<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
AS Imingi Miliaran Dolar Jika Indonesia Jika Akui Israel
Rabu, 23 Desember 2020 - 12:43:12 WIB
adam boehler. ©Luis Cortes/Reuters
TERKAIT:
 
  • AS Imingi Miliaran Dolar Jika Indonesia Jika Akui Israel
  •  

    Tiraskita.com - Pejabat Amerika Serikat mengatakan, Indonesia bisa mendapatkan tambahan kucuran dana miliaran dolar dari AS jika membuka hubungan diplomatik dengan Israel, sebagaimana kesepakatan sejumlah negara muslim baru-baru ini yang difasilitasi AS.

    Kepala Eksekutif Korporasi Keuangan Pembangunan Internasional AS (IDFC), Adam Boehler mengatakan, AS bisa melipatgandakan portofolio USD 1 miliar saat ini jika Indonesia membangun hubungan dengan Israel. IDFC adalah sebuah badan pemerintah yang berinvestasi di luar negeri. Hal ini disampaikan Boehler dalam sebuah wawancara di Hotel King David di Yerusalem pada Senin.

    "Kami sedang membicarakannya dengan mereka," ujarnya, dikutip dari Aljazeera, Selasa (22/12)

    "Jika mereka siap, mereka siap dan jika mereka siap maka kami akan dengan senang hati mendukung secara finansial lebih dari apa yang kami lakukan," lanjutnya.

    Boehler mengatakan tak akan terkejut jika lembaganya mengucurkan dana untuk Indonesia, negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, dinaikkan sampai USD 1 atau 2 miliar lebih.

    Para pemimpin Amerika dan Israel berharap lebih banyak negara bergabung dalam gelombang perjanjian normalisasi dengan Israel yang diumumkan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko.

    AS juga berharap Oman dan Arab Saudi akan bergabung, meskipun Boehler mengatakan pendanaan DFC untuk kedua negara tersebut akan dibatasi karena organisasi tersebut tidak diizinkan untuk berinvestasi secara langsung di negara-negara berpenghasilan tinggi.
    Melawan China
    indonesia disebut bisa dapat kucuran dana miliaran dolar dari as jika akui israel

    Boehler berada di Israel sebagai bagian dari delegasi bersama menantu Trump dan penasihat senior Jared Kushner. Di Maroko, Boehler mengatakan dia akan mengumumkan pembukaan cabang Prosper Africa pertama di Afrika Utara, sebuah inisiatif untuk meningkatkan bisnis antara AS dan Afrika.

    Dia juga mengatakan lembaganya kemungkinan akan menjadi bagian dari sindikat hutang untuk membantu membiayai penjualan pelabuhan terbesar Israel di kota Haifa utara. Perusahaan Amerika dan perusahaan Emirat telah menunjukkan minat dalam tender tersebut, dan Boehler mengatakan dia akan melihat tawaran yang melibatkan orang Amerika atau sekutu seperti UEA.

    Sebagai bagian dari kesepakatan normalisasi, Boehler membantu membentuk USD 3 miliar lembaga pendanaan bersama Israel-UEA-AS yang berbasis di Yerusalem untuk berinvestasi secara regional. Kepala pendanaan tersebut, penasihat senior Kedutaan Besar AS Aryeh Lightstone, mengatakan sejauh ini AS sedang melakukan uji tuntas pada lebih dari 10 kesepakatan potensial.

    Salah satu kesepakatan potensial adalah pipa minyak di Israel, dan Boehler mengatakan lebih banyak lagi yang sedang dikaji karena AS sedang mencari cara bagaimana memperluas ekspor gas alam ke negara-negara Asia Tengah atau Eropa untuk membantu melawan pengaruh Rusia dan China.

    "Ini area yang menarik, dan ini adalah pasar yang sering tidak dimainkan oleh Amerika Serikat," kata Boehler.
    Proyek infrastruktur

    Di belahan dunia lain, Boehler mengatakan prioritas sebelum Trump keluar dari Gedung Putih adalah membantu negara-negara Amerika Latin yang berhutang miliaran ke China untuk proyek infrastruktur.

    "Kami sedang dalam diskusi intensif untuk melihat apakah kami dapat melakukan sesuatu di sana, di mana mereka membutuhkan bantuan dari segi pembangunan, dan ini adalah kesempatan bagi mereka untuk keluar dari hutang China," jelasnya.

    "Kita akan melihat apakah kita bisa menyelesaikannya sebelum 20 Januari," lanjutnya.

    Sementara Presiden terpilih Joe Biden telah berjanji untuk mengubah sejumlah kebijakan pendahulunya. Boehler mengatakan lembaganya menikmati dukungan bipartisan dan dia mengharapkan keberlanjutan di bawah pemerintahan baru.

    "Saya pikir mereka akan mengambil apa yang kami lakukan dan melangkah lebih jauh, dan saya berharap mereka melakukannya dan saya akan berada di sana untuk mendukung mereka," pungkasnya.
    Indonesia Tutup Pintu untuk Israel
    pintu untuk israel

    Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menanggapi kebijakan sejumlah negara yang melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Retno Marsudi mengatakan, Indonesia tidak memiliki niatan untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebagaimana negara muslim lainnya.

    "Hingga saat ini tidak terdapat niatan Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," ujar Retno Marsudi di Jakarta pada Rabu (16/12), dikutip dari Liputan6.com.

    Dalam pernyataannya, Indonesia juga tetap berpegang teguh pada kesepakatan internasional dan amanat undang-undang.

    "Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina berdasarkan dua state solution dan parameter internasional lain yang telah disepakati secara konsisten akan tetap dijalankan," jelasnya.

    Sejauh ini, negara seperti UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko sepakat untuk normalisasi hubungan dengan Israel. Menurut informasi dari The Jerusalem Post, Israel selanjutnya tertarik berdiplomasi dengan Oman dan Indonesia.

    Sebelumnya, Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah juga merespons hal serupa.

    "Kemlu tidak pernah berhubungan dengan Israel. Dalam menjalankan Politik Luar Negeri, Kemlu terhadap Palestina konsisten sesuai amanah konstitusi," jelasnya kepada Liputan6.com, Senin (14/12)

    Lebih lanjut, Faiza mengaku tidak tahu siapa sumber diplomatik yang dikutip oleh The Jerusalem Post.

    "Saya tidak tahu sumber berita media Israel tersebut dan pejabat siapa yang dimaksudkan dari Indonesia. Kemlu faktanya tidak lakukan pendekatan ke pihak Israel," pungkasnya.

    sumber;merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com