Rabu, 01 Desember 2021  
 
Teman Dekat Dibunuh Pakai Parang Mandor, Pelaku Ditangkap Di Sangkunur Tapsel

Rahmad Gea | Hukrim
Rabu, 13 Januari 2021 - 01:44:44 WIB

PELALAWAN |Tiraskita.com - Kapolres pelalawan menggelar konferensi Pers terkait keberhsilannya mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Mayat Mr.x yang ditemukan dalam parit di Jl.Poros Pemda Kelelurahan Langgam, Kecematan Langgam, Pelalawan-Riau pada Hari Jumat Tanggal 25 Desember 2020 lalu sekira pukul 23.00 WIB.

Konferensi Pers ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijaiko SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Ario Damar SH, SIK, Kabag Humas IPTU Edi Haryanto, bertempat di Aula Teluk Meranti Mapolres Pelalawan, Selasa (12/1/2021).

Kapolres AKBP Indra Wijatmiko SIK dalam Konferensi Pers nya menyebutkan penemuan Mayat Mr. X yang sudah membusuk didalam parit di Jalan Poros Pemda Kelurahan Langgam itu hingga petugas Polri Polres Pelalawan melakukan rangkaian penyelidik dan penyidikan sampai berhasil mengungkap dan penangkapan terduga pelaku.

Kepada Media Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK menerangkan bahwa tersangkan inisial PH alias PUTRA (Pelaku) diancam Pasal 338 Jo Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman penjara 15 tahun.

Menurutnya, penangkapan terduga pelaku inisial PH als Putra ini, turut diamanakan barang bukti berupa 1 (satu) bilah parang dengan ukuran 70 cm dengan gagang plastik warna hijau, 1 (satu) celana pendek warna hitam (milik tersangka), serta 1 (satu) celana warna biru dongker (milik korban).

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Ario Damar SH, SIK menerangkan rangkaian penyelidikan hingga kornologis pengungkapan kasus ini, "Ya, pertama kali, Polsek Langgam menerima laporan masyarakat setempat adanya penemuan Mayat Mr X pada Hari Jumat Tanggal 25 Desember 2020 lalu sekira pukul 23.00 WIB di Jalan Poros Pemda Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dan setelah menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Bahkan keterangan saksi-saksi disana tidak ada yang mengenali mayat korban dikarnakan mayat 3 hari lebih sudah membusuk," jelasnya.

"Dengan itu, pihak Polres Pelalawan melakukan autopsi terhadap mayat korban di rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru dan hasilnya di tubuh korban ditemukan 8 tusukan dan sabetan parang di leher sebelah kiri sehingga Mayat Mr.X  merupakan korban pembunuhan," tuturnya.

AKP Ario Damar, SH,SIK menambahkan. Sebagai langkah awal petugas mengetahui ada tindak pidana dan ke esokan harinya hasil autopsi menggunakan alat dari identifikasi Fingerprint Identification System (INAFIS) dikarnakan sidak jari mayat korban sudah rusak hingga tidak terdeteksi. Bahkan kita sudah berupaya mencari indentitas korban. Namun sangat sulit, karena jenazah korban tidak bagus lagi.

Dengan itu sesuai SOP, kita auplod di media sosial dengan meminta rekan-rekan, dan meminta kepada Media untuk mempublikasikan kondisi korban terkait ciri-ciri korban.

Hasilnya dari postingan media sosial sesuai ciri-cirinya seorang adek korban bernama Ataromi Zai mengakui itu Abang kandungnya SAZ (25) dan membuat laporan ke polisi, dengan itu kita melakukan olah TKP ulang, terang kasat Reskrim Pelalawan

Ario Damar, mantan kasat reskrim Kepulauan Meranti, pada hari Sabtu tanggal 26 Desember 2020 sekira pukul 10.00 WIB, dilakukan penyisiran dan ditemukan bercak darah pada salah satu pondok yang ditempati oleh  sawit, kemudian dilakukan olah TKP kembali dan pengambilan sample bercak darah pada 7 benda/sample, kemudian dilakukan pengujian secara laboratorium di RS Bhayangkara.

Setelah dilakukan pengejaran pelaku sempat kabur di Tapanuli Selatan (Tapsel) dan dibuatkan profiling atau profil pelaku, penangkapan terduga pelaku pembunuhan atas nama PH alias Putra (19) di Bukit Gabungan (Bukit Barisan) Lingkungan 2 Kelurahan Sangkunur Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara.

"Benar, saat dilakukan penangkapan tidak ada perlawanan dan tersangka hanya bersembunyi di salah satu pondok milik keluarganya," terang Ario Damar.

