Rabu, 17 08 2022  
 
Temuan Bebatuan Candi di Lereng Merapi-Merbabu Diduga Seusia Borobudur

Arif Hulu | Budaya
Minggu, 11 Oktober 2020 - 15:48:18 WIB

Lokasi penemuan batuan diduga candi di lereng Merapi-Merbabu. (Foto: Dok Polsek Sawangan, Kabupaten Magelang)
TERKAIT:
   
 
MAGELANG | Tiraskita.com - Penambang pasir di lereng Merapi-Merbabu menemukan bebatuan andesit diduga reruntuk bebatuan candi. Hingga saat ini penemuan tersebut belum dilakukan ekskavasi. Namun ahli memperkirakan bebatuan tersebut merupakan struktur candi seusia Candi Borobudur.

Penemuan batu andesit tersebut oleh penambang pasir manual, Ginut (40), di lahan penambangan manual milik Bukari, sekitar sebulan sebelumnya. Batu andesit tersebut, kemudian ditumpuk di sekitar lokasi penambangan.

Adapun lokasi penambangan ini berada di Dusun Windusabrang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kabar penemuan tersebut, kemudian tersebar hingga laporan sampai menuju di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah.

Menindaklanjuti atas laporan temuan bebatuan yang berada di lereng Merapi-Merbabu tersebut, BPCB Provinsi Jawa Tengah kemudian melakukan tinjauan lapangan, Senin (28/9). Dari lokasi tersebut, BPCB melakukan pengecekan, sekaligus mengumpulkan bahan temuan dari lokasi.

Penemuan bebatuan yang berupa struktur tersebut diduga dibangun pada masa klasik yaitu berkisar abad ke-9 sampai ke-10. Diperkirakan pembangunannya semasa dengan Candi Borobudur.

"Kalau sama Candi Borobudur memang satu masa atau masa klasik yaitu berkisar abad 9-10," kata Putu Dananjaya, Staf Kelompok Kerja Pemanfaatan Pengembangan dan Publikasi BPCB Provinsi Jawa Tengah dalam pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (10/10).

Perihal dugaan struktur yang ditemukan tersebut tertimbun akibat vulkanik yang terjadi 1.000 tahun lalu, katanya, hal tersebut perlu diteliti lebih lanjut. Namun demikian, pada periode tersebut telah terjadi letusan hebat sampai mengubur candi-candi di wilayah Jateng dan DIY.

"Masih perlu diteliti lebih lanjut, kalau 1.000 tahun itu. Yang jelas pada periode itu telah terjadi letusan hebat sampai mengubur candi-candi di wilayah Jateng dan DIY. Semoga ini lekas bisa kita ekskavasi," ujarnya

Atas penemuan bebatuan candi tersebut, warga penghayat Pahoman Sejati melakukan Ritual Bhakti Alam di lokasi penemuan bebatuan candi tersebut, Kamis (1/10). Ritual yang dilangsungkan untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, mengajak warga untuk menjaga peninggalan nenek moyang yang ada tersebut.

Editor : Arif Hulu
Sumber : detik.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Surya Darmadi Tersangka Kasus Korupsi Rp 78 T
  • Presiden Jokowi di Pidato Kenegaraan 2022, Pakai Baju Adat Bangka Belitung
  • Menteri Investasi Pastikan Hilirisasi di Freeport Indonesia Terus Berjalan
  • Plt Wali Kota Cimahi Kukuhkan Paskibraka Kota Cimahi
  • 'Tidak Ada Negara yang Memberikan Subsidi BBM dan LPG Sebesar Indonesia'
  • Pj Wali Kota Pekanbaru: Ruang Pustaka Setiap Kecamatan Jantung Ilmu Pengetahuan
  • Polrestro Jakarta Barat Bongkar Jaringan Narkoba Internasional
  • Siapa Jenderal Polisi Bintang 3 Yang Hendak Mundur Gegara Kasus Fredy Sambo?
  • Pemkot Cimahi Mulai Revitalisasi Stadion Sangkuriang
  •  
     
     
    Sabtu, 27 November 2021 - 11:10:28 WIB
    Analisis Metode Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Di Sd Inpres 0127 Sibuhuan Julu Saat Pandemi Covid
    Kamis, 17 Desember 2020 - 11:52:54 WIB
    Perayaan Tahun Baru Dilarang, Wisatawan ke Jabar Wajib Rapid Antigen
    Senin, 22 Maret 2021 - 16:27:30 WIB
    Kapolri Listyo Sigit Ajak Pemuda Masjid Lawan Radikalisme dan Intoleransi
    Sabtu, 20 Maret 2021 - 21:05:36 WIB
    Buron 4 Tahun,
    Pelaku Pembunuhan Sadis Perempuan Hamil Ditangkap
    Jumat, 03 Juli 2020 - 22:33:03 WIB
    Jum'at Berkah, PIA Ardhya Garini Cab. 6/D.I Lanud Sugiri Sukani, Kembali Gelar Baksos
    Selasa, 07 April 2020 - 10:22:02 WIB
    SEMBAKO UNTUK OPD
    Bupati Siak Bagikan 1400 Paket Sembako untuk ODP Covid-19
    Kamis, 17 Februari 2022 - 14:45:30 WIB
    Serahkan Surat Hak Cipta Mars dan Himne KPK, Yasonna Tegaskan Prosesnya Cepat dan Tanpa Pungli
    Senin, 29 Juni 2020 - 08:46:33 WIB
    Potensi Desa Dapat Dikembangkan
    Wagub Jabar Kang Uu, Minta Para Kades Membangun Komunikasi Dan Terus Berinovasi
    Kamis, 23 September 2021 - 23:19:55 WIB
    Kabid Humas Polda Jabar : Polisi Berikan Bansos Pada Pedagang Kaki Lima Dimasa PPKM
    Selasa, 31 Desember 2019 - 09:43:05 WIB
    Presiden Jokowi Berang, BumDes Banyak Mangkrak
    Kamis, 26 Maret 2020 - 12:49:15 WIB
    Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI)
    Pernyataan Sikap HIMNI “Bersatu Cegah Penyebaran Virus Covid-19”
    Selasa, 28 Desember 2021 - 13:52:11 WIB
    Terima Penghargaan Dari Rumah Seni, Ini Harapan Gubri
    Kamis, 02 Juli 2020 - 19:44:14 WIB
    SEMPATKAN DIRI TINJAU LAHAN
    Plh. Bupati Bengkalis Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Kantor Camat Bandar Laksamana
    Senin, 17 Agustus 2020 - 12:44:32 WIB
    LAWAN COVID-19
    Nilai Hatinya PKK, Muslimawati Catur ; Dukung Terhadap Pemenuhan Pangan di Masa Pendemi Covid-19
    Rabu, 24 Maret 2021 - 10:36:39 WIB
    Walikota: Jangan Ada Kerumunan Saat Jemput Anak
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved