Jawa Barat memunculkan semangat mendukung vaksin dengan simbol 'V' dan akan banyak foto-foto kami melakukan ini (simbol V di tangan), dimana V yang dimaksud bukan angka dua, tetapi V selebar-lebarnya yang artinya mendukung vaksinasi, semoga ini menjadi trend bela negara menyemangati semua orang.

"Untuk itu, kami juga mengajak public figure dan influencer untuk bersama-sama bela negara, melindungi diri, keluarga, dan negara (dengan divaksin). Karena mereka yang menolak itu bisa masuk kategori membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar," tuturnya.

Ridwan Kamil berpesan, kepada masyarakat Jawa Barat untuk tetap disiplin menjaga kesehatan meski vaksin telah hadir menjadi salah satu solusi menghentikan pandemi global Covjd-19 di Tanah Air.

"Jangan euforia meski sudah disuntik vaksin, jangan euforia sudah bebas dari pandemi Covid-19," pungkasnya. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pj Gubernur Riau, Hadir di Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024
  • Harvesting BBI/BBWI Riau Akan Digelar Juni 2024 Mendatang
  • Pembukaan Kejuaraan Olah Raga Tingkat Pelajar Di Buka Pj Wali Kota Cimahi
  • Terapkan e-MTQ, Plt Kakanwil Kemenag Riau Apresiasi Pelaksanaan MTQ di Kampar
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Baznas Award 2024
  • Humas Miliki Kontribusi Besar Dalam Program dan Kinerja Kemenag
  • Raih IKPA Terbaik Se Provinsi Riau, Plt Kakanwil Kemenag Apresiasi MTsN 1 Pelalawan
  • Operasi Pasar Di Kota Cimahi Untuk Menyikapi Harga Beras Yang Semakin Meroket
  • Pola Konsumsi Masyarakat Cimahi, Bisa Mensosialisasikan B2SA
  •  
     
     
    Selasa, 21 Desember 2021 - 11:30:30 WIB
    Mengatasi Kejenuhan Menjalani Rehabilitasi Narkoba
    Jumat, 01 April 2022 - 09:57:28 WIB
    Koramil 0620-10/Lemahabang, Lakukan Komunikasi Sosial Dengan Komponen
    Sabtu, 28 Agustus 2021 - 11:26:19 WIB
    Menlu Inggris Murka Usai 2 Warganya Tewas dalam Serangan Bom di Kabul
    Minggu, 03 Mei 2020 - 07:40:35 WIB
    TNI/POLRI PASTIKAN SELAMA PADEMI KAMTIBMAS AMAN
    Jumat, 19 Maret 2021 - 10:47:25 WIB
    KPK Sita Rekening Koran Betty Elista terkait Kasus Edhy Prabowo
    Senin, 27 Juli 2020 - 15:10:46 WIB
    LAWAN COVID-19
    Alhamdulillah, Rapid Tes Seluruh Pegawai Diskominfo dinyatakan Negatif
    Jumat, 19 Februari 2021 - 08:57:43 WIB
    Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan, Rektor Unjani Kunjungi Seskoau
    Sabtu, 16 Juli 2022 - 07:56:07 WIB
    Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Bina Kusuma Lancang Kuning, Ini Sasarannya
    Sabtu, 25 April 2020 - 22:45:11 WIB
    BPK RI Temukan Dugaan Penggelapan Pajak Sejak 2010 - 2013
    Dugaan Korupsi PD Pasar Manado Tahun 2013-2014
    Jumat, 14 April 2023 - 22:48:23 WIB
    Momen Jum'at Curhat, Kapolsek KPC, Dengar Aspirasi Masyarakat
    Senin, 08 Februari 2021 - 14:06:04 WIB
    Bekerjasama Dengan Human Initiatif Riau,
    STIKES Hang Tuah Galang Dana untuk Korban Bencana Kalimantan Selatan Dan Sulawesi Barat
    Selasa, 03 Mei 2022 - 11:07:01 WIB
    Hepatitis akut: Tiga anak meninggal di Jakarta, mengapa disebut 'penyakit misterius' ???
    Selasa, 30 Maret 2021 - 13:49:28 WIB
    LAN Bengkalis Diterima Oleh Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso
    Jumat, 03 April 2020 - 19:03:14 WIB
    Disinfektan di Kantor Wartawan IWO Guna Cegah Covid-19
    Personel Polres Inhil, Semprotkan Cairan Disinfektan Ke Kantor IWO
    Senin, 22 Februari 2021 - 07:45:09 WIB
    Polsek Tapung Hilir Tangkap Seorang Pengedar Shabu di Desa Tapung Makmur
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved