Senin, 05 Desember 2022  
 
Lapas Perempuan Pekanbaru Kewalahan, Sudah 28 Napi Positif Covid-19

Arif Hulu | Pemko Pekanbaru
Jumat, 02 Oktober 2020 - 06:58:41 WIB

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru, Riau
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU | Tiraskita.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru, Riau, kewalahan akibat 28 warga binaan atau narapidana terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri dengan segala keterbatasan fasilitas.

"Kami sangat mengharapkan ada bantuan, terutama untuk uji swab (usap) seluruh warga binaan karena ini sudah menyebar ke mana-mana. Kalau ada swab massal, ada harapan kami mungkin bisa menyelesaikan semua ini," kata Kepala Keamanan Lapas Perempuan Pekanbaru Ema Tarigan, dilansir Antara, Kamis (1/10).

Lapas Perempuan menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Pekanbaru yang cukup besar. Berawal dari seorang pegawai Lapas yang terkonfirmasi dan menularkan virus ke warga binaan di sana.

Ema mengatakan ada tiga pegawai Lapas yang terkonfirmasi positif, dan kini menjalani pengobatan secara isolasi mandiri di rumah. Sejak kemunculan kasus awal tersebut, Lapas Pekanbaru segera melakukan uji usap mandiri secara acak ke warga binaan dan ternyata juga ditemukan narapidana yang positif Covid-19.

"Kemungkinan tertular dari pegawai kami karena tugasnya memang bagian keamanan, sehingga ada kontak dengan warga binaan," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya sudah dua kali uji swab secara mandiri, sedangkan uji usap dari dinas kesehatan baru sekali, dan itu pun tidak seluruh warga binaan yang diperiksa. Total baru 80 narapidana yang menjalani uji usap, sedangkan jumlah keseluruhan mereka di fasilitas tersebut ada 319 orang.

"Kami sangat berharap dinas kesehatan melakukan uji swab massal di sini supaya mata rantai Covid-19 bisa ketahuan. Kalau seperti sekarang ini kami merasa tidak ada kepastian," katanya.

Sebagai antisipasi terhadap klaster Covid-19, ia mengatakan 28 narapidana yang positif dipisahkan di lima ruang isolasi terpisah dari warga binaan lainnya. Kemudian, seluruh petugas wajib mengenakan alat pelindung diri saat bekerja mulai dari baju hazmat dan masker. Selain itu, narapidana yang ada gejala demam dan hilang indra penciumannya, juga sudah dipisahkan, meski belum menjalani uji usap.

"Dengan segala keterbatasan kita sekarang ini, karena ruang isolasi masih bersama-sama dan juga tenaga perawat kita cuma ada dua orang. Untuk baju hazmat kita juga kekurangan, terpaksa kita pribadi membeli sendiri," katanya.

Perawat Lapas Perempuan Pekanbaru, Ina Kurniasih, menambahkan 28 narapidana yang terkonfirmasi Covid-19 ditempatkan di lima sel khusus untuk isolasi mandiri. Setiap sel bisa dihuni enam hingga sembilan orang, terdiri dari sel khusus untuk pasien dengan gejala, orang tanpa gejala (OTG) dan pasien yang pernah ada gejala, namun sudah pulih.

"Setiap hari kita melakukan pengecekan suhu badan dan tensi kepada mereka," katanya.

Ia mengatakan, pihak Lapas juga sudah menyurati Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru untuk meminta agar pasien Covid-19 di tempat itu dipindahkan ke fasilitas isolasi mandiri yang disediakan pemerintah daerah. Namun, hingga kini belum ada jawaban. (**)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Segera Cek! BLT BBM Cair Lagi Bulan Ini
  • Kabar Baik! Upah Minimum di Sini Tembus Rp 5,1 Juta/Bulan
  • Jembatan-Sejumlah Rumah Warga di Lumajang Tertimbun Awan Panas Semeru
  • Posko Pemprov Jabar Wujud Kepedulian Pemerintah Terhadap Korban Gempa Cianjur
  • LSM Akan Segera Laporkan Dana Anggaran APBD Yang Dikelola Sekwan DPRD Riau
  • Anggota Polri Turut Jadi Korban, Irjen Iqbal Tak Kuasa Tahan Tangis
  • Dekorasi Natal di Jalan-Balkot Solo, Walikota Solo Gibran Pasang Badan Jika Diprotes
  • Pemkot Cimahi Selenggarakan Forum Satu Data Kota Cimahi Tahun 2022
  • Miliaran Anggaran di Sekwan DPRD Riau Diduga Berlumuran KKN
  •  
     
     
    Jumat, 31 Juli 2020 - 19:21:56 WIB
    Idul Adha 1441 H
    Plh. Bupati Bengkalis Melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Istiqomah
    Rabu, 20 Januari 2021 - 20:59:07 WIB
    Listyo Sigit Siap Hapuskan Budaya Arogansi Oknum Polri
    Selasa, 21 April 2020 - 16:25:27 WIB
    Serdang Bedagai
    Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Serdang Bedagai Terima Bantuan
    Jumat, 18 September 2020 - 20:15:28 WIB
    Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Kawasan Hutan Lindung Bengkulu
    Minggu, 12 Januari 2020 - 11:42:57 WIB
    KEMENHUB SIAPKAN RP. 72 MILIAR UNTUK BANGUN BANDARA NGLORAM
    Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:48:40 WIB
    Uu Ruzhanul Tinjau Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Tasikmalaya
    Jumat, 27 November 2020 - 13:36:35 WIB
    Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar, Pimpin Sertijab Wakapolda Banten
    Kamis, 03 Maret 2022 - 12:09:07 WIB
    Wali Kota Pekanbaru Imbau Orangtua Bawa Anaknya ke Sentra Vaksin
    Kamis, 02 Desember 2021 - 09:49:39 WIB
    Walikota Sebut Sebaran Wabah Covid Masih Terkendali
    Kamis, 11 Februari 2021 - 16:36:50 WIB
    Sekda Siak : PPPK Program Pusat, Tenaga Honor Secara Bertahap Akan di Angkat
    Senin, 19 September 2022 - 13:03:06 WIB
    SBY Turun Gunung, Sebut Ada Potensi Kecurangan di Pemilu Mendatang!
    Senin, 16 November 2020 - 16:59:24 WIB
    Wali Kota Minta Patuhi Jam Operasional dan Gunakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan
    Kamis, 06 Oktober 2022 - 13:23:09 WIB
    Konferensi XI IGTKI PGRI Riau Digelar di Pekanbaru
    Sabtu, 06 Februari 2021 - 07:50:55 WIB
    Audiensi Dengan Komisi A,
    SPRI Diminta Menyiapkan Naskah Akademik Belanja Iklan
    Rabu, 27 Mei 2020 - 20:13:48 WIB
    Pangdam IV : Seluruh Prajurit TNI Harus Bertindak Cepat dan Tepat Dalam Penanganan Covid 19
    Pangdam IV : Seluruh Prajurit TNI Harus Bertindak Cepat dan Tepat Dalam Penanganan Covid 19
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved