Sabtu, 20 08 2022  
 
Kapolri Idham Azis: Polisi Terlibat Narkoba Harus Dihukum Mati karena Sudah Tahu Hukum

Riswan L | Hukrim
Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:49:33 WIB


TERKAIT:
   
 
Jakarta, Tiraskita.com - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memimpin pemusnahan narkoba 
di halaman Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020).

Adapun barang haram yang dimusnahkan kali ini antara lain 1,2 ton sabu, 35.000 butir ekstasi, dan 410 paket ganja.

Barang
bukti itu merupakan pengungkapan kasus jaringan narkotika internasional
dari Iran-Pakistan-China-Aceh-Jakarta yang diungkap Satuan Tugas Khusus
(Satgasus) Polri pada priode Mei sampai Juni 2020.

Dalam acara
pemusnahan sabu-sabu itu, turut hadir Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua
Komisi III DPR Herman Herry, BNN, Kejaksaan Agung, dan sejumlah pihak
lainnya.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengapresiasi kinerja
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana yang berkomitmen dalam upaya
pemberantasan narkoba.

"Saya mengapresiasi Bapak Kapolda Metro
Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana yang betul-betul memberikan atensi dan
perhatian pada penyalahgunaan narkoba," kata Idham di Jakarta pada Kamis
(2/7/2020).

Lebih lanjut, Idham mengatakan, dirinya meminta
hukuman berat bagi anggota Polri yang terlibat kasus narkoba. Adapun
hukuman yang pantas diberikan adalah hukuman mati.

"Kalau
polisinya sendiri yang kena narkoba hukumannya harus hukuman mati
sebenarnya, karena dia sudah tahu undang-undang, dia tahu hukum, seperti
itu," ucap Idham.

"Kita harus bagus, bagaimana kita yang memberantas narkoba kalau kita sendiri bagian dari itu."

Idham
menjelaskan bahwa pernyataannya itu bukan tanpa alasan. Sebab, kata
dia, bahaya narkoba bisa timbul dari luar dan dalam internal kepolisian
sendiri.

"Bahaya narkoba itu bisa datang dari dua sisi, dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri,” ujar Idham.

Baca Juga: Kapolri Idham Azis Ganti 6 Kapolres, 3 di Antaranya Hendak Diperiksa, Berikut Nama-namanya

Idham
pun mengaku selalu menanyakan kepada Direktorat Narkoba jika berhasil
mengungkap sebuah kasus narkoba. Terutama mengenai barang bukti yang
harus betul-betul dijaga dan segera dimusnahkan.

Idham juga tak
menampik bisnis narkoba memang menjanjikan keuntungan besar. Karenanya,
bisa membuat banyak orang tergiur menjalankan bisnis haram tersebut.

"Kalau (barang bukti) tidak cepat dimusnahkan, iman bisa goyah, pegang segenggam bisa dapat miliaran,” ujarnya.

"Saya
kalau ngomong ini banyak yang tidak suka, karena saya terlalu berterus
terang. Tapi begitu Presiden kemarin sudah perintah, kita harus
reformasi total."

Baca Juga: Dukung New Normal, Kapolri Idham Azis Cabut Maklumat Penanganan Covid-19

Oleh
karena itu, Idham meminta pengawasan terhadap para anggota polisi yang
bersentuhan langsung dengan narkotika agar diawasi ketat.

Salah
satunya dengan mengadakan cek urine berkala. Jika terbukti menggunakan
narkotika, ia meminta hukuman yang dikenakan harus seberat
mungkin.***

Sumber:Kompas.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Lagi-lagi Guru Bersertifikasi Mengabdi 20 Tahun Dipecat Yayasan Kalam Kudus. Apakah ini Diskriminasi
  • Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Prov. Jaba
  • Arahan Terbaru Kapolri ke Jajaran: Raih Lagi Kepercayaan Publik Dan Hindari Pelanggaran
  • Jokowi: "Kejaksaan Menunjukan Taringnya Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi Besar"
  • 45 Pengacara Dari GPSH Siap Dampingi Keluarga Perwira TNI Dibunuh Brutal Pengusaha Aseng
  • Keren... 6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB
  • DISDAGKOPERIN Kembangkan Aplikasi COLLACT-CE, Bersama UPI, POLBAN Dan BJB Dorong Pemberdayaan Kopera
  • DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar
  • Oknum Polisi Di Nias Ditangkap Jual Sabu Pesan Dari Pekanbaru, Siapa Ya Bandarnya ?
  •  
     
     
    Senin, 08 Maret 2021 - 17:39:16 WIB
    Jelang Akhir Masa Jabatan,
    Bupati Harris Minta Barang di Rumah Dinas Jabatan Diinventarisir
    Minggu, 28 Juni 2020 - 09:07:14 WIB
    Ibu Mertua Zaskia Gotik Blak-Blakan Sifat Asli Sang Menantu Berikan Peringatan Agar Tidak Marah ?
    Senin, 29 Maret 2021 - 18:38:39 WIB
    Pelayanan Semakin Mendekati Masyarakat
    Sabtu, 14 November 2020 - 11:26:37 WIB
    Kegiatan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0620/Kab Cirebon
    Rabu, 20 Januari 2021 - 16:29:31 WIB
    Jabar Susun Peta Rawan Bencana hingga Tingkat Desa
    Rabu, 03 Juni 2020 - 19:42:59 WIB
    Kolonel Inf Slamet Wiyono Kepuskop Kartika Diponegoro, Yang Baru
    Jumat, 07 Januari 2022 - 14:00:55 WIB
    Arti Filsafat, Tujuan, Karakteristik, dan Manfaatnya dalam Kehidupan
    Rabu, 02 Maret 2022 - 09:51:06 WIB
    PS Gupala Dapat Tiket Ke Perempat Final Bupati Cup Usai Kalahkan BPC A Pasar Tarandam
    Rabu, 13 Januari 2021 - 09:10:47 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias Jalin Sinergitas Nersama Tiga Pilar di Wilayah Binaan
    Senin, 30 November 2020 - 12:15:16 WIB
    Pemprov Jabar Sabet Bhumandala Rajata
    Senin, 11 Mei 2020 - 07:25:30 WIB
    Kabid Gakda Satpol PP Kampar Melakukan Pendataan Usaha Legal Dan Ilegal Kuari
    Rabu, 06 Januari 2021 - 20:01:57 WIB
    Hari Ini Yan Prana Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi 1,8 Miliar
    Sabtu, 10 April 2021 - 09:35:30 WIB
    Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Riau
    Senin, 27 Juli 2020 - 15:06:21 WIB
    FAMKR Silahturahmi Dengan Sekda Kampar
    Rabu, 14 Oktober 2020 - 22:00:37 WIB
    Judi Togel Viral di Media Online, Wartawan Dikirim Gambar Pistol Lengkap Peluru, Ancaman kah ?
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved