Kamis, 01 Oktober 2020  
 
LAWAN COVID-19
Pemulihan Pasca-Pandemi Covid-19 Prioritas Dalam KUPA-PPAS

Riswan L | Jawa Barat
Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:41:30 WIB
KOTA BANDUNG, Tiraskita.com - Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 dan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2021 kepada anggota DPRD Jawa Barat di Ruang Rapat Paripurna.

Gubernur mengatakan, KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021 disusun berdasarkan prioritas pembangunan provinsi, dimana salah satu prioritas pembangunan Jabar pada 2021 adalah percepatan penanganan dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan akibat pandemi Covid-19.

"Pemenuhan terhadap Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) seiring dengan proyeksi pemulihan pascapandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai dengan tahun 2021," kata Gubernur, dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Rabu (12/8/2020

Menurut Gubernur, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus berupaya untuk memulihkan ekonomi yang terpukul akibat pandemi Covid-19 dengan mengakselerasi pembangunan.

"Kebijakan belanja daerah tahun 2020 dan tahun 2021 diupayakan dengan pengaturan pola pembelanjaan yang akuntabel, proporsional, efisien dan efektif," ucapnya.

Gubernur menyatakan, penyusunan rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021 mengacu pada Peraturan Menteri  Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, Permendagri Nomor 33 Tahun 201 serta Permendagri Nomor 64 Tahun 2020.

"Perubahan APBD perlu dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi prioritas pembangunan daerah, kerangka ekonomi daerah dan keuangan darah, rencana program dan kegiatan tahun berkenaan, dan atau keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun anggaran sebelumnya yang harus digunakan untuk tahun berjalan. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah," tuturnya.

Gubernur menambahkan, perubahan APBD 2020 disusun karena terjadi perubahan kerangka ekonomi daerah yang salah satunya penyesuaian target ekonomi, dari proyeksi 5,5 persen hingga 5,9 persen menjadi minus 2,1 persen sampai 2,3 persen.

"Penurunan target ekonomi sebab utamanya karena adanya wabah Covid-19 yang telah melanda dunia saat ini," imbuhnya.

Gubernur menegaskan bahwa pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah, menjadi faktor lain yang melandasi penyusunan rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA-PPAS APBD Tahun 2021.

"Harapannya dengan proses tahun jamak (multi years) akan mempercepat proses penyelesaian kegiatan dan kebermafaatannya dapat segera dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Polisi Cetak Buku Rekening 'Gendut' Cleaning Services Kejagung
  • Arab Saudi Susun Teknis Umroh, Ini Penjelasannya
  • Oknum Polisi Terbangkan Heli Bubarkan Demo, Kapolri : Kalau Boleh 'Ingin Tempeleng'
  • Tolak Omnibus Law, FSP RTMM : Berdampak Pada Turunnya Kesejahteraan Pekerja Indonesia
  • BLT Pekerja Tahap II, Kadisnakertrans Riau : Masih Dalam Proses
  • Tersangka Kasus Rapid Test Bandara Dua Kali Lecehkan Korban
  • Menlu Retno Tekankan Dukungan Indonesia bagi Palestina
  • Hasil Uji Klinis Vaksin Corona Dilaporkan ke BPOM Awal 2021
  • 7 Pegawai Positif Corona, Disdukcapil Pekanbaru Tawarkan Dua Opsi Pengambilan KTP
  •  
     
     
    Kamis, 25 Juni 2020 - 17:08:20 WIB
    Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Polda Riau Gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Penanganan Karhutla
    Jumat, 10 Juli 2020 - 08:42:05 WIB
    Wapres RI Apresiasi Kesiapan Jabar Gelar Sekolah Tatap Muka
    Kamis, 14 Mei 2020 - 08:06:46 WIB
    Bajing Loncat Dilumpuhkan dengan Timah Panas
    Selasa, 07 Juli 2020 - 18:19:48 WIB
    Kompol Viktor Ziliwu: Pengamanan Dan Pencegahan Mengedepankan Kepolisian Modren
    Jumat, 17 Juli 2020 - 19:13:07 WIB
    Tiga Bulan Jadi Kurir Sabu, Sekeluarga Diciduk Polsek Teluk Mengkudu
    Rabu, 20 Mei 2020 - 14:17:55 WIB
    Menari-Nari Diatas Penderitaan Rakyat
    “Hukum Mandul”, Puluhan Mahasiswa Terus Demo Persoalkan Korupsi Dana Bansos Covid-19
    Jumat, 04 September 2020 - 08:03:10 WIB
    Ijazah Ketua BPD Terpilih , Diduga Palsu
    Senin, 11 Mei 2020 - 06:58:24 WIB
    KABAR DUKA KELUARGA BESAR TDNI AD
    Mantan Panglima TNI, yang Juga Mantan Kasad, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso Tutup Usia
    Senin, 27 Juli 2020 - 15:26:05 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kasmarni : Kedisiplinan Masyarakat Kunci Memutuskan Penyebaran Covid-19
    Minggu, 27 September 2020 - 22:04:35 WIB
    Luhut Minta Produksi Obat Covid-19 Dipercepat, Ini Jawaban Terawan
    Selasa, 21 April 2020 - 11:32:03 WIB
    Demas Paulus Mandacan
    Bupati Manokwari meninggal dunia
    Senin, 27 Juli 2020 - 14:35:29 WIB
    Danrem 072/Pmk Yogyakarta, Tinjau Pelaksanaan TMMD Reg-108 Kodim 0729/Bantul
    Kamis, 26 Maret 2020 - 12:49:15 WIB
    Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI)
    Pernyataan Sikap HIMNI “Bersatu Cegah Penyebaran Virus Covid-19”
    Selasa, 14 Juli 2020 - 10:27:49 WIB
    Gubernur Jabar Sebut Tiga Rumus Pariwisata Aman di Masa AKB
    Senin, 29 Juni 2020 - 12:41:14 WIB
    Koalisi Tetap Kerja Dan Terus Bekerja
    Koalisi Kampar Maju : Dukung Penuh Program Catur Yang Pro Rakyat
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved