<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Final MTQ Nasional XXX Telah Usai, Kafilah Riau Berburu Suvenir Khas Benua Etam
Selasa, 17 September 2024 - 09:58:36 WIB
Kafilah Riau
TERKAIT:
 
  • Final MTQ Nasional XXX Telah Usai, Kafilah Riau Berburu Suvenir Khas Benua Etam
  •  

    Samarinda,– Setelah melewati rangkaian kompetisi yang penuh ketegangan dan tantangan di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX, kafilah Riau akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bersantai dan menikmati waktu luang mereka. Usai babak final, para anggota kafilah memutuskan untuk berburu suvenir khas Kalimantan Timur.


    Daerah yang berjuluk "Benua Etam" ini dikenal dengan berbagai buah tangan otentik seperti sarung khas Samarinda, beragam kerajinan manik-manik hingga bermacam aneka amplang ikan dari Sungai Mahakam. Kafilah Riau terlihat tampak antusias memilih berbagai suvenir khas di Galeri UMKM Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur.


     


    Berburu oleh-oleh tersebut bukan hanya sekadar untuk berbelanja, melainkan juga untuk mengenang momen berharga selama mengikuti MTQ Nasional XXX. Seperti yang dikatakan Kafilah Riau bernama Bayu Wibisono Damanik, bahwa ini adalah waktu yang pas setelah ia menjalani babak final cabang tahfiz 20 juz putra.


    “Setelah kompetisi yang cukup menegangkan, ini waktu tepat untuk bersantai dan membawa pulang sedikit kenangan dari Benua Etam,” katanya di Kota Samarinda, Minggu (15/09/2024).


     


    Satu di antara barang yang menjadi incaran utamanya adalah sarung Samarinda, produk berbahan tenun tersebut dibuat oleh tangan asli pengrajin Kaltim. Bahan kain itu terkenal dengan kehalusannya dan berbagai motif nan indah.


    “Sarung Samarinda ini sangat populer. Selain bisa dijadikan oleh-oleh, sarung ini juga mencerminkan kekayaan budaya Kalimantan Timur yang mendalam. Cocok pula untuk saya gunakan sehari-hari," jelasnya.


    Belum cukup satu saja, kafilah yang berhasil juara satu pada tingkat provinsi Riau itu, terlihat tertarik pula dengan produk batik bermotif kembang kenanga. Diketahtui, corak batik ini mempunyai makna bahwa siapa pun yang memakai motif tersebut dapat memberi manfaat pada orang sekitar, seperti halnya kenanga yang harum dan memiliki banyak khasiat.


    "Saya senang melihat motifnya, sampai tiga ini saya beli," ucap bayu sambil sumringah.


     


    Sementara itu, penghafal Alquran 30 juz dari Riau, Muhammad Habibulhaq Al Hanif mengaku tertarik pada berbagai produk kerajinan khas Kalimantan Timur, seperti kopiah manik-manik Dayak yang indah dan penuh warna. Kerajinan ini terkenal karena proses pembuatannya yang rumit dan mencerminkan warisan budaya lokal.


    "Peci bermanik Dayak ini unik, jadi saya ingin membawanya sebagai pemakaian pribadi dan oleh-oleh untuk keluarga di Riau,” ujarnya.


     


    Tak hanya barang-barang kerajinan, kafilah Riau juga mencicipi kudapan khas Kalimantan Timur seperti amplang kerupuk ikan tenggiri yang gurih. Kemudian, ilat sapi jajanan lokal diproduksi dengan bahan gula aren berkualitas dari hasil bumi Kalimantan.


    “Amplang dan ilat sapi ini sangat cocok dibawa pulang sebagai buah tangan, karena rasanya khas dan hanya bisa didapatkan di sini,” ungkap Hanif.


     


    Menutup perjalanan mereka di Samarinda, kafilah Riau ini berduduk santai pada tepian Sungai Mahakam, merasa puas dan bersyukur atas pengalaman yang mereka dapatkan. Menurut Hanif, berburu suvenir ini menjadi momen refleksi atas semua kerja keras yang telah dilakukan.


    "Kembali ke Riau dengan banyak cerita dan oleh-oleh dari kekayaan budaya Kalimantan Timur, dengan begitu insyaallah kedepannya kami membawa semangat baru untuk terus berkembang dan berprestasi." pungkasnya.


    (Mediacenter Riau/bib)




     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com