Rabu, 19 Januari 2022  
 
Lawan Mafia SKGR Palsu
Camat Tapung Hulu Cabut SKGR , Kuasa Hukum Minta Kerugian Korban Diganti

Riswan L | Riau
Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:30:49 WIB

Pekanbaru, Tiraskita.com – Terbitnya SKGR (Surat keterangan ganti rugi) oleh
kecamatan Tapung Hulu dengan No. Reg. Camat :593/SKGR/TPHU/288 Tanggal
20 Mei 2020 atas nama Zuliati yang diduga bukan SKGR Asli alias Aspal semakin menunjukkan titik terang.

Surat SKGR yang telah dipalsukan oleh sejumlah
oknum itu kini diminta oleh camat untuk dikembalikan. Camat Tapung Hulu Sutani Rahmat, S.Sos  menyurati Zuliati pada tanggal 29 Juni 2020 . Dalam Surat yang bernomor 590/TPHU/2020/94 dengan perihal Pembatalan Surat .

Dalam surat itu mengakui bahwa SKGR No:593/SKGR/TPHU/288 Tanggal
20 Mei 2020 atas nama Zuliati adalah terjadi kekeliruan penulisan registrasi SKGR tersebut ganda dengan SKGR lain atas nama Sadikin warga Danau Lancang, dengan nomor registrasi yang sama.

Oleh karena itu Camat Tapung Hulu dapat membatalkan salah satu surat SKGR tersebut An.Zuliati dan atau mengganti dengan nomor yang baru," demikian bunyi surat sang Camat.


Namun pihak Zuliati  selaku korban atas terbitnya surat SKGR Palsu ini menilai ada yang aneh karena sebelum kasus  ini di laporkan ke pihak Polisi sang Camat mengatakan akan mengusut siapa pelakuknya.

" Kasus ini semakin menunjukkan bahwa ada yang tidak beres di Kantor Camat Tapung Hulu," ucap Gea keluaga Zuliati.

"Kami merasa sang Camat kurang bijaksana dan seolah-olah yang terjadi hanyalah  kesalahan menulis. Kuat dugaan Camat melindungi pelaku setelah korban melaporkan SKGR Palsu ini ke pihak kepolisian," papar Gea.

"Sementara sebelumny,  ketika kami  mengkroscek kepada Camat  tentang SKGR ini, Sang Camat mengatakan kita usut secara hukum siapa yang melakukan pemalsuan tandatangan saya dan yang menuliskan Nomor SKGR yang sudah dipakai oleh SKGR sebelumnya," ucap Gea menirukan kata-kata sang Camat.


Pihak Zuliati curiga SKGR yang terbit sengaja dibuat nomor yang pernah di pakai ke SKGR sebelumnya ( Atas nama Sadikin) karena alas hak / surat dasar sebelumnya atas objek yang di jual oleh Syafrizal tidak ada.

Selain terjadi pemalsuan surat, para oknum pelaku juga dinilai saat
menerbitkan surat tanpa surat dasar sehingga terjadi tumpang tindih.


Sefianus Zai SH direktur LBH BERNAS  kuasa hukum Zuliati kepada media mengaku sangat prihatin atas kinerja Camat dan jajarannya yang sangat berani membuat SKGR Aspal.

“Kami
sangat prihatin atas terbitnya surat SKGR  Aspal yang dikeluarkan oleh
Kecamatan Tapung Hulu. Seharusnya Surat SKGR atau yang kita kenal
sebagai dokumen sah atas penjualan tanah tidak dipalsukan oleh pihak
kecamatan karena mereka adalah Aparatur Sipil Negara yang seyogyanya melindungi keaslian dokumen-dokumen yang dikeluarkannya, agar kasus sengketa lahan dan tanah tidak semakin menjadi-
jadi di Riau ini” ungkap Sefianus Zai, SH.


Lebih lanjut Seafianus Zai menegaskan agar   pihak penjual tanah yang mengurus SKGR dan Camat  bertanggung jawab atas terbitnya SKGR Aspal tersebut dan mengganti kerugian korban.

Ditanya tentang surat pembatalan dari Camat, Sefianus Zai menilai bahwa memang surat itu sudah Batal demi hukum.

" Tanpa dibatalkan pun surat SKGR itu sudah batal demi hukum, karena nomornya memakai nomor SKGR punya orang lain,' ungkap Zai.

Kandidat Master Ilmu Hukum ini menambahkan bahwa Surat dari Camat itu juga perlu sebagai tambahan bukti nanti di pengadilan.

"Tapi surat 
pembatalan atau penarikan dari Camat itu akan semakin menguatkan 
bukti bahwa pihak kecamatan memang telah membuat dokumen palsu, hal itu
mengakibatkan kerugian kepada Ibu Zuliati. Kami menuntut pihak yang
bertanggung jawab atas terbitnya surat SKGR  Aspal ini mengganti
kerugian Zuliati” kata Zai dengan tegas.

“Jika kerugian korban tidak di tanggapi dan diganti oleh pejual tanah dan pihak oknum aparat  ASN kecamatan , maka kami
akan usut kasus ini baik secara pidana maupun perdata, sekalian  agar ada efek jera
kepada oknum-oknum yang terlibat dan juga menjadi pelajaran kepada
masyarakat agar berhati-hati jika mengurus SKGR”

“Kami
minta Camat tidak melepas tanggung jawabnya begitu saja.  Selain menarik
SKGR palsu,  mereka juga harus mengganti kerugian korban, sebelum 
menerbitkan SKGR yang Asli” ucap  Sefianus Zai.


"Kami juga meminta Kapolres Kampar untuk memberi perhatian khusus atas kasus ini, karena kasus seperti inilah cikal bakal sengketa lahan yang semakin menjadi-jadi di Provinsi Riau pada umumnya dan Kampar pada khususnya," tutup Zai.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Polres Kampar Musnahkan Barang Bukti 64,59 Gram Shabu dan 2 Kg Lebih Daun Ganja Kering
  • Nakes Lanud Sugiri Sukani Majalengka Terus Gencar Lakukan Serbuan Vaksinasi
  • Pemprov Jabar Perlu Hati-Hati Dalam Pengembangan Usaha Migas
  • Tunjukan Kepedulian Terhadap Lansia, KPP Jabar dan Sumedang Gelar Kegiatan Baksos
  • Danlanud S Sukani Buka Pelatihan Pembentukan Karakter (Character Building)
  • Ketua KPP Jabar Lantik dan Kukuhkan Kepengurusan KPP Kabupaten Sumedang
  • Bupati dan Wabup Rohil Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir dan Bagikan Paket Sembako
  • Kapolsek & Danramil Silaturahmi Ke Ponpes
  • Opini : Serba Serbi Kesulitan Belajar Pada Anak. Kenali Jenis, Ciri dan Cara Mengatasinya
  •  
     
     
    Jumat, 26 Februari 2021 - 20:06:18 WIB
    Kapolsek Tapung Gandeng FKPPI Lakukan Penanaman Pohon di Taman Desa Sibuak
    Selasa, 24 November 2020 - 11:09:31 WIB
    Ridwan Kamil Tandatangani Persetujuan Bersama Raperda APBD Jabar TA 2021 Menjadi Perda
    Kamis, 29 April 2021 - 07:21:50 WIB
    Berhasil Tingkatkan Deviden, Komisi III Apresiasi PT. Migas Hulu Jabar
    Selasa, 08 September 2020 - 10:24:07 WIB
    Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh Di Koramil 2001/Cirebon Utara Kodim 0620/Kab Cirebon, Tetap Patuhi
    Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:21:11 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Beri Putrinya Jajan Rp 100 Juta Per Bulan, Sang Ayah Terdakwa Korupsi Jiwasraya
    Kamis, 19 Maret 2020 - 13:58:16 WIB
    LANGGAR ATURAN DAN POTENSI MARK-UP 2020
    Gubernur Riau Harus Batalkan Anggaran Mobil Dinas DPRD Riau
    Rabu, 25 Desember 2019 - 12:01:10 WIB
    Tiga Petinggi Jateng Pantau Perayaan Natal
    Minggu, 26 September 2021 - 08:49:20 WIB
    Pangdam III/Siliwangi Buka Dikmaba TNI AD TA 2021
    Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:29:43 WIB
    Polda Jabar Usut Demonstran yang Nyaris Aniaya Polantas di Bandung
    Sabtu, 03 April 2021 - 23:56:39 WIB
    Kapolri Kunjungi Katedral Jakarta, Pastikan Ibadah Misa Aman
    Minggu, 07 Juni 2020 - 09:10:10 WIB
    Turun Dari 10 Desa Tinggal 3 Desa Lokus Stunting, Bupati Inilah Bentuk Komitmen Kita
    Kamis, 29 Juli 2021 - 14:56:02 WIB
    Waka Polres Sergai Beri Semangat Pada Warga Terpapar Covid di Perbaungan
    Senin, 19 Juli 2021 - 13:53:12 WIB
    Terkait Desa Panombean Diduga Tidak Transparan, Camat Bintang Bayu " Bungkam ".
    Jumat, 03 September 2021 - 10:40:32 WIB
    Hebohkan Warga! Mayat Seorang Pria Ditemukan di Parit
    Selasa, 03 Maret 2020 - 10:50:21 WIB
    Lenyapnya Buron Mabes Polri Honggo Si Terdakwa Korupsi Rp 37 Triliun
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved