<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Ditantang Menhan Prabowo Ungkap Mafia Inisial M, Jawaban Connie Pedas dan Menohok
Jumat, 14 Mei 2021 - 11:44:14 WIB
Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie
TERKAIT:
 
  • Ditantang Menhan Prabowo Ungkap Mafia Inisial M, Jawaban Connie Pedas dan Menohok
  •  

    JAKARTA | Tiraskita.com - Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menjawab tantangan Menteri Prabowo Subianto yang meminta agar mengungkapkan siapa saja mafia alutsista yang ada di Indonesia terutama Mr M.

    Dia mengatakan seharusnya yang mengungkap hal tersebut adalah Kementerian Pertahanan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Maka menjadi tugas Kemhan bersama sama KPK dan aparat terkait untuk menggunakan seluruh perangkat yang dimiliki untuk membuka siapa saja Mr. M dimaksud - bukan tugas seorang akademisi atau intelektual," kata Connie dalam keterangan pers, Selasa (11/5).

    Dia menjelaskan, beredarnya nama Mr.M atau mafia tersebut juga diakui keberadaannya oleh beberapa orang seperti anggota DPR RI Komisi 1 M. Farhan, mantan KaBAIS S. Ponto dan Deputy V KSP Jaleswari Pramodawardhani. Connie menjelaskan seharusnya perkara mudah pihak Prabowo bisa mengusut mafia tersebut.

    "Mr M atau Mdmme M – Mr X atau Mdmme X, atau siapa pun merupakan perkara mudah jika Kemhan RI dapat mengundang KPK untuk masuk menelisik tahapan dalam proses CADMID. Biarkan KPK melakukan tugasnya dengan baik sehingga siapapun yang bermain dapat benar benar terungkap dan terhentikan," bebernya.

    Connie menerangkan, pemerintah yang baik memandatkan adanya transparansi yaitu dalam pertahanan sebuah negara demokratis mewajibkan Menteri Pertahanan dan Kementrian Pertahanan mampu melakukan transparansi dalam hal kebijakan anggaran.

    Dia pun mengingatkan agar kerahasiaan pertahanan tidak terletak pada anggaran, tetapi terletak pada strategi, pelatihan dan taktik perang dalam menggunakan Alutsista.

    "Tanpa adanya transparansi anggaran akan sulit membangun kepercayaan karena dalam proses CADMID semua hal bisa terjadi," tegasnya.

    Connie mencontohkan sinyalemen terbuka dari Komisi 1 DPR RI Tubagus Hasanudin tentang Rancangan Peraturan Presiden dengan anggaran kurang lebih Rp 1760 Trilyun dalam modernisasi alutsista 2020–2024. Dia pun mempertanyakan apakah hal tersebut sudah melalui tahapan yang benar.

    "Apakah sudah melalui tahapan yang benar? Sudahkah disetujui dan dipahami oleh pengguna (TNI) dan oleh Komisi 1? Karena jika benar alokasi PLN tersebut maka seluruh WN perlu mengetahu karena hal ini memiliki konsekuensi pembayaran utang LN yang sangat besar dan akan menjadi beban negara dan WN," katanya.

    Tidak hanya itu dia juga mengungkit terkait Pseudo Indhan atau industri pertahanan semu atau palsu. Dia pun mengatakan sudah disampaikan sejak era Menteri Pertahanan terdahulu.

    "Bahwa hal termudah untuk melakukannya adalah melalui audit teknologi yang ketat oleh K/L terkait bersama BPK kepada kepada semua pelaku Inhan BUMN dan atau BUMS," ungkapnya.

    Connie pun mengatakan hasil audit teknologi yang bisa menjawab terkait hasil tersebut. Mana saja kata Connie yang melakukan pemalsuan dalam industri pertahanan.

    "Hasil audit teknologi lah yang akan menjawab dan menunjukkan siapa dan apa saja BUMN dan BUMS yang termasuk dalam kelompok pelaku Pseudo Inhan sehingga diperlukan kemauan keras dan kemampuan Kementerian Pertahanan untuk mewujudkan hal ini bersama K/L terkait terutama BPK," tutupnya.

    Prabowo Minta Connie Ungkap Mafia Alutsista Berinisial 'Mr M'

    Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta agar Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengungkap siap saja mafia alutsista yang ada di Indonesia terutama Mr M. Permintaan Prabowo tersebut seiring pernyataan sebelumnya Connie yang menyebut ada mafia alutsista berinisial M dalam sebuah acara di CNBC.

    "Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sangat berterima kasih bila Bu Connie menyebutkan dan membuka saja siapa mafia yang dia sebut berinisial Mister M, bila perlu laporkan tindakan yang bersangkutan ke KPK atau kepolisian," kata Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangan pers, Minggu (9/5).

    Dahnil mengatakan inisial yang dibeberkan Connie jangan sampai menjadi fitnah dan rumor. Termasuk menyebut adanya industri pertahanan bayangan.

    "Sebutkan saja Jenderal yang dia sebut-sebut bermain itu siapa? Apalagi Bu Connie menyebutkannya dengan embel-embel tidak memperoleh pengetahuan yang cukup terkait itu," ungkapnya.

    "Kasihan banyak jenderal yang baik-baik di Kemhan dan TNI yang menginginkan perubahan mendasar dan menguatkan pertahanan RI menjadi lebih baik namun menjadi korban tuduhan dan rumor yang disampaikan oleh Bu Connie," tambahnya.

    Dia mengatakan tradisi dalam akademisi yaitu jujur dan menyampaikan sesuatu didasari oleh fakta dan data, bukan rumor apalagi fitnah. Akademisi bisa salah kata dia namun tidak boleh berbohong. Dahnil pun berterima kasih jika Connie menyebut saja mafia-mafia itu.

    "Kita mendukung agar ditindak secara hukum. Karena sejak awal menjadi Menteri Pertahanan, Pak Prabowo Subianto selalu mewanti-wanti tidak ada tempat bagi siapa pun yang mau bermain-main dalam upaya modernisasi alutsista," ungkapnya.

    Sebab kata dia terkait dengan eksistensi Indonesia sebagai bangsa, kewibawaan Indonesia sebagai negara. Prabowo kata Dahnil ingin semua upaya modernisasi alutsista dilakukan dengan akuntabel.

    "Tetap menjaga kepentingan nasional," pungkasnya.

    Sebelumnya, pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengungkapkan ada mafia alutsista berinisial "Mr M" yang mengambil keuntungan dari transaksi alutsista. Inisial Mr M itu muncul ketika Connie ditanya soal realisasi dari upaya Presiden Jokowi yang sebelumnya memerintahkan agar broker transaksi jual beli alutsista diberantas. Akan tetapi Connie enggan mengungkapkan siapa 'Mr M' yang dimaksud.

    "Yang bermain terlalu banyak..," kata Connie dalam acara Impact CNBC Indonesia with Peter Gontha pekan lalu.


    Artikel ini telah tayang di Merdeka.com:
    https://www.merdeka.com/peristiwa/connie-bakrie-jawab-prabowo-soal-mafia-alutsista-tugas-kemenhan-dan-kpk.html




     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com