Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:08:19 WIB
Pekanbaru, Tiraskita.com - Aksi kriminalitas jalanan kembali memakan korban. Seorang pria bernama Samin bersama anak kandungnya, Tio Titan Tridana, menjadi korban penusukan oleh orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa berdarah ini terjadi di sebuah warung air kelapa miliknya di Jalan Hangtuah, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Rabu (24/6) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Akibat serangan senjata tajam tersebut, kedua korban mengalami luka tusuk yang cukup serius. Warga sekitar langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan perawatan medis dari tim dokter.
Kronologi Penganiayaan di Warung Kelapa
Kejadian bermula saat Samin mendatangi warung kelapa miliknya sekitar pukul 00.00 WIB. Saat tiba di lokasi, ia terkejut melihat kondisi tempat usahanya sudah berantakan dengan kaca yang pecah berantakan. Sekitar satu jam kemudian, seorang pria misterius datang berjalan kaki ke lokasi sambil menggenggam sebilah pisau kecil.
Tanpa basa-basi, pelaku langsung terlibat perkelahian dengan Samin. Pria tidak dikenal tersebut menusuk punggung sebelah kiri serta lengan kanan Samin. Melihat sang ayah mendapat serangan bertubi-tubi, Tio Titan Tridana langsung bergerak maju untuk melerai dan melindungi ayahnya.
Namun, pelaku yang gelap mata justru berbalik menyerang Tio. Akibatnya, Tio menderita luka tusuk pada bagian leher belakang bawah serta luka robek di kepala bagian samping kanan. Usai melukai kedua korban, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Aparat kepolisian dari Polsek Kulim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan dari masyarakat. Petugas langsung mengamankan TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi.
Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni menjelaskan bahwa jajarannya sudah bersiaga sejak malam kejadian untuk membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit sekaligus memulai langkah penyelidikan.
"Anggota dari tadi malam sudah berada di TKP dan membantu membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," kata Didi.
Meskipun pihak keluarga korban belum membuat laporan resmi ke kantor polisi, Korps Bhayangkara menegaskan tidak akan tinggal diam dan tetap mengusut tuntas kasus penganiayaan berat ini.
Kanit Reskrim Polsek Kulim Taufik Hidayat menegaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku penusukan kini menjadi prioritas utama timnya di lapangan.
"Sampai saat ini memang belum ada laporan resmi dari pihak korban, namun kami sudah menindaklanjuti kejadian tersebut. Kami sedang memaksimalkan penyelidikan di lapangan dan melakukan upaya pengejaran intensif untuk segera mengungkap identitas serta menangkap pelaku," ujar Taufik Hidayat saat memberikan konfirmasi mengenai penanganan kasus tersebut.
Komentar Anda :