<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Apkasi : Jalin Komunikasi Untuk Fokus Bangun Daerah
Rabu, 25 Desember 2019 - 12:15:15 WIB

TERKAIT:
 
 

LOMBOK UTARA,Tiraskita.com-  Pasca gempa Agustus 2018 lalu, perekonomian Kabupaten Lombok Utara sempat tersendat dan mengalami keterpurukan akibat sektor pariwisata tidak beroperasi. Namun, memasuki tahun 2019 masyarakat Lombok Utara mulai bangkit dari keterpurukan akibat gempa tersebut.

Pada tahun 2019, perekonomian Kabupaten Lombok Utara dibawah kepemimpinan Dr.H. Najmul Akhyar itu mulai bangkit kembali. Bahkan, semangat masyarakat Lombok Utara untuk membangun dan mengoptimalkan berbagai sektor menjadi modal utama kebangkitan daerah tersebut.

"Oleh karena itu, pada tahun 2020 mendatang, harapan kami semangat masyarakat Lombok Utara tetap bangkit tetap terjaga. Mengoptimalkan segala potensinya sehingga dalam waktu yang cepat Lombok Utara mulai normal kembali. Saya selalu menyampaikan ke masyarakat bahwa selalu mengedepankan sifat optimis dalam menghadapi tantangan yang ada," ungkapnya.

Lebih jauh, Dr H Najmul Akhyar yang juga Sekjen Apkasi itu menilai bahwa dengan semangat optimisme itu. Masyarakat Lombok Utara terdorong dalam melakukan sesuatu, terutama dengan membangkitkan keterpurukan pasca gempa.

"Bukan sebaliknya, tetapi dengan sikap optimis sesuatu yang berat bisa menjadi ringan. Selain itu, kondisi kita saat ini, energi kita banyak terkuras karena berpikir persoalan-persoalan seperti itu (persoalan bangsa dengan banyaknya kepala daerah yang tersangkut hukum). Saya selaku kepala daerah berharap kedapan semua masyarakat Indonesia agar mengintrospeksi diri," katanya.

Oleh karena itu, Najmul Akhyar mengajak seluruh masyarakat Indonesia pada momentum tahun baru 2020 sebagai ajang mengoreksi diri. Bagaimana peristiwa yang terjadi yang membuat energi kita terkuras pada tahun 2019 itu tidak terjadi lagi, semua harus mampu menahan diri.

"Pada tahun 2020 kami optimis mampu menjadi daerah wisata atau poros wisata internasional. Pasalnya pasca gempa Lombok Utara merupakan daerah yang sangat aman dan nyaman dalam sektor pariwisata baik bagi wisatawan maupun investor,"  katanya.

Selain fokus pada pembangunan sektor pariwisata, Pemerintah Lombok Utara juga mempunyai program prioritas yakni sebagai kabupaten sehat dengan menempatkan dokter di setiap desa dan satu unit mobil ambulance per desa. Disektor ekonomi, Pemerintah menargetkan 10 ribu pengusaha baru tiap tahunnya, sementara di bidang pendidikan Pemerintah meluncurkan program gerakan Gerakan Sapu Bersih Drop Out (Saber DO) sehingga kualitas SDM lebih mumpuni.

Selain itu salah satu program unggulan Pemerintah Lombok Utara ialah memasok produk pertanian untuk pasar pariwisata (holtikultura). Meningkatkan produktivitas lahan kering (lahan produktif), meningkatkan produktivitas perkebunan (diversifikasi dan intensifikasi) dan industrialisasi hasil pertanian.

"Selama empat tahun ini, kita fokus menggenjot sektor pariwisata sebagai sektor unggulan Pemerintah Lombok Utara dan masyarakat. Saya melihat potensi pariwisata Lombok Utara sangat pesat, ekonomi sudah mulai berjalan, dengan bangkitnya pariwisata pertanian bergerak,
pengusaha kecil kita juga menemukan marketnya di sektor pariwisata," tambahnya.

Selain itu, Bupat Lombok Utara juga membeberkan penunjang bangkitnya pariwisata di daerah yang dipimpinnya. Mulai dari keramahan masyarakat terhadap investor dan wisatawan, juga karena Lombok Utara merupakan daerah dengan angka kriminal paling rendah di NTB. Bahkan angka kemiskinan paling terendah di NTB yakni Lombok Utara.

"Investor di Lombok Utara juga sebagian besar investasi sektor pariwisata, baik lokal maupun luar negeri karena kami meyakinkan bahwa Lombok Utara sangat aman bahkan Lombok Utara angka kriminal paling rendah di NTB,
Masyarakat memiliki sifat khas yang ramah terhadap tamu yang datang, Alhamdulillah itu juga faktor pendukung investor yang datang. Kemudian perijinan kita sederhanakan," katanya.

Konsep perijinan yang sederhana kata Najmul yakni pertama konsep melayani, kedua ada kepastian mulai biaya dan durasi pengurusan ijin investor.

"Sehingga kami ingin mengabarkan bahwa Lombok Utara pasca gempa sudah normal, aman tidak ada masalah. Kabupaten dengan angka kriminal paling rendah di NTB. Alhamdulillah bantuan pemerintah pusat juga masuk di sektor perumahan," katanya lagi.

Oleh karena itu, Najmul Akhyar mewakili masyarakat Lombok Utara berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap Kabupaten Lombok Utara dan semua daerah yang saat ini masih dalam kondisi tertinggal. Karena daerah yang masuk tertinggal jika tidak dibantu dengan kebijakan ekstra, maka akan tertinggal dengan daerah lainnya.

"Jika pemerintah memberikan reward kepada pemerintah yang sudah maju. Pemerintah juga harus memberikan stimulas kepada daerah yang masih tertinggal dan membangun, sehingga tidak terus tertinggal dan bisa segera sejajar dengan daerah maju lainnya," kuncinya.

Tak hanya itu Najmul Akhyar selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menanggapi sejumlah permasalahan yang menguras tenaga dan pikiran para kepala daerah dengan berbagai permasalahan. Mulai dari kepala daerah yang berurusan dengan hukum terkait rekening gendut dan permasalahan lainnya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia harus kembalikan jatidiri bangsa Indonesia yang santun dan saling menghargai serta saling menguntungkan.

"Selama ini banyak terjadi kritikan tidak terkontrol terhadap pemerintah, sehingga menjadi tidak etis kadang-kadang yah, dikatakan Pemerintah seperti inilah seperti itu, tanpa berpikir perasaan orang. Itu ada jatidiri bangsa kita yang luntur," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat Indonesia mampu menjadi bangsa yang pandai. "artinya mengkritik boleh tetapi tidak menghilangkan sifat apresiatif menunjukkan kebaikan dan kemampuannya," kuncinya.

Selain itu, selama memimpin Kabupaten Lombok Utara sejak 2015 lalu, Najmul Akhyar merupakan Kepala Daerah yang sangat inovatif. Hal tersebut dibuktikan melalui sejumlah penghargaan yang diterima.

Salah satunya yakni mendapatkan dua sekaligus penghargaan keberhasilan dalam pembangunan daerah 2018 terbaik dan pencapaian indikator strategis RPJMD 2013-2018 oleh Gubernur NTB. Kemudian Juara II Pembangunan Daerah bertajuk Anugerah Pangripta Nasional (APN). Kabupaten Lombok Utara (KLU) se Indonesia tahun 2018

Mei 2018 Bupati Lombok Utara menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS 2018. Penghargaan Gerakan Sapu Bersih Drop Out, Sapu Bersih Gizi Buruk, pencapaian Akta Kelahiran Cepat, dan inovasi BUMDes Mart 2018. Penghargaan Pencegahan Perkawinan Anak Terbaik tahun 2018 Juli 2018. Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) Agustus 2019.

Sumber : otonominews.com




 
Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com