Memang tanggal 9 Januari 2021 itu, kita sudah sampai ditempat persembuyian pelaku. Namun tidak langsung melakukan penangkapan karena sudah malam sehingga kita memutuskan menunggu matahari terbit keesokannya. Tujuannya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam menjaga keselamatan petugas.

"Ya, saat dilakukan penangkapan dan tersangka Tersangka ditemukan dibalik pintu, Bripka Sandro Simarmata menarik Tersangka di depan rumah dan pelaku diamanakan tanpa perlawanan," tandas

PH alias Putra selaku terduga pelaku membunuh teman kerjanya dikebun milik Sudiman dan mengakui kepada media ini dikernakan sering disuruh-suruh oleh korban menimbulkan perkalahian korban memakai pisau PH alias Putra mengambil parang dengan itu menyesali  perbuatannya.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sekda Pekanbaru Ajak Perangi Perdagangan Orang
  • DLHK Riau Dukung Polda Riau Berantas Ilegal Logging
  • Kabupaten Tapteng Terima 25.996 Dosis Vaksin Bupati Targetkan Satu Minggu Sudah Selesai Disuntikkan
  • Anggota Dewan dari Fraksi PDI-Perjuangan Kompak Bantu Bayi Pengidap Penyakit Langka
  • Bupati Kampar Rapat Paripurna DPRD Kampar
  • Bupati Kembali Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Masyarakat Tapteng
  • Ada Apa dengan DPRD Kita? Kenapa Lebih Senang Melaksanakan Rapat Malam hingga Dini Hari?!
  • Aamaning Tak Relevan Bagi Putusan Yang Sudah Inkracht
  • Achmad Taufan Soedirjo SH MH: "Saya Prihatin dengan Laporan ini, Nanti Saya Bicarakan Sama Ketua Bid
  •  
     
     
    Rabu, 27 Oktober 2021 - 08:16:40 WIB
    Kementerian PANRB Gandeng BRI Bangun Ekosistem Digital 3i
    Selasa, 26 Januari 2021 - 21:31:45 WIB
    235 Sekolah di Bengkalis Belajar Tatap Muka Terbatas
    Sabtu, 18 September 2021 - 10:37:09 WIB
    Langkah Kemenkumham Mengendalikan Covid-19 di Lapas dan Rutan
    Kamis, 02 Januari 2020 - 00:50:36 WIB
    Pemerintah Tak Serius Urus Masalah Banjir
    Warga Kecewa Kepada Walikota Dan Gubernur Banten
    Selasa, 22 Juni 2021 - 12:48:37 WIB
    DPR RI Minta Kejati Riau Tanggapi Aduan Masyarakat Soal Korupsi Bansos di Riau
    Kamis, 15 April 2021 - 00:19:31 WIB
    Ketua KPK: Jangan Ada Lagi Kepala Daerah Minta Fee Proyek
    Rabu, 21 April 2021 - 14:15:14 WIB
    Kuasa Hukum AHY: Di Bulan Puasa, Gerombolan Moeldoko dan Jhoni Allen Bohong Lagi
    Sabtu, 26 September 2020 - 07:02:45 WIB
    Sering Langgar Peraturan perundang undangan
    Ketua LBH Bernas Sefianus Zai, Minta Perusahaan Perkebunan Taati Undang-Undang
    Jumat, 23 Juli 2021 - 10:54:15 WIB
    Banyaknya Aduan Dari Masyrakat H. Sulaiman, SS.MH, Melakukan Sidak ke RSUD Dr. Pratomo
    Rabu, 01 Juli 2020 - 16:25:35 WIB
    Diberikan Tahun Depan Untuk Mendorong Produksi Telur Di Jabar
    Peternak Ayam Ras Petelur di Kabupaten Tasikmalaya Dapat Bantuan 20 Ribu Pullet
    Rabu, 07 Oktober 2020 - 22:04:25 WIB
    Gelar Razia di Lapas Narkotika Pematangsiantar, 52 HP Disita
    Senin, 18 Januari 2021 - 09:18:48 WIB
    Hasil Liga Inggris: Liverpool vs Man Utd Tanpa Pemenang
    Jumat, 15 Januari 2021 - 13:27:31 WIB
    Dekat Dengan Ulama,
    Ketua MUI Kabupaten Tangerang Dukung Listyo Sigit Jadi Kapolri
    Selasa, 24 Agustus 2021 - 09:09:20 WIB
    Komisi V: Fasilitas Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Bandung Sudah Siap
    Minggu, 05 April 2020 - 14:57:30 WIB
    Satgas Penanganan Covdi-19
    Satgas Penanganan Covid – 19 RS Khusus Pulau Galang Simulasikan Evakuasi Pasien di Bandara Hang Na
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved