< Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi menjelaskan, sesuai dengan Permendes Nomor 13 Tahun 2020 menyebutkan jika prioritas Dana Desa 2021 " />
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Wamendes Budi Arie Harap Dana Desa 2021 Sentuh Sektor Produktif
Kamis, 11 Februari 2021 - 09:00:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Wamendes Budi Arie Harap Dana Desa 2021 Sentuh Sektor Produktif
  •  

    Jakarta | TIRASKITA.COM - Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi menjelaskan, sesuai dengan Permendes Nomor 13 Tahun 2020 menyebutkan jika prioritas Dana Desa 2021 masih seputar Desa Aman Covid-19, termasuk meneruskan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp300.000 kepada sekitar 8,1 juta Keluarga Penerima Manfaat atau sekitar 41 persen dari total Dana Desa.

    Budi Arie mengatakan, terkait dengan program pembangunan, Dana Desa 2021 nantinya sejalan dengan program nasional seperti Desa Digital, Desa Wisata dan Infratruktur Desa. Yang tidak kalah penting, kata Budi Arie, adalah Desa menjadi daerah penyangga aman Covid-19.

    "Olehnya, Pemerintah Desa perlu alokasikan anggaran untuk itu mengingat dampak pandemi Covid-19 ini sekaligus juga mulai menggerakkan sektor-sektor produktif untuk menjadi penopang ekonomi nasional pasca Covid-19," kata Budi Arie saat menjadi narasumber dalam Ruang Merdeka bertema Dana Desa Gairahkan Ekonomi Nasional, Rabu (10/2/2021).

    Budi Arie mengatakan, Dana Desa ini bisa dipergunakan untuk menopang pemulihan ekonomi nasional lewat pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan meningkatkan kapasitas desa dengan menggelar sejumlah pelatihan produktif.

    "Olehnya, kami berharap Dana Desa tahun 2021 nantinya menyentuh juga sektor-sektor produktif," kata Ketua Umum DPP Projo ini.

    Disinggsung soal ketahanan desa selama masa pandemi Covid-19, Budi Arie mengatakan desa terbilang tangguh untuk menghadapi pandemi ini, terbukti angka pasien Covid-19 di desa sangat kecil dibandingkan dengan kota.

    Hal ini membuktikan jika masyarakat desa cukup disiplin mencegah penularan Covid-19. Kemendes PDTT sendiri telah meminta Desa untuk membentuk Relawan Lawan Covid-19, pembukan Posko Jaga Desa untuk memfilter warga yang akan masuk ataupun keluar desa. Membuat ruang isolasi, kampanye Protokol Kesehatan dan sejumlah langkah lain.

    Banyak inovasi yang dilakukan seperti sekitar 65.000 desa yang membangun ruang isolasi mandiri, penyemprotan disinfektan dan berbagai terobosan-terobosan lainnya.

    Kemendes PDTT bakal melakukan kajian menyeluruh dan mendalam lagi soal efektitas Dana Desa yang telah digelontorkan sejak tahun 2015 pasalnya sepanjanga setahun terakhir saat menyambangi desa-desa, Budi Arie menemukan fakta jika ada Desa yang memang maju namun ada juga yang stagnan perkembangannya.

    "Dana Desa ini harus dievaluasi menyeluruh karena ini adalah instrumen keadilan. Dana Desa akan berhasil jika ditangani orang yang tepat," kata Budi Arie.

    Budi Arie mangatakan, masih ada sekitar 21.173 desa dari total 74.953 desa di Indonesia masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal. Angka ini yang bakal digenjot oleh Kemendes PDTT agar dalam lima tahun ke depannya, angka ini berkurang minimal setengah dari jumlah desa tersebut.

    "Ini setidaknya targetnya, bersyukur jika lebih cepat karena tantangannya banyak seperti luas wilayah dan kondisi alam," kata Budi Arie.

    Budi Arie memaparkan, salah satu faktor yang mendorong kemajuan desa adalah anak muda. Kesimpulan ini diambil Budi Arie saat mengunjungi sejumlah desa yang maju, motor penggeraknya adalah para generasi muda. Olehnya, Ia mendorong agar anak muda tetap tinggal di desa untuk membangun desa.

    "Makanya kalau mengunjungi desa, saya selalu menanyakan ke Kades soal keberadaan anak muda karena ini faktor pendorong pembangunan desa," kata Budi Arie.

    Berkaitan dengan ketahanan pangan, Budi Arie menjelaskan sekitar 84 persen dari total desa di Indonesia berbasis pertanian dan produktifitasnya pun sangat tinggi. Budi Arie menyitir dana Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jika kontribusi sektor pertanian masih positif untuk perekonomian nasional.

    Budi Arie menegaskan, jika desa itu masa depan Indonesia dan kunci keberhasilan pembangunan Indonesia. "Desa Maju, Indonesia Maju," tandas Budi Arie.***

    Sumber : visiindonesia.com



     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com