Seruan aksi boikot produk Prancis menggema di seluruh negara-negara mayoritas muslim, termasuk di Indonesia. Ini dilakukan akibat pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai Islam.
">
Sabtu, 31 Juli 2021  
 
Jika Produk Prancis Diboikot, Ini Pengaruhnya bagi Perekonomian Indonesia

Arif Hulu | Ekbis
Jumat, 30 Oktober 2020 - 22:58:59 WIB

JAKARTA | Tiraskita.com - Seruan aksi boikot produk Prancis menggema di seluruh negara-negara mayoritas muslim, termasuk di Indonesia. Ini dilakukan akibat pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai Islam.

Menanggapi itu, Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan, aksi boikot produk Prancis tidak akan menggangu ekonomi Indonesia. Sebab, baik dari segi perdagangan maupun kerja sama tidak begitu besar.

"Aksi boikot produk Prancis tidak akan berpengaruh pada ekonomi. Justru yang berdampak adalah ekonomi Prancis," ujarnya kepada MNC Portal News, Jumat (30/10/2020)

Dia menjelaskan, gerakan boikot produk Prancis tidak berpengaruh baik dari sisi investasi maupun ekspor impor. Sebab, produk-produk Indonesia sendiri tidak banyak yang bisa menjadi substitusi produk Prancis.

Dia menyebutkan, belajar dari pengalaman sebelumnya, gerakan ini tidak berlangsung lama. Gerakan tersebut hanya bersifat sementara. "Jadi tidak terlalu signifikan dampaknya, dan gerakan ini juga hanya bersifat sementara" katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kedamaian di Indonesia dalam menyikapi ajakan memboikot produk Prancis.

"Kepada masyarakat umat Islam dan bangsa Indonesia yang ingin menyampaikan aspirasi silakan, tapi dengan tertib, tidak boleh merusak dan harus mengikuti aturan main," kata Muhyiddin kepada wartawan di Jakarta.

Sekadar informasi, dalam konteks ekspor impor, neraca perdagangan Indonesia ke Prancis selalu defisit dalam 5 tahun terakhir. Pada 2019 -411 juta dolar AS; 2018 -648,5 juta dolar AS; 2017 -609,4 juta dolar AS, 2016 -489,3 juta dolar AS; dan 2015 -364 juta dolar AS. Dari kondisi itu menunjukkan ekspor Prancis ke Indonesia lebih besar daripada yang diekspor Indonesia ke Prancis.

Seruan boikot Prancis juga terjadi di sejumlah negara di negara Arab, seperti Qatar, Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA). Isu boikot dikhawatirkan digunakan beberapa pelaku usaha lain mengambil keuntungan dengan menyerang produk saingannya.(**)

Sumber : iNews.id


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Gubernur Riau Serahkan Bantuan 10 Unit Mesin Kapal Untuk Nelayan Rohil
  • Disdik Bakal Tindak Tegas Sekolah yang Nekat Buka Saat PPKM Level 4
  • Jadi Sorotan! Tentara Injak Kepala Warga, 2 Pejabat Penting TNI AU Kehilangan Tongkat Komando
  • Bupati dan Wakil Bupati Sergai Hadiri Syukuran Pembangunan Jalan di Pantai Cermin
  • H. Zukri Pimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator Dan Jabatan Pengawas
  • Banmus DPRD Riau Melaksanakan Rapat Guna Menyusun Kegiatan Anggota DPRD
  • Bupati dan Wabup Rohil Dampingi Gubernur Riau Tinjau Kondisi Jalan Lintas Pesisir Rohil
  • Polri Peduli Negeri, Polda Riau Bersama BEM Se-Riau Gelar Bakti Sosial Di Rumbai
  • Disuntik Vaksin Nusantara, DPP GPSH Apresiasi Sikap Moeldoko
  •  
     
     
    Jumat, 03 April 2020 - 14:28:29 WIB
    MENGHISAP ANGGARAN MILIARAN RUPIAH
    Adanya Kejanggalan Pada Struktur Bangunan Tekno Tahap I Di Langgam
    Senin, 11 Januari 2021 - 09:18:06 WIB
    Gubernur Siapkan Kepgub dan Surat Edaran Terkini, Terkait Pemberlakuan PSBB Proporsional
    Sabtu, 28 Maret 2020 - 22:02:48 WIB
    Ini Himbauan Forkopimka Alasa Dalam Mencegah Wabah Covid 19
    Kamis, 29 Juli 2021 - 15:10:15 WIB
    Lepas Puluhan Ribu Paket Bansos, Yasonna: Gedung DJKI Akan Menjadi Rumah Isoman Darurat
    Rabu, 30 Juni 2021 - 15:59:01 WIB
    Gubri Kembali Ajak Komponen Masyarakat Lakukan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur
    Rabu, 20 Mei 2020 - 12:22:33 WIB
    LAWAN COVID-19
    Marwan Jafar: Pasca Pandemi Covid-19, Indonesia menuju The Great Society
    Kamis, 10 September 2020 - 14:12:09 WIB
    LAWAN COVID-19
    Gugus Tugas Jabar Rekomendasikan PSBMK di Daerah Tinggi Penularan COVID-19
    Rabu, 03 Februari 2021 - 23:00:01 WIB
    Pemkab Inhil Gelar Pertemuan dengan BPK RI Perwakilan
    Kamis, 16 Juli 2020 - 01:42:03 WIB
    Bangun Lapas Baru
    Kemenkumham Tinjau Lahan Hibah Pemkab Rohil
    Selasa, 20 Oktober 2020 - 20:30:36 WIB
    Pemkot Cimahi Akan Perbaiki 967 Unit RUTILAHU pada Tahun Anggaran 2020
    Rabu, 20 Januari 2021 - 09:16:35 WIB
    Update Covid-19, Positif 167, Sembuh 141, Meninggal 4
    Kamis, 10 Juni 2021 - 15:07:14 WIB
    Wali Kota Lepas Tim Satgas Covid-19 Lakukan Penyemprotan Disinfektan
    Selasa, 11 Mei 2021 - 07:46:50 WIB
    Usai Divaksin Astra Zeneca, Pemuda Ini Meninggal
    Sabtu, 03 April 2021 - 09:26:41 WIB
    Kades Kesuma Diduga Lakukan Penipuan Bermodus Jual Beli Tanah
    Rabu, 14 Oktober 2020 - 21:56:12 WIB
    Biddokkes Polda Banten Bagikan Ratusan Masker Kepada Massa Aksi di DPRD Kabupaten Serang
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved