Sabtu, 20 08 2022  
 
Pemda Provinsi Jabar Dukung Swab Test di Kawasan Industri MM2100

Riswan L | Jawa Barat
Jumat, 04 Desember 2020 - 12:11:45 WIB


TERKAIT:
   
 
Bekasi | Tiraskita.comPemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi dan Forum Komunikasi Koordinasi Sumber Daya Manusia (FKKSM) MM2100 menggelar swab test di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/12/2020).

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, swab test di kawasan industri merupakan kolaborasi sejumlah pihak. BNPB menyediakan perlengkapan swab test. Sedangkan, tenaga medis berasal dari Satgas Penanganan COVID-19 Jabar dan Kabupaten Bekasi. 

“Ini logistiknya, alat tesnya kita dapat dari BNPB melalui pengadaan 12.000 alat tes. Tenaga kesehatannya ini dari Satgas Kabupaten bekerja sama dengan Satgas Provinsi,” kata Daud. 
Menurut Daud, TNI/Polri pun turut terlibat dalam pengetesan tersebut. Mereka bertugas mengamankan jalannya pengetesan. 

Selain untuk memutus mata rantai penularan dan mencegah munculnya klaster industri, pengetesan bertujuan memastikan pekerja dalam keadaan sehat. Setelah Kawasan Industri MM2100, Satgas Penanganan COVID-19 Jabar akan menggelar tes di kawasan industri lainnya.

“Di sini pihak TNI dan Polri bersama-sama ikut mengamankan ini dan kedepannya kita akan terus berkolaborasi untuk bisa melakukan testing-testing yang lebih banyak lagi,” ucapnya. 

“Nanti kita akan ke kawasan industri di Subang, minggu depan ada di Jababeka, mungkin kita ke kawasan-kawasan lain. Sementara ini kita (fokus) di industri, nanti juga akan ke segmen yang lain,” imbuhnya. 

Wakil Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Letkol Asep Sugiharto mengatakan, swab test kali ini digelar untuk menindaklanjuti adanya beberapa kerumunan yang melibatkan karyawan pabrik. 

“Kegiatan tes swab di kawasan industri yang saat ini dilakukan sebenarnya langkah dari pemerintah setelah adanya kerumunan masa beberapa waktu yang lalu. Seperti demonstrasi dan kerumunan lainnya,” kata Asep. 

Adapun sasaran swab test kali ini adalah karyawan yang ikut dalam demonstrasi dan karyawan yang keluarganya positif COVID-19. Dengan begitu, swab test akan tepat sasaran dan berdasarkan data yang valid. 

Selain itu, kata Asep, pihaknya akan fokus melakukan pengetesan dan pelacakan kontak di klaster pondok pesantren, klaster rumah tangga, dan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. 

“Jadi ini ada enam klaster prioritas, salah satunya adalah karyawan di klaster industri. Kemudian kedepan juga Pilkada sedang kita rapid test, kemudian ada pondok-pondok pesantren, klaster rumah tangga, dan klaster lainnya,” katanya. 

“Sasaran (tes swab masal) terpilih. Siapa saja yang prioritas kemarin ikut demo atau pada saat dia di rumah ada yang terpapar positif, jangan sampai dari rumah terbawa ke pabrik mengontaminasi seluruh pabrik. Jadi semuanya based on data,” imbuhnya. 

Ketua Forum Komunikasi Koordinasi Sumber Daya Manusia (FKKSM) Kawasan Industri MM2100 yang juga ketua penyelenggara swab test, Vidi Christianto, melaporkan bahwa swab test kali ini melibatkan 72 perushaan dan 13.000 karyawan. 

Rencananya, kata Vidi, swab test masif ini akan digelar selama satu pekan, sehingga dalam sehari pihaknya akan mengetes sekitar 2.200 karyawan.

“Kegiatan ini awalnya diikuti oleh 72 perusahaan, dan totalnya ada sekitar 13.000 (peserta). Namun untuk awal kick off ini kita melibatkan kurang lebih sekitar 28 perusahaan, dengan total peserta sekitar 2.200, dan harapannya dari sini kita bisa tracing untuk klaster industri,” kata Vidi. 

Vidi mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi dalam melakukan pelacakan kontak erat manakala ada karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19. 

“Kita bekerja sama juga dengan Satgas Kabupaten Bekasi, kita juga sudah data berdasarkan perusahaan, tempat tinggal, kelurahan. Di situ, kita akan tracing nanti. Jadi dari data ini, Dinkes akan follow up ke rumah-rumahnya. Kalau kita dari perusahaan akan tracing di internal perusahaan masing-masing,” jelasnya. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Lagi-lagi Guru Bersertifikasi Mengabdi 20 Tahun Dipecat Yayasan Kalam Kudus. Apakah ini Diskriminasi
  • Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Prov. Jaba
  • Arahan Terbaru Kapolri ke Jajaran: Raih Lagi Kepercayaan Publik Dan Hindari Pelanggaran
  • Jokowi: "Kejaksaan Menunjukan Taringnya Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi Besar"
  • 45 Pengacara Dari GPSH Siap Dampingi Keluarga Perwira TNI Dibunuh Brutal Pengusaha Aseng
  • Keren... 6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB
  • DISDAGKOPERIN Kembangkan Aplikasi COLLACT-CE, Bersama UPI, POLBAN Dan BJB Dorong Pemberdayaan Kopera
  • DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar
  • Oknum Polisi Di Nias Ditangkap Jual Sabu Pesan Dari Pekanbaru, Siapa Ya Bandarnya ?
  •  
     
     
    Jumat, 18 Februari 2022 - 08:53:14 WIB
    Mantan Ketua DPRD Kota Cimahi Diduga Tidak Memahami Studi Komporatif Wartawan Yang Dia Gagas Sendiri
    Jumat, 18 Desember 2020 - 17:19:25 WIB
    Oknum Polisi Awalnya Makai, Akhirnya Jadi Pengedar
    Anggota Polisi Sebaiknya Jangan Pakai Narkoba, Apapun Alasannya
    Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:43:35 WIB
    ODP di Riau Mencapai 4.434 Orang, Alat Rapid Test Corona Belum Tersedia
    Selasa, 30 November 2021 - 09:49:38 WIB
    HUT PGRI ke 76 dan HGN Tahun 2021 di Kabupaten Tapanuli Tengah Berjalan Sukses dan Meriah
    Bupati Kembali Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Masyarakat Tapteng
    Senin, 18 Januari 2021 - 09:57:32 WIB
    FPK Riau Tinjau Usaha Keramba Ikan Danau PLTA dan Kampung Patin
    Sabtu, 06 Maret 2021 - 07:17:28 WIB
    Kesal Suami Selalu Minta Dilayani, Istri Bacok Pakai Kaampak
    Jumat, 31 Juli 2020 - 19:13:32 WIB
    Idul Adha 1441 H, Pemkab Kampar Serahkan 29 Ekor Sapi Qurban
    Selasa, 13 Juli 2021 - 09:38:13 WIB
    Danramil 07/Alasa dan Babinsa Koramil 07/Alasa Memonitoring Penyaluran BLT
    Selasa, 29 September 2020 - 11:58:39 WIB
    Wali Kota Pekanbaru : 500 RW Lagi Retribusi Sampah Belum Optimal dan Terpantau
    Senin, 05 Oktober 2020 - 11:26:11 WIB
    Sinergi Untuk Negeri
    Kapolda Banten dan PJU, Kunjungi Kediaman Danrem 064/MY Berikan Surprise HUT TNI Ke-75
    Rabu, 25 Mei 2022 - 10:57:01 WIB
    Kasus Peristiwa Tindak Pidana di Apartemen Grand Center Point, Vonis Tertunda Hingga 4 Kali Sidang ?
    Selasa, 07 Juni 2022 - 17:36:47 WIB
    Anggota Dprd Jabar Drs KH Tetep Abdulatip, 4 pilar Kebangsaan
    Kamis, 10 Desember 2020 - 12:45:02 WIB
    Gubernur Ridwan Kamil Apresiasi Pencoblosan di Kabupaten Bandung
    Selasa, 21 September 2021 - 15:10:54 WIB
    Pangdam XIII/Merdeka Buka Kegiatan Bimnis Ketatalaksanaan Binter dan Sisrendal Binter
    Jumat, 14 Januari 2022 - 13:19:04 WIB
    Legislator Desak Pemerintah Perhatikan Tata Kelola DMO Batu Bara Yang Baik
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved