<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
LAWAN COVID-19
Pernyataan Gubernur NTT Lawan WHO Menuju Kehidupan Normal
Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:11:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Pernyataan Gubernur NTT Lawan WHO Menuju Kehidupan Normal
  •  

    Tiraskita.com - Gubernur yang merdeka dari Penjajahan WHO Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, mengeluarkan 10 pernyataan melawan WHO terkait Covid-19 dan menuju kehidupan baru yang normal (new normal) di Provinsi NTT.

    Pernyataan yang terkesan kontroversi tersebut, disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Virtual, bersama Forkopimda Provinsi NTT dan para Bupati/Walikota, Selasa (27/5).

    Pernyataan-pernyataan itu di antaranya;

    Pertama, Standar yang diberikan oleh WHO untuk menangani Covid-19, seperti masuk ke kehidupan baru yang normal (new normal) itu tidak bisa diikuti. Pasalnya, kebijakan di negara lain, tidak dapat diterapkan semuanya di Indonesia, terutama di NTT.

    Kedua, Virus Covid-19 ini, tidak pernah mematikan siapapun di dunia ini. Yang dinyatakan positif dan meninggal, adalah orang yang mempunyai penyakit bawaan lain.

    Menurut Gubernur Viktor, penyakit yang lebih berbahaya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).
    “Nyamuknya tidak ada batasan. Nyamuk tidak pernah dikarantina atau ditracing. Bahkan hari ini yang meninggal karena DBD ada 55 orang di NTT. Sedangkan positif Covid-19 yang meninggal sampai saat ini hanya 1 orang. Itu pun karena Tifus,”kata Viktor.

    Ketiga, Khusus untuk NTT, harus kembali beraktivitas normal seperti biasa. Hidup dalam ketakutan sangat berbahaya dan lebih berbahaya dari virus Covid-19. Sehingga jangan ada bupati yang menutup wilayahnya, baik antar RT dan RT, kelurahan dan kelurahan, desa dan desa maupun antar kota dan kabupaten.

    Keempat, Maksimal tanggal 15 Juni 2020, aktivitas pemerintahan sudah normal kembali dan tidak ada lagi work from Home (WFH).

    “Di NTT Work from Home itu adalah libur. Sehingga tidak ada produktivitas dan efektivitas yang ada,”kata Viktor.

    Menurutnya, Program Tahun 2020-2021 ini dikhususkan untuk pemberdayaan. Untuk itu para pimpinan di setiap kabupaten, jangan melakukan tanda tangan fiktif.

    Kelima, Pemimpin yang paling buruk di dunia adalah pemimpin yang penakut.

    “Bodoh tidak apa-apa, tapi kalau penakut itu salah. Kalau kita ikut standar WHO, tidak bisa berjalan. NTT itu beda dengan WHO. Orang WHO tidak pernah berkebun, tidak pernah pegang linggis, tapi mereka hanya buat standar. Dan itu tidak bisa diterapkan di seluruh negara,”katanya.

    Keenam, NTT itu berbeda. NTT berpikir sebagai orang miskin yang butuh makan. Untuk itu ditekankan, agar NTT kembali beraktivitas normal pada 15 Juni 2020.

    “NTT itu normal tidak ada yang baru. Normal kita seperti biasa. Kesehatan kita dari Tuhan sudah berikan. Saya lebih memilih mati karena virus itu, tapi rakyat saya tetap bisa makan. Dari pada saya kurung diri di dalam rumah, tapi rakyat saya mati kelaparan,”tegas Viktor.

    Ketujuh, Pemerintah NTT sudah menyediakan lahan jagung 10.000 hektar. Tetapi menjadi masalah saat ini, para petani tidak dapat menjual hasil panennya. Hal ini harus segera diatasi. Untuk itu, NTT tetap beraktivitas seperti biasa.***



     
    Berita Lainnya :
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    02 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    03 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    04 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    05 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    06 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    07 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    08 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    09 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    10 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    11 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    12
    13
    14 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    15 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    16 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    17 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    18 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    19 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    20 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    21 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    22 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com