<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Bawa Tombak dan Panah, Masa Kepung Kantor KPU Yalimo
Minggu, 20 Desember 2020 - 13:12:20 WIB
Ilustrasi pengepungan (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
TERKAIT:
 
  • Bawa Tombak dan Panah, Masa Kepung Kantor KPU Yalimo
  •  

    Jakarta | Tiraskita.com - Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Yalimo, Papua dikepung puluhan orang yang membawa senjata tajam dan panah saat Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi Suara Pilkada 2020 digelar, Jumat (18/12).

    Komisioner KPU Papua Melki Kambu mengatakan aksi pengepungan itu mengganggu keamanan proses penetapan rekapitulasi suara. KPU Papua lantas memutuskan kembali menunda rapat untuk sementara.

    "Masa kepung tempat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten Yalimo," kata Melki kepada CNNIndonesia.com, Jumat (18/11).

    Dalam foto-foto yang dibagikan KPU Papua, terlihat puluhan hingga ratusan orang mengepung gedung KPU Yalimo. Mereka berkerumun tanpa mengenakan masker.

    Massa aksi juga membawa senjata di tangan mereka. Sebagian membawa tombak, sebagian lagi membawa busur dan anak panah.

    Melki mengatakan seharusnya rekapitulasi sudah tuntas pada Kamis (17/12) sesuai aturan. Namun serangan dari orang tidak dikenal ini berlangsung terus-menerus.

    "Keamanan tidak terjamin, sehingga Bawaslu minta dilanjutkan hari ini tanggal 18 Desember 2020. Harus selesai rekapitulasi tingkat kabupaten," ujarnya.

    Melki menuturkan kondisi di Yalimo sudah mulai membaik. KPU berencana menuntaskan penetapan rekapitulasi suara pada malam ini.

    Sebelumnya, Pilkada Yalimo juga sempat tertunda karena ada serangan jelang hari pemungutan suara. Ratusan orang mengepung gudang logistik KPU.

    Petugas tidak dapat mengeluarkan logistik pilkada hingga pemungutan suara berlangsung lantaran diancam oleh sejumlah orang yang menduduki gudang tersebut.

    Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan massa aksi meminta pilkada dilakukan kembali dengan sistem noken.

    "Di Kabupaten Yalimo ini ada kendala distribusi logistik di satu distrik karena ada aksi pengepungan oleh massa untuk menolak distribusi logistik karena mereka menuntut agar di distrik itu dilakukan Pilkada adanya dengan cara noken," ujar Pramono saat ditemui di Tangerang Selatan, Rabu (9/12).



     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com