<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Meningkatnya Elektabilitas PDIP
Survei CPCS: PDIP Meroket, PAN Merosot
Senin, 16 Maret 2020 - 12:09:34 WIB
Megawati Soekarnoputri.
TERKAIT:
 
  • Survei CPCS: PDIP Meroket, PAN Merosot
  •  

    Jakarta, Tiraskita.com - Dalam Survei Center Political Communication Studies (CPCS) menunjukkan PDI Perjuangan memiliki elektabilitas paling tinggi dibandingkan dengan partai lainnya, atau 31,7 persen. Sementara elektabilitas PAN merosot lantaran tidak memiliki sosok pemimpin.

    Sekjen Pergerakan Indonesia, Abi Rekso mengatakan, meningkatnya elektabilitas PDIP menandakan menguatnya pemilih nasional. Selain itu, dia menambahkan, PDIP memiliki sosok pemimpin yang kuat, Megawati Soekarnoputri.

    “Jika ditinjau dari kenaikan PDIP yang sangat signifikan, juga dipengaruhi oleh faktor kaderisasi partai dan banyaknya tokoh partai yang popular. Sebut saja ada Ganjar, Tri Risma dan lain lain,” kata Abi Rekso di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

     Abi mengungkapkan sedangkan PAN sebagai partai berbasis agama malah mengalami penurunan elektabilitas. Hal ini menandakan PAN bakal ditinggalkan oleh kader dan ceruk pemilihnya.

    “PAN yang diperkirakan akan memperoleh suara 1,6 persen ke depan, justru krisis ketokohan. Selama ini Amien Rais selalu ingin menjadi tokoh sentral. Meski gagal, justru Amin Rais malah memperparah dengan berniat membuat PAN Reformasi,” terang Abi.

    Melihat kondisi tersebut, Abi Rekso menilai, PAN telah gagal melahirkan ketokohan yang kuat dan visioner. Sementara itu PDIP diprediksi akan menjadi partai pemenang pada Pemilu 2024 mendatang.

    “Jika pola partai dengan berbasis agama seperti PAN telah gagal melahirkan ketokohan yang kuat dan visioner. Bisa-bisa masa depan PAN sebagai sebuah partai akan suram. Di waktu yang sama PDIP semakin optimistis dalam memenangkan 2024, di bawah kepemimpinan Ibu Mega yang dinilai sukses,” pungkas dia.

    Sebelumnya, PDIP mendapat dukungan keterpilihan tertinggi sebesar 31,7% versi hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS) yang dirilis di Jakarta, Rabu (10/3/2020).

    Direktur Eksekutif CPCS, Tri Okta SK mengatakan, tingginya elektabilitas PDIP tak dipungkiri merupakan imbas dari kemenangan Joko Widodo (Jokowi) 2 kali berturut-turut.

    Adapun untuk posisi papan atas selanjutnya masing-masing Partai Gerindra 14,5% dan Partai Golkar 8,9%. Ketiga partai ini bertengger di papan atas karena mendominasi percaturan politik Tanah Air.

    Selain itu, lanjut Okta, ketiga partai tersebut menjadi penentu kebijakan di legislatif maupun eksekutif, dengan PDIP sebagai inti dari segitiga kekuatan dominan tersebut.

    Sedangkan untuk papan tengah, kata Okta, masing-masing PKS 6,7%, PKB 5,9%, Demokrat 4,6%, dan PPP 3,1%. "PKS menjadi partai Islam paling unggul, jika dilihat meningkatnya partisipasi dari Pileg 2014 ke 2019 tampaknya PKS berhasil merebut suara golput dari pemilih Islam," ujarnya.

    Parpol yang menghuni papan bawah yakni NasDem 2,9%. Angka ini turun drastis dari perolehan suara pada Pileg 2019. Kemudian PSI naik ke angka 2,8%. PAN 1,6%, Hanura 0,9%, Perindo 0,7%, Berkarya 0,6%, Garuda 0,4%, PBB 0,3%, dan PKPI 0,1%.

    "Selain PAN, partai-partai tersebut pada Pileg 2019 selalu gagal mengirim wakil ke Senayan, dan diperkirakan akan kembali menjadi partai gurem," kata Okta.****



     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com