<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Menjadi Perhatian Seluruh Dunia
Dibully..........Bocah Penjual Jalangkote, Kini Dapat Beasiswa dan Motor dari Gubernur
Selasa, 19 Mei 2020 - 15:28:26 WIB

TERKAIT:
 
  • Dibully..........Bocah Penjual Jalangkote, Kini Dapat Beasiswa dan Motor dari Gubernur
  •  

    Sulawesi Selatan, Tiraskita.com - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah turut menyoroti kasus Bully yang menimpa Bocah Penjual Jalangkote atau jajanan.

    Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menghadiahkan motor dan beasiswa selama tiga tahun kepada Rizal, Bocah Penjual Jalangkote yang jadi korban Bully, Selasa (19/5/2020).

    “Rizal menjadi perhatian, seluruh dunia, nah ini saya kasih motor untuk mengantar Jalangkote,” ujar Nurdin dikutip Warta Kota dari akun instagram @makassar_iinfo.

    Diketahui, Rizal baru-baru ini ramai diperbincangkan.

    Media sosial tengah dihebohkan dengan video Rizal di-Bully habis-habisan oleh sejumlah pemuda.

    Selain dari Gubernur Sulawesi Selatan, nasib Bocah Penjual Jalangkote ini juga mendapat perhatian dari Sekretaris pribadi Menhan Prabowo Subianto, Rizky Irwansyah.

    Sejak awal kasus ini beredar, Rizky sudah memberi perhatian lebih pada kasus yang menimpa Rizal.

    Melalui media sosial Instagram miliknya, @rizky_irwansyah, Rizky juga menjelaskan akan mengawal kasus Bully yang dialami Rizal hingga selesai.

    bahkan, Rizky Irwansyah meminta tim untuk memastikan kasus Rizal ini berjalan sesuai prosedur hukum.

    "Kasus pembullyan sudah di proses dan kami kawal oleh tim kami, kami memastikan agar hukum berjalan sesuai prosesur" tulis @rizky_irwansyah pada kolom komentar.

    Rizky Irwansyah juga memberi update terbaru tentang keluarga Rizal.

    Korban dan keluarga saat ini telah ditangani dengan penanganan terbaik.

    Sementara, pelaku juga telah diproses sesuai hukum.

    Bahkan beredar kabar jika Rizky Irwansyah memberikan beasiswa pada Rizal hingga tamat SMA.

    Rizky juga terlihat melakukan video call dengan Rizal.

    Kabar tersebut diunggah oleh akun Facebook Aiman Adnan pada laman Facebook miliknya.

    Aiman menuliskan sikap Rizky sama persis dengan bosnya, Menhan Prabowo Subianto.

    Aiman juga menjelaskan Rizky telah memberikan uang tunai untuk Rizal.

    "Persis dengan bosnya Pak Prabowo Subianto, ia langsung sigap menghubungi saya yang kebetulan berada dekat dengan Kabupaten Pangkep untuk meminta ada tim disekitar lokasi yang bisa memastikan bahwa pelaku ditangkap.

    Tidak hanya itu ia juga meminta untuk dapat menyapa langsung korban walupun hanya lewat Video Call, dan memastikan akan memberi bantuan pendidikan kepada korban.

    Jujur saya agak kaget mendengar jumlah yang akan diberi, sejumlah uang tunai dan beasiswa hingga lulus SMA. Dan Ini bantuan pribadi !!!"

    Rizky Irwansyah mendapat ucapan terima kasih dari warganet.

    Sementara itu, polisi langsung turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut dan mengamankan delapan orang yang terkait kasus perundungan.

    Dikutip dari Kompas.com, Kapolsek Marang, Iptu Sofyanto, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan kasus perundungan tersebut.

    Dari delapan orang yang diamankan tersebut, termasuk pula seorang pemuda yang melakukan pemukulan terhadap Rizal.

    “Telah diamankan delapan orang pemuda yang mem-bully hingga memukul Bocah Penjual Jalangkote yang videonya viral di media sosial."

    "Satu di antara dari delapan pemuda itu bernama F (26), warga Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, yang melakukan pemukulan terhadap Bocah Penjual Jalangkote,” ungkapnya.

    Para pelaku perundungan tersebut diamankan ke Mapolres Pangkep, Sulawesi Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

    Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim AJi, mengatakan tersangka utama kasus ini, yakni F (26) terancam hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.

    "Saat ini, ada delapan tersangka yang sudah ditahan di Polres Pangkep. Khusus untuk tersangka utama, diancam dengan Pasal 351 KUHP subsider 80, Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman 3 tahun 6 bulan," jelasnya, seperti diberitakan TribunTimur.com.

    Sementara, pelaku lainnya dikenakan pasal 76C Undang-Undang perlindungan anak.

    Atas perbuatan tersebut, korban Rizal mengalami luka lecet pada pada lengannya.

    Minta Maaf ke Adiknya

    Sampai suatu hari, Rizal pulang ke rumah dan kemudian menciumi adiknya.

    Ia meminta maaf ke adiknya karena sudah tidak ingin berjualan, sehingga tidak lagi bisa membelikannya popok.

    Setelah ditanyai, Rizal enggan mengakui masalah yang sedang dihadapinya, lantaran tidak mau sampai Ibunya khawatir.

    Bahkan, ia berkelit saat ditanyai tentang luka yang ada di lengannya.

    "Kemarin pulang, terus langsung pergi cium adeknya. Sudahnya itu minta maaf sama adeknya karena sudah tidak bisa carikan uang beli popok.

    Mendengar perkataan Rizal, ibunya pun mengaku kaget.

    "Saya sempat tanya, ada apa? tapi ia malah tidak mau menjawabnya dan hanya bilang nanti pi lagi mama menjual ka," ujar Dahlia mengingat apa yang dikatakan Rizal.

    Ia baru mengetahui video anaknya viral setelah diberitahukan oleh tetangganya.

    "Pas saya liat, langsungka teriak - teriak. Tidak bisaka lihat sampai habis, kasihan lihat ada yang jahati begitu anak ku.

    "Saya saja orang tuanya tidak pernah ada yang pukul," katanya sambil membasuh air matanya.

    Sebelum Ibunya melihat video tersebut, Rizal sempat menyuruh menghapusnya, lantaran tidak ingin sampai Ibunya melihat video itu.

    "Waktu Rizal dikasi liat itu video, langsung bilang, janganki kasih liat mamaku, karena nanti kaget baru masuk rumah sakit," tuturnya

    Setelah kejadian itu, Rizal tidak sempat berjualan lagi, bukan lantaran sepedanya yang rusak.

    Karena ia harus memenuhi panggilan di Mapolres Pangkep untuk diminta keterangan sebanyak dua kali.

    Ia juga menemui beberapa orang atau lembaga yang datang untuk memberi bantuan.

    Ibunya sangat bersyukur karena ternyata banyak orang baik yang mau membantu anaknya, mulai dari memberi bantuan sembako, uang tunai, dan membelikan sepeda untuk Rizal.

    "Dari dulu anakku mau beli sepeda polygon, tapi karena tidak ada uangku, jadi sepeda bekas ji bisa kubelikan," ungkap ibunya mengenang.

    "Tapi Alhamdulilah sekarang sudah ada dua sepeda barunya," ujarnya

    Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah turut menyoroti kasus Bully yang menimpa Bocah Penjual Jalangkote bernama Rizal.***

    Sumber : Babe



     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com