Rabu, 21 Oktober 2020  
 
Pekanbaru Siapkan 1000 Kamar Hotel untuk OTG, Ini Tantangannya...

Arif Hulu | Pemko Pekanbaru
Kamis, 24 September 2020 - 00:02:56 WIB
Pekanbaru | Tiraskita.com - Keinginan Pemerintah (Pemko) Kota Pekanbaru menyewa 1000 kamar hotel untuk menempatkan pasien orang tanpa gejala (OTG), merupakan langkah konstruktif dalam menekan penyebaran Covid-19.

Menurut pengamat kesehatan masyarakat Universitas Riau (Unri), Ari Pristiana Dewi, kasus Covid-19 yang meningkat di Riau belakangan ini menandakan adanya persoalan atas kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Nah yang mesti lebih disiplin itu adalah OTG. Tapi kita kan tidak bisa menjamin ketika dia disuruh melakukan isolasi di rumah, apakah dia benar-benar melakukannya secara disiplin. Kalau tidak ada jaminan untuk itu, berarti bakal ada penyebaran untuk lingkungan sekitar," sebutnya kepada Suara.com, Rabu (23/9/2020).

Sambung Pristi, dengan menempatkan pasien OTG di satu tempat, hal itu bakal mempermudah pengawasan. Hanya saja saat melakukan isolasi pasien OTG, pihak hotel dan pemerintah telah memiliki kaidah terukur secara medis.

Tanpa adanya kepatuhan dari segi medis, maka hasil isolasi yang diharapkan tidak akan optimal.

"Bagaimana pun mereka ditaruh di sana untuk sembuh. Artinya tempat yang dipilih tersebut memang mendukung upaya penyembuhan. Nah, yang namanya ruang isolasi harus ada SOP ruangan. Seperti apa kriteria ruangan yang layak untuk isolasi. Ini kan harus ada pembicaraan yang jelas antara pihak hotel dan pemerintah," imbuhnya.

Selain persoalan ruangan, jelas Pristy, pemerintah juga harus mengkaji teknis pengerahan tenaga kesehatan untuk memantau keberadaan OTG di setiap hotel.

Hal ini meski terlihat mudah, namun sebenarnya cukup menantang. Pasalnya, ini berkaitan dengan tenaga kesehatan yang terbatas dalam menanggulangi Covid-19.

"Menaruh pasien OTG di hotel kan lantaran fasilitas kesehatan terbatas untuk melakukan penanganan. Pun demikian tenaga kesehatan juga terbatas, bahkan beberapa diantaranya terpapar Covid-19. Sementara ada 1.000 kamar isolasi di hotel yang juga harus diawasi, mustahil kalau 1.000 tenaga kesehatan dikerahkan disaat kondisinya juga terbatas,"tukasnya.

Sebelumnya Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad, menuturkan pemerintah perlu melakukan isolasi pasien yang terkoordinir demi menghindari pasien Covid-19 dengan kriteria OTG.

"Tujuanya untuk menghindari pasien Covid-19 berinteraksi dengan masyarakat, sehingga pemerintah perlu melakukan isolasi yang terkoordinir," jelasnya.

Sebut Ingot jumlah kamar yang bakal disewa pemerintah kota mencapai 1000 kamar. Namun itu tergantung dari hasil komunikasi dengan pihak hotel. Rencanaya hotel yang dilibatkan mulai kelas melati hingga bintang tiga.

Adapun jumlah kasus suspek Covid-19 di Pekanbaru sejak awal pandemi hingga Rabu (23/9) mencapai 5.174 kasus. Sedangkan yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 2.608 kasus. Dari jumlah tersebut 1.069 melakukan isolasi, 466 pasien dirawat, 1024 dinyatakan sembuh, dan 49 pasien dinyatakan meninggal.

Sumber : Suara.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Usai Pembukaan BSMSS Dandim 0620/Kab Cirebon Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi BSMSA
  • Baznas Kota Cimahi Kembali Berikan Santunan Kepada Kalangan Fakir Miskin
  • Pekan Ini, Jabar Akan Gelar Simulasi Vaksinasi di Kota Depok
  • Irjen Napoleon Ancam Buka Semua Yang Terlibat, Begini Tanggapan Mabes Polri
  • Pemkot Cimahi Akan Perbaiki 967 Unit RUTILAHU pada Tahun Anggaran 2020
  • Terjadi Tindak Pidana, Ratusan Orang Jarah Harta Karyawan PT.Langgam Harmuni
  • FPK Riau Silaturahim Dengan Polda Riau
  • Hebat.......!!! Nama Presiden Indonesia Jadi Nama Jalan Di Uni Emirat Arab ( UEA)
  • Ridwan Kamil Buka Pelatihan 3.000 Relawan COVID-19 Jabar
  •  
     
     
    Rabu, 27 Mei 2020 - 10:43:01 WIB
    67 Tahun Yasonna Laoly : Bermakna, Berkesan dan Berpesan bagi Semua. Berikut Testimoni Para Tokoh !
    Minggu, 03 Mei 2020 - 20:43:02 WIB
    Proyek Pembangunan Wisata Manggrove di Nias Utara Diduga Terindikasi Korupsi
    Senin, 05 Oktober 2020 - 06:21:19 WIB
    Arab Saudi Cabut Pembatasan, Warga Mulai Umrah
    Selasa, 23 Juni 2020 - 06:23:48 WIB
    Bupati Kampar Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Dan Masyarakat Terdampak Covid-19
    Rabu, 03 Juni 2020 - 19:42:59 WIB
    Kolonel Inf Slamet Wiyono Kepuskop Kartika Diponegoro, Yang Baru
    Jumat, 11 September 2020 - 13:22:14 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias Dampingi pembagian BLT-DD
    Minggu, 15 Maret 2020 - 11:15:42 WIB
    Danlanud Rsn Berangkatkan 22 Casis SMA Pradita
    Jumat, 17 April 2020 - 12:21:14 WIB
    Meninggalkan istri dalam kondisi hamil dan 4 orang anak
    Kronologi Perjalanan ODP Covid-19 Sebelum Menininggl
    Rabu, 15 April 2020 - 06:40:01 WIB
    IWO BERKABAR SATU SAMA LAIN
    Ketua PW IWO Riau, Himbau Wartawan Selalu Waspada Covid-19
    Rabu, 01 Juli 2020 - 17:04:59 WIB
    Agenda Acara Penyampaian Laporan Reses Anggota PDRD Kaputaen Nias
    Danramil 03/Idanogawo Wakili Dandim 0213/Nias Hadiri Reses DPRD Kabupaten Nias
    Senin, 15 Juni 2020 - 10:40:56 WIB
    GERAKAN MUDA BUAH BATU CORP KOTA CIMAHI (GEMA BBC KOTA CIMAHI) BERBAGI BANSOS
    Selasa, 24 Desember 2019 - 08:09:10 WIB
    Kapolda Banten, Pimpin Upcara Peringati Hari Ibu ke 91 Tahun 2019
    Senin, 15 Juni 2020 - 13:34:53 WIB
    Persiapan Sambut Kolonel Inf. M Syech Ismed
    Sambut Kunjungan Kerja Danrem 031/ Wirabima, Pemkab Bengkalis Lakukan Persiapan
    Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:19:43 WIB
    Bagikan Sembako, Tim Jumat Barokah Door To Door kepada masyarakat Terdampak Covid-19
    Sabtu, 03 Oktober 2020 - 23:36:45 WIB
    Demokrat dan PKS Menolak
    DPR Sahkan Omnibus Law Ciptaker di Paripurna Kamis 8 Oktober
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved