Rabu, 01 Desember 2021  
 
Menkeu Sri Mulyani Minta Dunia Pendidikan Cetak Mahasiswa Siap Kerja

RL | Pendidikan
Jumat, 03 September 2021 - 12:06:15 WIB

JAKARTA, TIRASKITA.COM - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta, dunia kampus bisa lebih terbuka dan mengikuti perkembangan zaman. Para dosen atau tenaga pengajar di kampus harus bisa beradaptasi agar tidak terjadi perbedaan yang begitu besar antara dunia pendidikan dengan dunia kerja nyata.

"Saya harap kampus tidak tertinggal hanya karena Anda tidak berinteraksi dengan dunia nyata. Kolaborasi ini sangat penting," kata Menteri Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Saat ini Kementerian Keuangan tengah membuka diri untuk para mahasiswa melakukan pemagangan di kantor pemerintahan dalam program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja di kantor-kantor pemerintah secara langsung.

Adanya program ini bukan hanya untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa tentang dunia kerja, lebih dari itu program ini diharapkan bisa sebagai pembelajaran bagi mahasiswa maupun institusi pemerintah. Di sisi lain, Menteri Sri Mulyani khawatir bila sekembalinya mahasiswa mengikuti pemagangan ini harus dihadapkan dengan kondisi dunia kampus yang tertinggal.

"Jangan sampai mahasiswa yang magang lebih kapabel setelah magang ketika kembali ke kampus dari pada dosen atau tenaga pengajarnya. Kalau mindset kampusnya masih lama dan mereka jadi tidak memberikan dampak," kata dia.

Tak hanya para dosen atau tenaga pengajar, jajaran rektorat juga harus mengikuti perkembangan zaman. Menentukan bahan ajar atau kurikulum yang digunakan relevan atau bahkan tertinggal dengan kondisi terkini. Sehingga akan ada umpan balik yang bagus ketika mahasiswa kembali ke kampus setelah proses pemagangan.

"Anda akan dihadapkan feedback yang bagus kalau maju terus, jadi para dosen, rektor ini yang saya berikan buat mata ajaran ini cukup bagus kualitasnya, " kata dia.

Maka dari itu, dia meminta perguruan tinggi bisa mengubah pola pikir yang lama. Para pengajarnya harus bisa membuka diri dan berinteraksi dengan yang terjadi di industri atau dunia kerja. Sehingga kampus bisa mencetak lulusan-lulusan terbaiknya bukan hanya sekedar lulus saja.

"Kampus bukan hanya harus menyiapkan lulusan yang siap hari ini tetapi juga siap dengan tantangan ke depan. Ini proses belajar yang terus menerus dan ini bisa jadi langkah awal yang baik," kata dia.

Magang di Kemenkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk para mahasiswa. Salah satunya dengan lewat kerja sama Kementerian Keuangan dengan universitas dalam rangka pemagangan.

Menteri Sri Mulyani mengatakan program pemagangan ini merupakan upaya mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja, khususnya pada pengelolaan keuangan negara. Program ini menurutnya bisa menjadi solusi sekaligus tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam rangka pengelolaan keuangan negara.

"Bagi kami mendekatkan dunia kerja dengan pengelolaan negara ini solusi dan tantangan" kata Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Lebih lanjut dia menjelaskan, program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini menjadi solusi bagi pemerintah dalam upaya transparansi, edukasi dan berbagi informasi kepada masyarakat dalam mengelola keuangan negara. Program ini bisa menjadi sarana pemerintah untuk membuktikan pengelolaan negara dilakukan secara akuntabel, tanggung jawab sekaligus memberikan pemahaman mendasar mengenai kewarganegaraan dan warga negara.

"Bagaimana kita sebagai bangsa memahami keuangan negara dan uang negara itu berasal dari mana dan kelolanya gimana, itu basic dan mengenai akuntabilitas dan pemahaman kebijakan yang diambil," kata dia.

"Bagi saya ini solusi supaya generasi muda, terutama yang belajar di kampus atau perguruan tinggi memahami mengenai sebuah pemahaman dasar mengenai mengurus negara dari sisi keuangan, dan tantangan," sambungnya.

Di sisi lain program ini menjadi tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam rangka menciptakan suasana belajar di pemerintahan. Suasana kerja yang memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa yang magang agar bisa mengambil pelajaran selain mendapatkan pengalaman bekerja di institusi pemerintahan.

"Karena kami pun terus melakukan pengembangan di dalam institusi Kementerian Keuangan sebagai institusi corporate university. Jadi ini kita ciptakan sebagai lahan, ladang biar kita belajar. Ini akan jadi interaksi yang menarik dan tantangan tapi memberikan harapan," kata dia.

Menteri Sri Mulyani optimis adanya kerja sama ini akan melahirkan berbagai ide-ide baru yang bisa dicoba dan dikembangkan. Selain itu, program ini akan menimbulkan interaksi antara dunia kampus dengan Pemerintah. Interaksi antar kalangan akademisi seperti rektor, dosen dan para pengajarnya dengan Kementerian Keuangan.

"Saya optimis dan positif, ini kan menimbulkan ide-ide baru dan ini akan jadi semangat dan motivasi buat kampus," kata dia mengakhiri.

sumber:merdeka.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sekda Pekanbaru Ajak Perangi Perdagangan Orang
  • DLHK Riau Dukung Polda Riau Berantas Ilegal Logging
  • Kabupaten Tapteng Terima 25.996 Dosis Vaksin Bupati Targetkan Satu Minggu Sudah Selesai Disuntikkan
  • Anggota Dewan dari Fraksi PDI-Perjuangan Kompak Bantu Bayi Pengidap Penyakit Langka
  • Bupati Kampar Rapat Paripurna DPRD Kampar
  • Bupati Kembali Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Masyarakat Tapteng
  • Ada Apa dengan DPRD Kita? Kenapa Lebih Senang Melaksanakan Rapat Malam hingga Dini Hari?!
  • Aamaning Tak Relevan Bagi Putusan Yang Sudah Inkracht
  • Achmad Taufan Soedirjo SH MH: "Saya Prihatin dengan Laporan ini, Nanti Saya Bicarakan Sama Ketua Bid
  •  
     
     
    Rabu, 01 September 2021 - 12:51:20 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213 Nias Melaksanakan Komsos di wilayah binaan.
    Minggu, 05 September 2021 - 08:58:34 WIB
    Taruna AAL Angkatan LXVIII Dapat Pembekalan Dari Danpasmar 3
    Sabtu, 13 Maret 2021 - 11:51:07 WIB
    BUMDes Desa Binuang Kampar Patut Dipertanyakan Peruntukannya
    Minggu, 07 Februari 2021 - 18:53:14 WIB
    Pedagang Pasar Prioritas Vaksinasi Covid-19
    Senin, 18 Oktober 2021 - 11:17:08 WIB
    Cara Pencegahan dan Pengobatan Gangguan Pendengaran Akibat Paparan Bising
    Jumat, 26 Maret 2021 - 13:20:10 WIB
    Pemkab Bengkalis Apresiasi BUMDes Jangkang Sejahtera
    Selasa, 30 Juni 2020 - 09:35:48 WIB
    PERUSAHAAN KIRIM HUMAS DAN DINILAI BUKAN PEMANGKU KEBIJAKAN
    PT Ciliandra Mangkir Lagi, Komisi III Lakukan Penjadwalan Ulang
    Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:55:07 WIB
    Bagaimana Pers Tetap Profesional Ditengah Situasi Sulit? Begini Tips Kapolda Riau
    Sabtu, 22 Mei 2021 - 09:50:39 WIB
    KPU Sergai Diduga Korupsi Dana Hibah 36,5 Miliar
    Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:53:20 WIB
    Anita Kolopaking Mangkir dari Pemeriksaan
    Minggu, 18 Juli 2021 - 11:45:03 WIB
    Pekerja Sektor Informal Banyak Terdampak Akibat PPKM Darurat
    Rabu, 20 Januari 2021 - 20:42:06 WIB
    Bupati Inhil Pinta Kepala OPD Kooperatif Saat Diaudit BPK
    Senin, 05 Oktober 2020 - 03:33:28 WIB
    Kabar Duka ... Bupati Bangka Tengah Meninggal Dunia Karena Covid-19
    Senin, 15 Februari 2021 - 11:27:52 WIB
    Bos Trimegah Sekuritas diperiksa Terkait Dugaan Korupsi BP Jamsostek
    Selasa, 04 Mei 2021 - 16:10:53 WIB
    Mamasuki Tahap Finalisasi, Komisi I Rumuskan Rekomendasi Pengelolaan Aset
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved