Sabtu, 01 Oktober 2022  
 
PT. Serikat Putra Diduga Penyebab Rusaknya Sungai Kerumutan dan Sungai Terajan

Riswan L | Pemkab Pelalawan
Rabu, 12 Februari 2020 - 02:32:02 WIB


TERKAIT:
   
 
Pelalawan, Tiraskita.com - PT Serikat Putra (SP) Diduga telah melakukan pelanggaran berat. Pasalnya perusahaan perkebunan kelapa sawit ini telah melanggar beberapa peraturan pemerintah yang seharusnya dijalankan dengan baik.

Hasil investigasi media dilapangan, kondisi Sungai Kerumutan dan Sungai Air Terjun (terajan) yang berada diwilayah Bandar Petalangan, mengalami pendangkalan dan kerusakan. Diduga kuat terjadinya pendangkalan tersebut akibat ulah nakal perusahaan yang saat itu menebang hutan hingga kandas kebibir sungai tanpa menyisakaan sebagai hutan sebagai penyangga pinggiran sungai dan melakukan aktifitas perkebunan kelapa sawit tanpa memperhatikan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Menurut keterangan warga kepada media, dulu sebelum masuknya perusahaan perkebunan pt serikat putra, sungai kerumutan dan sungai air terjun adalah tempat masyarakat lokal untuk mencari ikan. Selain bertani, sungai tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber tambahan rejeki, namun sayang saat ini kedua sungai dimaksud telah rusak, berdampak juga pada ekosistem disungai menjadi rusak sehingga ikan pun sudah langka ditemukan.

Bj (50) tahun warga Bandar Petalangan memaparkan kepada media, "sebelum PT SP masuk, sungai Air Terjun dan Sungai Kerumutan adalah tempat masyarakat mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari hari. Disungai ini terdapat berbagai jenis ikan, ada toman, baung, udang dan banyak lagi jenis ikan berharga lainnya. Namun setelah perusahaan perkebunan ini membuka lahan dan menanam sawit secara sembarangan, akhirnya kedua sungai tersebut menjadi dangkal dan mengecil."

Lanjut Bj, "dulu sungai ini lebar dan dalam, tempat kami mencari nafkah dengan cara memasang pengile dan bubu (perangkap ikan) serta ngael (memancing), namun setelah pt serikat putra menanami sawit hingga dibibir sungai ini, keadaan sungai ini lama kelamaan berubah jadi mengecil dan dangkal, dan sungai yang dulunya banyak ikan, sekarang tinggal kenangan saja. Kata orang, seharusnya pinggiran sungai disisakan lima puluh meter kanan kiri, nyata nya pt menanam sampai pinggir sungai, dan kata orang pulak, itu melanggar hukum? tapi kalau benar melanggar hukum, kenapa sampai sekarang tidak ada tindakan tegas dari pemerintah? apa pt sp ini kebal hukum?." ungkap Bj kecewa.

Kepala Desa Air Terjun ( Saparuddin) juga mengungkapkan kekesalannya terkait cara cara licik yang dilakukan oleh PT Serikat Putra. Menurut Sapar, seharusnya masuknya perusahaan ke suatu daerah, membawa perubahan positif bagi kehidupan dan mendongkrak roda perekonomian, serta mendukung program program pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dengan cara mengurangi penganguran, namun menurut Sapar, semua bagai fatamorgana.

"Harusnya adanya perusahaan disini, berdampak pada peningkatan tarap hidup masyarakat, kehadiran perusahaan haruslah memberi peluang bagi warga tempatan untuk bekerja, agar roda perekonomian serta kehidupan berjalan kearah yang lebih baik. Faktanya kehadiran PT Serikat Putra dibandar petalangan seakan akan menambah derita masyarakat,contoh sungai sudah tidak dapat lagi dipungsikan sebagai sumber penghidupan, mari kita lihat sungai air terjun  dan kerumutan, setau saya kondisinya sekarang memprihatinkan, selain sawit yang ditanam langsung kebibir sungai, perusahaan juga diduga melakukan alih pungsi sungai dengan cara ilegal karena membendung sungai kerumutan secara permanen serta melakukan penggundulan hutan pinggiran sungai kerumutan dan menggantinya dengan waduk. Saya berharap agar pemerintah secepatnya bertindak tegas dan perintahkan agar pt serikat putra mengembalikan pungsi sungai sebagaimana mestinya," Papar Saparuddin.

Guna untuk mencari perimbangan berita, media berusaha mengkofirmasi Manager Lubuk Bukit Wahyudi lewat pesan WhatsApp untuk meminta komentar dan tanggapannya, namun hingga berita ini terbit wahyudi belum membalas konfirmasi dari media.*





comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Wali Kota Cimahi Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkot Cimahi
  • Danlanud Mus Dampingi Ketua Yasarini Cab Maimun Saleh Resmikan Gapura Paud Angkasa
  • Kalender Events Nusantara Kenduri Riau Digelar di Pekanbaru, Ini Konsep Acaranya
  • Sekdaprov Riau : Infrastruktur Berkualitas Didukung Tenaga Kontruksi Terampil
  • Dewi Ansar jadi Narsum pada Workshop Bunda Literasi Kepri 2022
  • Sekda Adi Hadiri Rapat Forum Penataan Ruang Bersama PT Timah
  • Galakan Wisata HERITAGE, Pemkot Cimahi Launching CIMITAGE Tour 2022
  • Gelar Rapat Evaluasi, Bapeda Rohil Minta Seluruh OPD sampai Tingkat Desa Lakukan Inovasi
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu di Riau
  •  
     
     
    Selasa, 28 Desember 2021 - 14:18:04 WIB
    Partai Komunis China Larang Perayaan Natal 2021
    Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:36:28 WIB
    Ini Pesan Menkeu pada Eselon II dan KNEKS Saat Pelantikan
    Kamis, 11 Februari 2021 - 13:53:57 WIB
    Kapolda Riau Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Medis Kepolisian
    Jumat, 25 Maret 2022 - 09:23:22 WIB
    Dorong Pemilu 2024 Lewat e-Voting, Menkominfo Meminta Usulan Disampaikan ke Komisi II DPR
    Kamis, 16 Juli 2020 - 12:26:33 WIB
    Padat Karya Tunai Desa Solusi Untuk Ketahanan Pangan
    Kamis, 21 Januari 2021 - 10:23:37 WIB
    Resmi Jadi Presiden, Biden Langsung Batalkan Kebijakan Trump
    Kamis, 14 Juli 2022 - 18:44:09 WIB
    Pansus DPRD Jabar Konsultasi Ke Kementerian
    Minggu, 09 Mei 2021 - 13:10:27 WIB
    336 kendaraan Pemudik di Putar Balikkan oleh Polda Banten
    Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:56:36 WIB
    Pelatihan Rangka Pemulihan Ekonomi pada Masa Pandemi Covid -19 di Kota Cimahi
    Kamis, 02 September 2021 - 17:06:49 WIB
    TNI AL Puspenerbal Kebut Serbuan Vaksinasi Dosis 2, Bekal Sekolah Tatap Muka Normal Kembali
    Jumat, 20 Mei 2022 - 14:40:33 WIB
    PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
    Selasa, 21 April 2020 - 18:43:34 WIB
    LAWAN COVID-19
    Gerakan Bhakti Sosial Serentak Polda Riau Peduli Covid-19
    Senin, 15 Februari 2021 - 16:41:03 WIB
    Lembaga IPSPK3-RI Kritisi Proses Lelang di PLN Batam
    Sabtu, 21 November 2020 - 09:49:18 WIB
    Jelang Ashar, Bareskrim Polri Masih Minta Keterangan Ridwan Kamil
    Selasa, 16 Maret 2021 - 09:09:54 WIB
    CEO PT PMA MPDT dan Konsultan Hukum Terima Kunjungan Para Pengusaha Indonesia
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved