Sabtu, 13 Juli 2024  
 
Keberhasilan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU
Mahasiswa USU Meningkatkan Kreatifitas Anak-Anak Desa Maimun Saleh Dalam Program Pembela

RL | Ekbis
Selasa, 21 Desember 2021 - 14:26:42 WIB

dok
TERKAIT:
   
 
Tiraskita.com - Pembela (pemberdayaan anak-anak desa) adalah prorgram yang dibuat oleh Mahasiswa FISIP USU, prodi Ilmu Kesejahteraan Sosia. Tujuan dalam program ini adalah untuk meningkatkan kreativitas pada anak-anak Desa Maimun Saleh apalagi semenjak pandemi covid-19 ini anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya dalam bermain gadget dan kurang produktif dalam belajar. Hal inilah yang membuat Siti Aisyah dengan Nim: 180902098 melakukan program ini, PKL- 2 dengan Supervisor Sekolah Bapak Husni Thamrin, MSP mengajak anak-anak sekitaran lingkungan untuk berkreasi.

Program ini dilakukan selama kurang lebih 3 bulan mulai dari hari kamis, 09 september 2021 sampai dengan hari senin,13 desember 2021. Niat aisyah membuat ini disambut baik sama anak-anak dengan gembira, mereka sangat senang saat aisyah membuat rencana untuk lebih giat dalam membaca. Bertempat di Desa Maimun Saleh Kec. Sukajaya Kab. Kota Sabang. Kegiatan dilakukan dilingkungan rumah, dengan rata-rata usia rentang 7-10 tahun. Kegiatan dilaksanakan dua kali dalam seminggu.

Pada dasarnya prorgam ini dilaksanakan dengan landasan teori pemberdayaan masyarakat. Vitalaya (2000) mendefenisikan pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan kemampuan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan faktor lainnya termasuk pengembangan tiga P (pendampingan, penyuluhan, dan pelayanan).

Perdampingan artinya ikut serta dengan masyarakat, penyuluhan bearti pencerahan masyarakat, sedangkan pelayanan artinya fungsi pengendali aset fisik dan non fisik yang diperlukan masyarakat. Pemberdayaan bisa dilakukan dalam beberapa tahap. Berikut tahapan pemberdayaan masyarakat oleh dedeh Maryani dan Ruth Roselin E. Nainggolan (2019:13), yaitu:

1. Tahap persiapan tahap ini ditandai dengan pengenalan lingkungan dan persiapan dari community worker, yang dilakukan meminta izin kepada kedua orang tua dan geuchik untuk melaksanakan program pemberdayaan kepada masyarakat. Hingga geuchik menyarakan untuk memanfaatkan semangat amak-anak dilingkungan untuk menjalankan program pemberdayaan.

2. Tahap pengkajian atau assesment atau proses pengenalan masalah dilakukan dengan tools FGD (focus Group Discussion), dimana ke-6 anak yang menjadi partisipan dikumpulkan untuk berdiskusi mengenai masalah begitu juga solusi yang mungkin dapat dilakukan.

3. Tahap perencanaan alternatif prorgam tahap ini, berdiskusi mengenai strategi dan hal yang akan mereka lakukan. Karena strategi nya berupa pendekatan non-direktif (partisipatif), jadi community worker berperan dalam membantu jalannya diskusi, terkait dengan perencanaan, dalam arahan community worker. Dari diskusi ini, ditetapkan bahwa pemanfaatan origami menjadi hiasan dinding. Community worker berperan sebagai pemandu untuk meningkatkan skil kreasi mereka dalam pemanfaatan hiasan dinding.

4. Tahap implementasi program pengerjaan membuat kerajinan dari origami menjadi hiasan dinding memeakan waktu dengan mengelem sisi sudut agar rapi, anak-anak bersemangat dalam mengerjakan skil baru hingga mereka tetap melakukannya ketika nanti ada kegiatan dari sekolah. Hasil yang didapatkan yaitu kupu-kupu dan bunga kerucut yang berasal dari kertas origami.

5. Tahap evaluasi yang dibuat praktikan berdasarkan pandangan Rutman yang menjelaskan bahwa evaluasi program adalah penerapan metode-metode ilmiah untuk mengukur implementasi dari hasil program untuk pengambilan keputusan. Maka, praktikan menilai implementasi program apakah berjalan dengan lancar atau tidak. Dan hasil yang didapat apakah dapat mencapai tujuan atau tidak. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa implementasi program berjalan dengan lancar. Dilihat dari antusias peserta dalam membuat hiasan dinding. Tentunya hasil yang didapat sesuai dengan tujuan yaitu meningkatkan kreativitas anak di Desa Maimun Saleh

6. Tahap terminasi merupakan pemutusan kontrak anatara praktikan dan peserta. tahap ini ditandai dengan kegiatan perpisahan anak-anak. Mereka memberikan kupu-kupu sebagai hadiah (cederamata), community worker memberikan alat tulis agar dapat semangat belajar dan bisa diguna pakai.

Selain prorgam pemberdayaan tersebut, Mahasiswa tersebut juga melakukan penempelan poster dengan tema “ Bahaya Menggunakan Gadget” penempelan poster dilakukan di lingkungan rumah. (rls/red)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Audensi FGHP Ke DPRD JABAR Berharap Ada Solusi
  • Lurah Kemantren Cirebon Lakukan Sambang Warga
  • Sekretariat DPRD JABAR Menerima Kunjungan Banggar DPRD Kab Tasikmalaya
  • Harap Pj Walikota Cimahi : Permendagri No 12 Thn 2017 Selektif Dalam Membentuk UPTD
  • Waaah! Dugaan Dana Earmark Rp404 Miliar Hilang, DPN-PETIR Curiga Ada Kendali Pejabat Tinggi Riau
  • Pemkot Cimahi Tingkatkan Efesiensi Dan Efektifitas Dalam Pelayanan Publik
  • NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles bertarung di Rokan Hilir
  • BKPSDMD Kota Cimahi Sosialisasikan Permenpan RB NO 1 Thn 2023 dan PERKA BKN NO. 3 Thn 2023
  • Sekretaris Komisi lll DPRD Jabar Mengapresiasi Upaya Pemprov Dalam Berantas judi online
  •  
     
     
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 20:42:39 WIB
    Tuntut UMP 2021 Naik, Buruh di Jabar Gelar Aksi Demo
    Selasa, 14 September 2021 - 19:03:42 WIB
    Pangdam III/Siliwangi & Ketua Persit Kck, Sukseskan Vaksinasi Wilayah Garut
    Senin, 01 November 2021 - 21:05:04 WIB
    P-APDESI Sampaikan Aspirasi Ke DPRD Tapteng Agar Pilkades Digelar Tahun Ini
    Minggu, 17 Mei 2020 - 20:37:23 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kota Tangsel Dapat Sumbangan 1000 Paket Sembako dan Masker Dari Kemenkumham RI
    Jumat, 16 September 2022 - 13:12:04 WIB
    Effendi Simbolon: Handphone Saya 24 Jam Enggak Berhenti-henti Berdering
    Senin, 08 Maret 2021 - 20:00:35 WIB
    Babinsa Koramil 07Alasa Kodim 0213/Nias dan Babinkamtibmas melaksanakan Komsos di Kec. Tugala Oyo
    Rabu, 30 November 2022 - 10:56:18 WIB
    Setwan Jabar Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Gempa Cianjur
    Senin, 09 Agustus 2021 - 11:54:56 WIB
    HUT IWO KE 9, Ratusan Pengurus IWO Se-Indonesia Gelar Zoom Metting
    Senin, 23 Agustus 2021 - 12:51:23 WIB
    Vaksin Dokter Terawan Diproduksi PT Aivita Biomedika Indonesia
    Rabu, 18 Desember 2019 - 07:17:47 WIB
    Raih Prestasi Tanpa narkoba
    Penyuluhan Bahaya Narkoba Di BukitBatu
    Kamis, 29 April 2021 - 19:42:25 WIB
    Polresta Pekanbaru Terima Kunjungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara
    Jumat, 24 Desember 2021 - 13:21:29 WIB
    Mengebor Minyak Secara Ilegal, Empat Petani di Muratara Diamankan Polisi
    Kamis, 23 Desember 2021 - 11:10:40 WIB
    Sekjen: 2022 Jadi Insan Pengayoman yang Lebih Baik
    Sabtu, 22 Agustus 2020 - 14:32:13 WIB
    Bustami Datuok Maharajo Lelo Mangkat, Ninik Mamak nan 20 Kuok Langsung Tunjuk Tongkat Bodi
    Kamis, 22 Desember 2022 - 09:39:22 WIB
    Pemkot Cimahi Berikan Bantuan SPP Dan Perlengkapan Belajar Siswa Jenjang SD Dan SMP
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved