<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Aktifis Kecewa dan Minta KPK Profesional
KPK Tebang Pilih Pada Kasus Walikota Dumai
Sabtu, 14 November 2020 - 07:57:33 WIB
Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli Adnan Singkah
TERKAIT:
 
  • KPK Tebang Pilih Pada Kasus Walikota Dumai
  •  

    Dumai
    | Tiraskita.com  - Plt. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri dikutip
    dari beberapa Media Nasional mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan
    terhadap Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli Adnan Singkah Selasa (10/11/20)
    namun yang bersangkutan tidak hadir alias mangkir. "Zulkifli AS akan di
    periksa dan ternyata tidak hadir dengan alasan ada kegiatan Dinas".
    ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri yang disiarkan beberapa Media
    Nasional.

    Zul AS diperiksa KPK terkait status tersangka kasus
    korupsi yang melibatkan Yaya Purnomo, tak tanggung-tanggung dua kasus
    sekaligus yaitu memberi Gratifikasi dan menerima suap. Dari beberapa
    Kepala Daerah tersandung kasus yang sama ada yang sudah ditahan, namun
    Walikota Dumai ini sampai sekarang belum juga ditahan. Terbaru Bupati
    Labuhan Batu Utara (Labura) Kharuddin Syah, setelah diperiksa KPK
    langsung dilakukan penahanan dan dikenakan rompi orange sedangkan Zul AS
    mangkir dari panggilan.

    Mangkirnya Zul AS dari panggilan KPK
    mendapat respon beragam dari warga Dumai, mereka beranggapan seakan-akan
    Zul AS mendapat perlakuan istimewa. Karena meski telah lama menyandang
    status tersangka namun sampai detik ini belum juga ditahan bahkan pada
    panggilan semalam kembali mangkir.

    "Zul AS ini kayaknya istimewa
    meski status tersangkanya telah lama namun sampai sekarang masih bebas
    menghirup udara segar alias bebas, KPK belum juga menahan. Kita berharap
    lembaga anti rasuah serius menanggani jangan terkesan ada keistimewaan,
    karena semua orang sama dimata hukum, sehingga tidak ada tudingan
    miring di alamatkan kepada KPK". ungkap warga bernama lrhamadi Rabu
    (11/11/2020) disalah satu warung Kopi.

    Waktu yang sama, warga
    lain bernama David berpedapat serupa "KPK harus tuntaskan kasus Zul AS
    sesegera mungkin, apalagi Dumai waktu dekat menyelengarakan pesta
    Demokrasi yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Jangan sampai
    terselip agenda terselubung pada Pillada mendatang, selain itu
    pihak-pihak ikut terperiksa dan diduga terlibat dalam pusaran kasus Zul
    AS segera juga KPK tetapkan statusnya". harap David.

    Seperti
    ramai diberitakan sebelumnya KPK selama sepekan dari Senin (02/11)
    hingga Jumat (06/11) memanggil dan memeriksa 32 orang saksi secara
    maraton yang terdiri dari ASN Pemko Dumai dan kalangan Swasta
    (Kontraktor). Para saksi tersebut dimintai keterangan diduga masih
    seputar kasus yang menimpa Walikota patahana Dumai Zulkifli AS. Pada 03
    Mei 2019 KPK telah menetapkan Zulkifli Adnan Singkah sebagai tersangka
    dalam 2 perkara, pertama dugaan pemberian suap sebesar Rp 550 Juta
    kepada Yaya Purnomo, kedua dugaan menerima Gratifikasi Rp 50 Juta dan
    fasilitas Hotel di Jakarta.

    Sebelumnya Ketua KPK Firli
    Bahuri membuat pernyataan keras, bahwa KPK akan menahan dua Kepala
    Daerah yang terjerat kasus tindak pidana korupsi. “Minggu depan ada dua
    orang lagi kepala Daerah dipanggil yaitu Bupati dan Walikota”. ungkapnya
    saat Webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas 2020 seperti yang
    disiarkan kanal akun Youtube KPK.

    Direktur
    Lembaga Bantuan Hukum ( LBH BERNAS ) Sefianus Zai, SH menduga ada
    perlakuan khusus terhadap Walikota Dumai ini, KPK terkesan membiarkan
    status tersangka ZulAs sampai habis masa periodenya sebagai Walikota.

    "
    Kita melihat ada kesengajaan KPK membiarkan status tersangka sampai
    akhir masa jabatan Walikota Dumai ini, entah apa pertimbangan KPK,
    Sepertinya ada keistimewaan perlakuan terhadap kasus ini, jika dibanding
    dengan kepala daerah lain yang sudah tersangka itu langsung ditahan dan
    di tuntaskan kasusnya, naum dengan Zul AS seolah dibiarkan sampai masa
    jabatan habis, kita layak curiga permainan apa yang sedang terjadi,"
    tegas Zai heran.

    "Banyak kasus yang menunjukkan
    kepada masyarakat bahwa KPK tidak profesional dan tebang pilih, salah
    satunya kasus Walikota Dumai ini,Kasus Harun Masiku juga sampai sekarang
    tidak tertangkap,  Seharusnya KPK tidak mempertonontonkan sikap tidak
    profesional seperti ini,"Ucapnya (Ridwansyah).



     
    Berita Lainnya :
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  • Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
  • Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    02 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    03 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    04 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    05 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    06 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    07 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    08 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    09 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    10 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    11 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    12 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    13 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    14 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    15 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    16 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    17 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    18 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    19 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    20 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    21 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    22 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com