Minggu, 24 Januari 2021  
 
MEMUTUS MATA RANTAI VIRUS COVID-19
Masyarakat Khawatir, TKI Asal Bengkalis Dari Malaysia Baru 5 Hari Dikarantina ODP Corona Dipulangkan

Riswan L | Pemkab Bengkalis
Minggu, 29 Maret 2020 - 17:05:56 WIB
BENGKALIS, Tiraskita.com - Untuk mencegah atau memutus mata rantai Corona Virus Desaise (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis telah mengkarantina TKI asal Bengkalis Riau yang bekerja di Negara Malaysia beberapa hari lalu.

Namum sangat disayangkan, seharusnya mereka sekitar 600 orang yang dikarantina harus menjalani masa karantina selama 14 hari, tetapi Pemkab Bengkalis mengambil keputusan pada hari Jumat 27 Maret 2019, untuk memulangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang baru menjalani masa karantina selama 5 hari, dengan alasan  berdasarkan himbauan dari pusat agar melakukan karantina mandiri.

Dengan keputusan tersebut, masyarakat bengkalis merasa khawatir dengan adanya karantina mandiri, dan diduga kurang tepat yang dilakukan pemkab.

Malahan mereka setelah pulang dari karantina yang dibuat pemerintah kabupaten Bengkalis diduga sudah berjalan sampai kemana-mana yang seharusnya, tidak boleh keluar rumah, tidak melakukan kontak fisik dengan anggota keluarga, rajin mencuci tangan, rajin berjemur setiap hari lebih kurang 30 menit, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Apakah pemkab Bengkslis menjamin mereka semua melakukan sesuai yang di arahkan?.

Ada lima lokasi tempat karantina yang disiapkan pemkab Bengkalis seperti di Balai Diklat, Gedung Perkemahan Desa Kelapa Pati, Wisma Atlit Desa Wonosari, Gedung BLK Dagprin, dan Gedung LAMR Bengkalis Desa Air Putih.

Untuk informasi yang lebih jelas media ini menghubungi PLH Bupati Bengkalis Bustami H Y, guna mempertanyakan beberapa pemberitaan di medsos seperti salah satunya di Diskominfotik Bengkalis dengan judul,

seluruh odp yang dikarantina pemkab bengkalis hari ini diperbolehkan pulang untuk karantinamandiri

Berikut pertanyaan media ini kepada PLH Bupati Bengkalis melalui pesan WhatsApp Sabtu (28/3/2020).

Asalamualaikum pak PLH, izin pak mau menanyakan berita diatas tersebut, bahwasanya mereka di karantina selama 14 hari, tapi baru beberapa hari sudah dipulangkan bahkan ada yang baru satu malam di gedung LAMR Bengkslis juga sudah dipulangkan kerumah masing-masing.

Yang mau saya tanyakan kepada bapak, apakah ada pak himbauan atau surat edaran atau perintah dari pusat yg tertulis atau sebagainya untuk mengarantina mandiri di rumah masing2, dan saat ini masyarakat sudah mulai resah dengan adanya mereka yang dikarantina mandiri di rumah masing-masing.

Mohan pak tanggapan/jawaban bapak untuk meluruskan kerisauan masyarakat Bengkalis.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada jawaban dari PLH Bupati Bengkalis.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Elite Gerindra: Kasus Siswi Nonmuslim Diminta Berjilbab Coreng Dunia Pendidikan
  • Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air indonesia Bersatu (PEKAT IB)Melakukan Aksi Sosial.
  • Jeffry Noer, Indra Pomi dan Ahmad Fikri, Diperiksa KPK
  • Komnas HAM Panggil Disdik Sumbar, Soal Siswi Disuruh Berjilbab
  • Ke Pekanbaru Mau Cari Kerja, Dua Pria Asal Palembang Malah Jadi Jambret
  • Plh Sekdaprov Riau Membuka Rapat Kerja Baznaz Provinsi Riau
  • Firdaus Ajak Semua Pihak Bersinergi Perangi Covid-19
  • Rapat Pleno Penetapan Bupati Dan Wakil Bupati di Bengkalis
  • Lelang Batal, Bagaimana Nasib Tumpukan Sampah di Pekanbaru?
  •  
     
     
    Rabu, 01 Juli 2020 - 10:53:54 WIB
    Terkait Penerimaan Siswa SMA Neg3 Siakhulu
    NAZARA : Minta Komite Sekolah Cari Solusi
    Kamis, 07 Mei 2020 - 11:40:04 WIB
    Lebih Tertarik Pada Cewek Nakal Dibanding Cewek Baik-Baik
    Mengapa Cowok Lebih Suka " Cewek Nakal ", Ini Alasanya!
    Selasa, 19 Januari 2021 - 12:49:04 WIB
    Tren Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak di Jabar Meningkat
    Selasa, 08 Desember 2020 - 09:56:11 WIB
    Ridwan Kamil Berharap Birokrasi 3.0 Bisa Jadikan Jabar Provinsi Termaju
    Minggu, 29 Maret 2020 - 21:49:42 WIB
    Virus Corona
    Waspada Covid-19, Begini Panduan Pelayanan Pemberkatan Nikah dan Penguburan Jemaat Kristen
    Selasa, 14 Juli 2020 - 09:58:10 WIB
    Jalin Koordinasi, Babinsa Himbau PPL Pertanian
    Senin, 25 Mei 2020 - 15:06:18 WIB
    Antisipasi Penyebaran Covid 19, Perbatasan Kabupaten Majene Dijaga Ketat
    Antisipasi Penyebaran Covid 19, Perbatasan Kabupaten Majene Dijaga Ketat
    Jumat, 18 September 2020 - 20:59:57 WIB
    Pakar dan Aktivis Desak PBB untuk Akui 'Genosida' Uighur China
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:16:58 WIB
    Bawa Senjata dan Peluru, Bos Perusahaan Diamankan di Bandara Soetta
    Jumat, 22 Mei 2020 - 16:27:43 WIB
    LAWAN COVID-19
    Plh Bupati Pimpin Apel Dan Patroli Tim Gugus Covid-19 Sasar Tempat Keramaian
    Senin, 18 Mei 2020 - 19:00:55 WIB
    Ini Sangat Baik Di Tiru
    Lettu.Inf Fatiziduhu Telaumbanua Sang Prajurit, Rela Bongkar Tabungan
    Jumat, 21 Februari 2020 - 16:57:16 WIB
    Berantas Illegal Fishing, DPR Dukung KKP Soal Penguatan Pengawasan
    Sabtu, 13 Juni 2020 - 09:59:43 WIB
    LAWAN COVID-19
    Dua ASN Pemkab Sergai Positif Covid-19
    Rabu, 23 September 2020 - 21:54:08 WIB
    China Kecam RUU AS Soal Larangan Impor Produk Xinjiang
    Minggu, 05 April 2020 - 18:03:47 WIB
    ADANYA DISIKRIMINATIF TERHADAP PERATURAN MENTRI HUKUM DAN HAM
    Anggota DPR Kritik Yasonna Tak Beri Koruptor Asimilasi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved