Kamis, 04 Maret 2021  
 
Mimpi Jutaan Guru Honorer untuk Jadi PNS Pupus Sudah, Mendikbud?

Riswan L | Pendidikan
Selasa, 05 Januari 2021 - 11:22:11 WIB
Jakarta | Tiraskita.comWakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi mengaku kaget dengan kabar bahwa pemerintah memutuskan untuk menghentikan rekrutmen CPNS guru mulai 2021 dan menggantinya dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK). Padahal, keputusan ini juga tidak pernah disinggung dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

"Ini berita agak mengagetkan kita, karena beberapa waktu lalu Mendikbud bersama dengan Komisi X sudah menyetujui bahwa membuka pendaftaran PPPK guru sebanyak 1 juta orang, sementara untuk CPNS tetap, karena sebenarnya CPNS adalah sesuatu yang dibutuhkan pemerintah. Dikarenakan setiap tahun ada yang pensiun, setiap tahun selalu ada yang tidak bisa meneruskan tugasnya," kata Dede saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Politikus Partai Demokrat ini mengungkap bahwa jumlah guru PNS ini tidak cukup banyak, bahkan rata-ratanya hanya 1-2 orang guru PNS di setiap sekolahnya dan sisanya merupakan guru honorer. 

Meskipun Komisi X DPR sepakat untuk merekrut guru honorer menjadi PPPK, rekrutmen CPNS guru harus tetap ada. "Memang kesepakatan kita dalam beberapa kali rapat itu honorer akan diganti menjadi PPPK tetapi, CPNS masih ada," ujarnya.

Menurut mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini, kalau tiba-tiba pemerintah menghapus rekrutmen PNS untuk para guru, tentu saja kebijakan ini sangat diskriminatif dan seolah-olah guru tidak boleh menjadi PNS, padahal guru-guru ini sudah lama mengabdi.

Maksimalkan PJJ, Praktisi-Akademisi Gelar Konferensi Pendidik Nusantara
Pandemi Masih Mengancam, Pemprov DKI Tetap Berlakukan Belajar dari Rumah

"Padahal guru sudah mengabdi lama, mereka sudah bertugas, jadi menurut hemat kami ini adalah sesuatu yang benar-benar mengkhianati perjuangan para guru," cetus Dede.

Dede menegaskan bahwa PPPK perlu ada untuk mengganti posisi tenaga pengajar honorer. Tetapi, dengan kebijakan sekarang bahwa seluruh posisi untuk CPNS dicabut untuk guru, selain pemerintah diskriminatif, kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak menghargai jasa para guru.

Karena itu, Dede menambahkan, persoalan ini akan dibahas segera dalam agenda rapat Komisi X dengan Mendikbud di masa sidang pekan depan. Karena hal ini tidak pernah disinggung sama sekali oleh Mendikbud.

"Itu yang membuat kami sangat terkejut, ya begitu kita masuk ini akan menjadi agenda pertama yang kita diskusikan dengan para menteri adalah hal seperti ini, termasuk masalah tatap muka dan lain sebagainya," ujar Dede.


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias Komsos Dengan Perangkat Desa
  • Walikota Minta Tertibkan Prostitusi di Jondul Pekanbaru
  • Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin
  • Wawako Pekanbaru Buka MTQ Kelurahan Cinta Raja
  • Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini
  • 55 Hotspot Terpantau di Riau, Tersebar di 7 Wilayah
  • Hari Pertama Kerja Pasca Dilantik, Bupati dan Wabup Sergai Gelar Rapat Koordinasi
  • Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Lakukan Patroli Karhutla Gabungan
  • Melalui I-Link , Masyarakat Rohil Kini Bisa Mengurus SIM Secara Online
  •  
     
     
    Senin, 01 Juni 2020 - 18:20:56 WIB
    LAWAN COVID-19
    Peduli Kemanusiaan, Anggota DPR RI Effendi Sianipar Salurkan Bantuan Pangan Bagi Keluarga Petani
    Kamis, 18 Februari 2021 - 09:53:21 WIB
    Kapolri Instruksikan Jajarannya Tak Ragu Usut Tuntas Mafia Tanah
    Selasa, 09 Februari 2021 - 19:04:53 WIB
    Kunjungi KPK, Kapolri Bicarakan Penguatan SDM, Pencegahan Hingga Joint Investigasi
    Sabtu, 26 September 2020 - 19:56:05 WIB
    Polres Simeulue berhasil ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan Satu unit excavator
    Selasa, 16 Juni 2020 - 12:34:22 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Himbau masyarakat Patuhi Protokoler kesehatan
    Sabtu, 25 Juli 2020 - 16:58:16 WIB
    Diduga Curi 7 Unit Pemanas Unggas, Wahyu Diciduk Polsek Pantai Cermin
    Kamis, 17 Desember 2020 - 11:52:54 WIB
    Perayaan Tahun Baru Dilarang, Wisatawan ke Jabar Wajib Rapid Antigen
    Rabu, 01 April 2020 - 19:00:12 WIB
    SEJUMLAH PEJABAT SUDAH DIPERIKSA DUGAAN KASUS KORUPSI
    Kasus Korupsi Kehumasan DPRD Riau Ditunda Dikarenakan Covid-19
    Senin, 11 Januari 2021 - 09:59:35 WIB
    Masih 200 Lebih Orang yang Terpapar Covid-19 di Dumai
    Sabtu, 23 Januari 2021 - 07:55:13 WIB
    Jangan Abai Terapkan Protokol Kesehatan
    Jumat, 03 Juli 2020 - 14:22:44 WIB
    Plh. Bupati Bengkalis Ikuti Pemusnahan Barang Bukti Narkotika
    Senin, 31 Agustus 2020 - 11:08:29 WIB
    LAWAN COVID-19
    Babinsa Koramil 07Alasa Kodim 0213/Nias Sosialisasi Pemakaian Masker Pada masyarakat
    Kamis, 28 Mei 2020 - 12:25:41 WIB
    Komandan Korem 142/Tatag Bersama Kajati Sulbar Sambangi Kakanwil Kemenkumham Sulbar
    Komandan Korem 142/Tatag Bersama Kajati Sulbar Sambangi Kakanwil Kemenkumham Sulbar
    Selasa, 05 Mei 2020 - 17:11:13 WIB
    Menjadikan Sejarah Kabupaten Rohul
    Polres Rohil Tetapkan 3 Orang Tersangka Dugaan Korupsi Dana Media Massa
    Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:54:47 WIB
    Hari Ini Pangdam XVIII/Kasuari Resmi Tutup Opster TNI Kodim 1806/TB
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved