Senin, 15 08 2022  
 
PERKEMBANGAN SEPAK BOLA INDONESIA
TERIMA LAPORAN SHIN TAE YONG, KETUM PSSI SEPAKATI PENGUATAN FISIK DAN MENTAL PEMAIN TIM NASIONAL

Riswan L | Olahraga
Rabu, 04 Maret 2020 - 19:06:42 WIB

Pelatih Shin Tae Yong  dan  Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
TERKAIT:
   
 
Jakarta, Tiraskita.com - Kunci perbaikan prestasi sepak bola Indonesia ada pada dua hal, Yaitu penguatan fisik dan mental pemain. Penekanan itu disampaikan pelatih kepala tim nasional Indonesia Shin Tae Yong dalam paparan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Jakarta, 4 Maret 2020.

“Kalau dua hal itu dibenahi dengan benar, pasti sepak bola Indonesia akan berkembang sangat baik,” kata Shin Tae Yong.

Tae Yong memaparkan secara detail kondisi para pemain timnas, terutama Timnas U-19 yang dibawanya mengikuti training camp di Thailand, Januari lalu.

Pelatih asal Korea Selatan itu menyampaikan laporan rinci para pemain Timnas U-19, yang sebagian di antaranya akan menjadi kerangka untuk Piala Dunia U-20 2021, sejak menjalani pemusatan latihan di Cikarang.

“Saat berkumpul pada pertengahan Januari itu, jumlah awal pemain Timnas U-19 ada 55 orang,” kata Tae Yong.

Pada 22 Januari – 1 Februari, 28 pemain kemudian berangkat ke Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand, untuk melanjutkan pemusatan latihan serangkaian uji coba melawan tim-tim asal Korsel. 

Dalam rentang waktu itu, timnas menjalani 5 kali uji tanding, dengan 4 kali kalah, yakni 1-5 melawan Busan IPark, 0-2 dari Kyung Hee University, 0-4 dan 1-4 dari Seongnam FC dan menang 2-1 pada laga kedua melawan Kyung Hee University.

“Kalau dilihat skornya memang banyak kebobolan. Tapi dalam kondisi pemain letih, baru selesai liga, seharusnya malah kebobolannya bisa lebih banyak lagi,” kata Tae Yong.
 
Dalam penjelasan detailnya pada masing-masing pemain, Tae Yong mengungkapkan nama, posisi, statistik, riwayat cedera, serta komentar spesifik atas pemain itu. Secara umum, Tae Yong menyoroti lemahnya fisik para pemain timnas kita.

“Secara fisik sangat kurang. Setelah menit ke-20, para pemain terlihat capai. Karena itu, di Chiang Mai kami berkonsentrasi meningkatkan kemampuan fisik,” kata mantan pemain timnas Korsel berusia 50 tahun itu.

Selama di Thailand, para pemain digeber dengan core training, weight training, juga lari selama 5 km setiap pagi. Pada sore hari, pemain berlatih antara lain passing game, bagaimana membuat gol cepat, dan ‘running defence’.

Selama training camp, pemain Timnas U-19 juga dicek berat badan dan kandungan lemaknya setiap hari. 

“Kami periksa secara akurat kondisi fisik pemain setiap usai makan pagi. Intinya, jika dibandingkan dengan para pemain Timnas U-18 dan U-19, kondisi fisik pemain Timnas Indonesia sangat jauh di bawah,” katanya.
 
Untuk itu, kata mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma dan Quensland Roar ini, para pemain kita harus lebih banyak meningkatkan latihan fisik lagi. 

Ia pun menunjukkan bagaimana para pemain mengirimkan update foto saat berlatih fisik di tempat tinggal masing-masing. Sementara dari pihak tim pelatih juga mengirim rekaman video program latihan kepada para pemain.

“Perlu motivasi terus-terusan agar mereka berkembang lagi. Bagaimana pola makan dan latihan harus terus dijaga,” tegasnya.

Tae Yong menekankan banyak hal mendasar harus diperhatikan para pemain timnas kita. Misalnya keseimbangan jumlah dan intensitas latihan, asupan nutrisi serta waktu pemulihan atau istirahat yang tepat untuk mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pemain.

“Penting juga terkait pemilihan sepatu bola yang tepat sesuai posisi pemain. Ini hal kecil tapi membuat perbedaan sangat besar,” kata Tae Yong. Ia menggambarkan kekuatan pul besi sepatu bola jelas berbeda untuk posisi tiap pemain, khususnya centre back.

Hal lain yakni pentingnya melakukan ‘taping’ atau membebat bagian-bagian tertentu pada kakinya. “Taping sangat penting mencegah cedera. Hal ini harus dibiasakan walaupun awalnya merepotkan dan terasa tidak nyaman,” katanya.

Juga digarisbawahi yakni pentingnya pemain mengkonsumsi protein seperti daging, ikan, serta suplemen, tapi jangan lupa diimbangi dengan makan sayuran agar pencernaan jadi lebih cepat. 

“Karena itu, ayo banyak-banyak makan salad,” pesannya.

Iriawan menyatakan dukungannya pada hal-hal yang disampaikan pelatih kepala tim nasional. Semua demi kemajuan prestasi timnas Indonesia yakni memperbaiki peringkat FIFA untuk timnas senior dan mampu berbicara banyak di Piala Dunia U-20 2021 bagi Timnas U-19.

“Sebagai Ketua Umum PSSI, saya mendukung apapun yang disampaikan Shin Tae Yong demi peningkatan prestasi tim nasional kita. Ini masalah mindset. Kita harus mau disiplin dan bekerja keras kalau mau meraih prestasi,” tegasnya.
   
Didampingi Sekjen Ratu Tisha Destria dan anggota Komite Eksekutif PSSI Pieter Tanuri, Iriawan akan menyiapkan aturan dan sanksi tegas bagi pemain yang menolak bergabung dengan timnas.

“Kita sudah buat agar jadwal liga tidak berbenturan dengan pemusatan latihan timnas,” katanya.
 
Terkait hal ini, Tae Yong memberi contoh di Korsel, adanya sanksi tegas larangan bermain beberapa tahun dari Korea Football Association (KFA) bagi beberapa pemain yang menolak panggilan timnas.

“Nanti kita rumuskan sanksinya agar ada efek jera bagi mereka yang tak mau bergabung dengan timnas,” pungkas Iriawan.**


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemkot Cimahi Mulai Revitalisasi Stadion Sangkuriang
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Cimahi Sempurnakan Aplikasi SIDAKEPtri Dengan Fitur e-SKILL UP
  • Danseskoau: Hadapi Spektrum Ancaman, Transformasi Pertahanan Harus Terus Dilanjutkan
  • Penopang Jembatan Cigereuh Kab. Bandung Rusak, Komisi IV DPRD Jabar Respon Rencana Perbaikan
  • Komisi V Dorong Angggaran Perbaikan Untuk Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia
  • Jokowi ke Petani: Rawat Kelapa Genjah, Nanti Saya Cek Lagi
  • Delegasi Pekanbaru Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi 2022 di Padang
  • Heboh!, Penemuan Mayat di Bagasi Alphard
  • JPU Sebut M Kece Selalu Ingat Seumur Hidup Wajahnya Dilumuri Kotoran oleh Napoleon
  •  
     
     
    Senin, 28 Juni 2021 - 15:15:50 WIB
    Selundupkan Sabu dan Extacy Kedalam Lapas Bangkinang, Polres Kampar Tangkap 3 Pelaku
    Kamis, 20 Januari 2022 - 11:05:55 WIB
    Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum
    Senin, 01 Agustus 2022 - 12:24:12 WIB
    Ini Alasan PDIP Jadi yang Pertama Daftar Pemilu 2024
    Minggu, 14 November 2021 - 21:32:00 WIB
    127 Pamen Lulus Seskoau Angkatan Ke-58, Lulusan Pertama Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udar
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 15:59:53 WIB
    Jumat TPS Kembali Dibongkar
    Walikota Firdaus Minta Sebelum Ramadan Area STC Sudah Bersih
    Senin, 31 Mei 2021 - 17:36:43 WIB
    Gebyar Vaksinasi Berjalan Lancar, Bupati Sergai: Terima Kasih Para Lansia
    Selasa, 26 April 2022 - 20:01:15 WIB
    Viral Ancam Patahkan Leher "Pak Bobby", Pelaku: Saya Kira Pak Bobby itu Preman
    Minggu, 28 Juni 2020 - 08:54:28 WIB
    NARKOTIKA
    Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba, Polsek Perbaungan Grebek Rumah Ilyas Hia
    Kamis, 13 Mei 2021 - 09:32:41 WIB
    Gardanis Tapteng Kunjungi Korban Kebakaran di Tapian Nauli
    Senin, 02 Desember 2019 - 14:25:02 WIB
    BREAKING NEWS: Dewan Pers Tegaskan Tidak Ada Surat Edaran ke Pemda
    Jumat, 21 Agustus 2020 - 08:48:13 WIB
    Akhiri Masa Jabatan, AKBP Deni Kurniawan Sujud Syukur di Gerbang Mapolres Nias
    Selasa, 04 Mei 2021 - 10:17:17 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias Komsos Dengan Perangkat Desa
    Selasa, 31 Mei 2022 - 09:32:17 WIB
    Kepemimpinan Dimasa Era New Normal
    Sabtu, 31 Juli 2021 - 10:18:41 WIB
    Bupati dan Wabup Rohil Dampingi Gubernur Riau Tinjau Kondisi Jalan Lintas Pesisir Rohil
    Selasa, 24 Agustus 2021 - 11:05:04 WIB
    Sekda Riau Minta Program Padat Karya Berdayakan Warga Terdampak COVID-19
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved