<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Good Bye Putin! Rusia Kalah Lagi, Ukraina Menang di Sini
Selasa, 20 September 2022 - 09:40:08 WIB

TERKAIT:
 
  • Good Bye Putin! Rusia Kalah Lagi, Ukraina Menang di Sini
  •  

    JAKARTA, TIRASKITA.COM - Ukraina mulai melaporkan kembali kemenangan atas Rusia di wilayah terdepan perang bagian Timur negara itu. Mengutip CNN International, Kyiv menyatakan wilayah Bilohorivka di Luhansk kini sepenuhnya berada di bawah kendali Ukraina.

    Pengumuman disampaikan kepala administrasi militer regional Luhansk di Telegram, Sehiy Haida. Ia pun meminta warga Ukraina untuk bersabar dengan operasi mereka untuk membebaskan kota-kota dan desa-desa di wilayah Luhansk lain.

    "Operang jauh lebih sulit daripada pembebasan Kharkiv," tegasnya dikutip Selasa (20/9/2022)"Akan ada perjuangan keras untuk setiap sentimeter tanah Luhansk," tambahnya.

    CNN sendiri mengatakan melihat langsung ke Bilohorivka. Banyak tank Rusia dan pengangkut personel bersenjata yang hancur.

    Di Mei, militer Ukraina memang telah meledakkan dua jembatan ponton di dekat Bilohorivka. Ini untuk menghentikan upaya Rusia untuk menyeberangi Sungai Donets Siverskyi di wilayah Luhansk.

    Sebelumnya, gaung kemenangan Ukraina di sejumlah wilayah juga diumbar Presiden Volodymyr Zelensky. Menurutnya pekan lalu, sudah 6.000 kilometer persegi wilayah direbut dari Rusia.

    "Sejak awal September, tentara kami telah membebaskan 6.000 kilometer persegi wilayah Ukraina di timur dan selatan, dan kami bergerak lebih jauh," kata Zelensky dalam pidato hariannya seperti dilansir AFP.

    Wilayah yang direbut antara lain wilayah Kharkiv di timur laut, yang meliputi kota Izyum, Kupiansk dan Balakliya. Ini juga termasuk, Kherson bagian selatan.

    Lembaga think tank Institute for the Study of War yang berbasis di Amerika Serikat (AS) mengatakan memang Ukraina telah membalikkan keadaan. Namun, serangan itu tidak akan mengakhiri perang.

    Sementara itu, Senin kemarin, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan Rusia telah kehilangan 55 jet tempur sejak dimulainya perang. Sebanyak empat di antaranya "sangat mungkin" hilang dalam 10 hari terakhir.

    Perang Rusia di Ukraina sudah dimulai sejak Februari. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda damai.

    Putin Ingin Segera Akhiri Perang?

    Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku akan mengakhiri perang di Ukraina sesegera mungkin. Hal tersebut ditegaskannya akhir pekan kemarin, saat bertemu muka dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

    Keduanya bertemu dalam konferensi tingkat tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Uzbekistan. Bukan hanya dengan Modi, Putin juga bertemu Presiden China Xi Jinping dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

    "Saya tahu posisi Anda dalam konflik di Ukraina. Kekhawatiran Anda... ," katanya ke Modi, dikutip dari AFP.

    "Kami akan melakukan yang terbaik untuk mengakhiri ini sesegera mungkin," tambah Putin di KTT yang terselenggara di Uzbekistan itu.

    Meski demikian, kata dia, sayangnya Ukraina menolak bernegosiasi. Kyiv tuding Putin lebih suka cara-cara militer.

    "Pihak lawan, pimpinan Ukraina, yang mengumumkan penolakannya terhadap proses negosiasi," tegasnya.

    "Dan, menyatakan bahwa mereka ingin mencapai tujuannya dengan cara militer, di medan perang," terangnya lagi.

    Modi sendiri mengatakan ke Putin bahwa kini bukan lagi zamannya untuk berperang. Walau demikian, ia tak secara eksplisit mengecam serangan Rusia ke Ukraina.

    "Saya tahu waktu hari ini bukan waktu untuk perang," kata Modi.

    "Demokrasi, diplomasi dan dialog penting," tegasnya.

    India dan Rusia memiliki hubungan dekat sejak Perang Dingin. Moskow sejauh ini telah menjadi pemasok senjata terbesar Delhi.

    Menurut Business Standard, antara 2016-2020, 49,4% senjata India dibeli dari Rusia. Raksasa Asia berpenduduk 1,4 miliar orang ini juga merupakan konsumen utama minyak Rusia, meningkatkan pembelian dengan potongan harga setelah embargo Barat.




     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com