Selasa, 09 Maret 2021  
 
Ridwan Kamil Hadiri Pemancangan Bambu Runcing di Pusara KH. Muhyiddin

| Jawa Barat
Kamis, 12 November 2020 - 15:40:08 WIB
Subang | Tiraskita.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghadiri upacara pemancangan bambu runcing di Pusara KH. Muhyiddin di Pesantren Pagelaran, Kabupaten Subang, Rabu (11/11/20). KH. Muhyiddin atau Mama Pagelaran merupakan pendiri Pesantren Pagelaran dan pejuang kemerdekaan.

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengatakan, ada tiga nilai kehidupan yang selalu diajarkan KH. Muhyiddin, dan dapat diterapkan masyarakat Jabar. Pertama adalah keikhlasan. KH. Muhyiddin memiliki semangat untuk mengejar ridho Allah SWT.

"Segala sesuatu itu harus dengan keikhlasan. Di mana ia hanya mengejar ridho Allah bukan ingin namanya disebut, bukan ingin jabatan, bukan ingin kekuasaan, semata-mata karena mencintai negara. Itu adalah sebagian dari iman, sehingga dilandasi yang namanya keikhlasan,” kata Kang Emil.

Nilai kedua adalah islah atau perdamaian. Menurut Kang Emil, KH. Muhyiddin selalu menekankan untuk mencari solusi saat perselisihan hadir, dan mencari kesamaan di antara perbedaan.

"Di media sosial saat ini, banyak yang bertengkar karena perbedaan politik. Kita harusnya meneladani amanat KH. Muhyiddin untuk mencari kesamaan dari perbedaan, mencari solusi dari perkara yang bisa diselesaikan dengan musyawarah," ucapnya.

Nilai kehidupan terakhir yang diajarakan KH. Muhyiddin adalah kehati-hatian.

"Dalam setiap langkah kita, supaya tidak terjerumus dalam kemudaratan, tapi selalu menjaga garis lurus kemaslahatan, dan lain-lain,” kata Kang Emil.

“Itulah tiga pesan yang kalau kita terjemahkan kepada kita sebagai generasi baru, mari bela negara dengan ikhlas. Jangan bertengkar dengan sesama bangsa sendiri. Mari cari solusi, dan mari hati-hati dalam setiap mengambil tindakan,” imbuhnya.

Selain itu, Kang Emil mengatakan bahwa penghargaan berupa pemancangan bambu runci merupakan inisiasi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Jabar, dan Pemuda Panca Marga (PPM).

“Ini inisiatif dari institusi yang terkait dengan kepahlawanan, yaitu LVRI, DHD 45, dan PPM. Yang memberikan sebuah penghormatan yaitu pemasangan bambu runcing di makam Almarhum KH. Muhyiddin sebagai simbol pengakuan terhadap perjuangan dari beliau selama kemerdekaan,” ucapnya.

Sebagai cucu dari KH. Muhyiddin, Kang Emil beserta keluarga mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurut ia, banyak ulama di Jabar yang berjuang dengan keikhlasan.
Akan tetapi, sebagai generasi penerus, perlu memahami dan mengetahui, serta berkewajiban untuk menghormati dan memuliakan para pejuang yang telah memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajah.

“Kami sangat-sangat mengapresiasi, tapi kami tidak mau menginisiasi, karena nasihat dari kakek kami ini semuanya adalah keikhlasan. Jadi, kalau ada setitik inisiatif dari keluarga kami akan merasa akan mengkhianati nilai yang disampaikan,” katanya.

“Maka mau dikasih Pahlawan Nasional atau tidak, kalau iya kami sangat bersyukur karena itu haknya, kalaupun tidak kami tidak akan memaksa, karena harus datang dari keikhlasan negara kepada pejuangnya,” tambahnya.

KH. Muhyiddin lahir di Garut pada 1878. Dalam dakwahnya, KH. Muhyiddin selalu mengajak rakyat untuk menantang penjajahan pemerintahan Kolonial Belanda, sehingga Mama Pagelaran ini sempat ditawan pada 1939.

Setelah proklamasi kemerdekaan KH. Muhyiddin membentuk pasukan Hizbullah Pagelaran yang terdiri dari santri, alumni santri, jamaah pengajian, dan masyarakat Subang. Pasukan Hizbullah pun ikut terlibat dalam penyergapan konvoi tentara NICA di Ciater bersama BKR kala itu.

Tak hanya itu, KH. Muhyiddin juga pernah memimpin pasukan yang lebih besar dan bermarkas di Ciwakari bersama BKR yang dipimpin Kolonel Sukanda Manggala Brata. Dalam salah satu pertempuran pun putra dari KH. Muhyiddin gugur sebagai syuhada.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Plt. Walikota : Sesuai Intruksi Mendagri dan Gubernur
  • Pemkot Gelar Forum Perangkat Daerah untuk Penyusunan RKPD Tahun 2022
  • Menkumham Lakukan Pergantian Kakanwil, Kemenkumham Aceh
  • Babinsa Koramil 07Alasa Kodim 0213/Nias dan Babinkamtibmas melaksanakan Komsos di Kec. Tugala Oyo
  • Tragis! Kuda Nil di Taman Safari Bogor Dikasih Makan Sampah
  • Polri Beberkan 4 Alat Bukti Dasar Penetapan Tersangka Habib Rizieq
  • Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT
  • Rakor Karhutla dengan Gubri, Bupati Alfedri Bantah Ada 5 Hotspot di Siak
  • Bupati Harris Minta Barang di Rumah Dinas Jabatan Diinventarisir
  •  
     
     
    Kamis, 05 November 2020 - 09:16:34 WIB
    DEMO BURUH DI DPRD KOTA CIMAHI, TUNTUT KENAIKAN UPAH MIN KOTA CIMAHI
    Senin, 13 Januari 2020 - 03:00:56 WIB
    Jadi The Leading Indonesia’s Airport Company, Ini Target PT Angkasa Pura II Pada 2020
    Jumat, 04 September 2020 - 12:27:43 WIB
    Babinsa Koramil 2004/Losari Kodim 0620/Kab Cirebon, Dampingi Pembelajaran Jarak Jauh Para Pelajar
    Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:04:47 WIB
    Sergap Seorang Pelaku Saat Akan Transaksi Narkotika Jenis Sabu
    Senin, 18 Mei 2020 - 19:56:47 WIB
    Pernyataan Resmi Kadispenad Terkait Penyalahgunaan Media Sosial oleh Istri
    Senin, 14 Desember 2020 - 12:43:22 WIB
    Ingin Melerai, Pria di Nias Tewas Dikeroyok
    Kamis, 25 Februari 2021 - 19:19:48 WIB
    3 Pelaku Narkoba Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tapung Hulu
    Senin, 08 Maret 2021 - 18:01:32 WIB
    Tragis! Kuda Nil di Taman Safari Bogor Dikasih Makan Sampah
    Minggu, 17 Mei 2020 - 20:43:12 WIB
    LAWAN COVID-19
    Disorot KPK dalam Penanganan Covid-19 Empat Titik Rawan Korupsi
    Rabu, 01 April 2020 - 16:52:26 WIB
    Bersinergi Melaksanakan Kegiatan Penyemprotan Disinfektan Untuk Menangani Virus Corona
    PENDAM IV/DIP DAN WARGA BINAAN BERSINERGI CEGAH VIRUS CORONA
    Selasa, 03 Maret 2020 - 18:56:45 WIB
    Kapolri Jenderal Idham Azis membuka Pendidikan Perwira Polri
    Buka Sekolah Perwira, Kapolri Lulus Jadi Agen Perubahan di seluruh Lini Republik
    Selasa, 26 Mei 2020 - 08:13:23 WIB
    LAWAN COVID-19
    BLT Covid-19 Untuk Warga Desa Sei Belutu Diduga Tak Tepat Sasaran
    Senin, 16 November 2020 - 14:44:50 WIB
    Pelaku Ekonomi Kreatif Keluhkan Urus PIRT
    Kamis, 21 Mei 2020 - 09:30:10 WIB
    PERJALANAN MENTERI KEMENKUHAM MENITI KARIR
    Yasonna Laoly, Wajah Nias Batak, Ayahnya Pernah Dagang Minyak Goreng
    Selasa, 21 Juli 2020 - 08:34:37 WIB
    Ruas Tol di Aceh dan Sulut Siap Beroperasi Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved