Minggu, 14 Juli 2024  
 
Jerman Sebut Sadap Percakapan Radio, Ini Isi Percakapan Tentara Rusia

RL | Internasional
Sabtu, 09 April 2022 - 14:12:43 WIB

Ilsutrasi
TERKAIT:
   
 
TIRASKTA.COM - Jerman mengatakan menyadap percakapan radio di mana tentara Rusia membicarakan pembunuhan warga sipil di kota Bucha, Ukraina.

Majalah Jerman, Der Spiegel, yang pertama kali melaporkan komunikasi sadapan itu pada Kamis, mengatakan badan intelijen asing Jerman, BND, mendapat percakapan para tentara Rusia itu tentang penembakan warga sipil.

Dalam dua komunikasi terpisah, pasukan Rusia berbicara tentang menginterogasi tentara dan warga sipil Ukraina lalu menembak mereka, menurut The Washington Post, mengutip pejabat intelijen yang mengetahui temuan tersebut.

Beberapa informasi intelijen yang disadap tampak cocok dengan lokasi penemuan mayat di sepanjang jalan raya Bucha, di dekat ibu kota Kiev.

Dalam satu pesan yang disadap, seorang tentara tampak terdengar mengatakan kepada rekannya bahwa mereka telah menembak seseorang yang sedang mengendarai sepeda.

Foto mayat tergeletak di samping sebuah sepeda baru-baru muncul setelah penarikan pasukan Rusia dari Bucha.

Dalam percakapan sadapan lainnya, seorang pria terdengar mengatakan, "Pertama-tama kamu interogasi tentara, lalu kamu tembak mereka."

Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (8/4), Rusia membantah melakukan kekejaman di Bucha, mengklaim mayat-mayat yang tergeletak itu sengaja ditampilkan.

Der Spiegel mengklaim "komentar yang disadap itu sekarang tampaknya benar-benar menyanggah bantahan Rusia."

Foto-foto kekejaman yang muncul dari Bucha mendorong seruan penyelidikan kemungkinan kejahatan perang.

Dewan Keamanan PBB mengecam pembunuhan di Bucha. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pekan ini, kekejaman yang lebih parah terjadi di daerag lainnya yang dikuasai tentara Rusia.

Tentara sewaan Rusia

BND juga menemukan bukti anggota Wagner Group, unit tentara sewaan Rusia yang memiliki konekti dengan Presiden Ukraina Vladimir Putin, berperan penting dalam kekejaman di Ukraina. Wagner Group dituduh melakukan kekejaman selama perang di Suriah.

Menurut pejabat intelijen yang diwawancarai The Washington Post, Jerman juga memiliki foto-foto satelit yang menunjukkan keterlibatan Rusia atas kematian warga sipil di Bucha.

The Washington Post mengatakan ketergantungan pasukan Rusia pada perangkat komunikasi yang tidak aman, termasuk telepon pintar dan radio push-to-talk, membuat mereka rentan disadap.

Bulan lalu, kantor kejaksaan federal di Jerman membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan pasukan Rusia.

Berlin mengandalkan prinsip yurisdiksi universal, yang memberikan wewenang kepada pengadilan nasional untuk mengadili genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang yang dilakukan warga negara asing di wilayah negara asing.

Prinsip ini baru-baru ini digunakan oleh Jerman untuk mengadili seorang mantan pejabat intelijen di rezim Presiden Suriah Bashir al-Assad. Pejabat itu, Anwar Raslan, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan karena perannya dalam menyiksa warga Suriah.

sumber:merdeka.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tok, Perda P2APBD Jabar TA 2023 Disetujui Bersama DPRD Jabar dan Pemdaprov Jabar
  • Pererat Silaturahmi, Warga RT 004 RW 010 Perum TTI, Makan Bareng
  • Antisipasi DBD Warga RT 004 RW 010 Perum TTI Cirebon, Lakukan Kerja Bakti
  • Audensi FGHP Ke DPRD JABAR Berharap Ada Solusi
  • Lurah Kemantren Cirebon Lakukan Sambang Warga
  • Sekretariat DPRD JABAR Menerima Kunjungan Banggar DPRD Kab Tasikmalaya
  • Harap Pj Walikota Cimahi : Permendagri No 12 Thn 2017 Selektif Dalam Membentuk UPTD
  • Waaah! Dugaan Dana Earmark Rp404 Miliar Hilang, DPN-PETIR Curiga Ada Kendali Pejabat Tinggi Riau
  • Pemkot Cimahi Tingkatkan Efesiensi Dan Efektifitas Dalam Pelayanan Publik
  •  
     
     
    Sabtu, 16 November 2019 - 18:18:42 WIB
    Sungai Adalah Peradaban dan Wajah Kita
    Jumat, 22 Mei 2020 - 16:05:28 WIB
    Tindakan Penganiyayaan Petugas
    HABIB UMAR KORBAN AROGANSI PENEGAKAN HUKUM YANG KAKU
    Sabtu, 09 Oktober 2021 - 08:59:09 WIB
    Jahe bagi Kesehatan Bantu Turunkan Gula Darah & Anti Kanker
    Senin, 01 Maret 2021 - 23:03:27 WIB
    Terobosan UU Cipta Kerja Buat PT Tak Perlu Akta Notaris
    Senin, 20 September 2021 - 18:05:30 WIB
    Gandeng PMI Lanud Ats Gelar Donor Darah, Guna Peringati HUT TNI
    Sabtu, 30 Oktober 2021 - 16:22:12 WIB
    Peringati HDKD Ke 76, Lapas Garut Raih Penghargaan
    Jumat, 26 Juni 2020 - 18:44:11 WIB
    Pembangunan Daerah
    Sekda Minta Kepala OPD Juga Fokus terhadap Usulan Program DAK Fisik 2021
    Jumat, 10 Februari 2023 - 15:55:23 WIB
    Danramil 0620-19/Arjawinangun Berikan Wasbang Pada Pelajar SLTP
    Senin, 22 Maret 2021 - 16:29:22 WIB
    Kapolri dan KSAL Sepakat Tingkatkan Kerjasama Keamanan Perairan Laut
    Jumat, 18 Desember 2020 - 16:39:05 WIB
    Jalin silaturahmi
    DanLanal Baru Kopi Morning Bareng Wartawan Simeulue
    Kamis, 30 September 2021 - 10:43:47 WIB
    Sergai Gelar Rakor Penanganan Covid-19, Bupati: “Kerja Keras dan Sinergitas Tidak Akan Mengkhianat
    Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:56:43 WIB
    Roadshow Agung Santoso Seri II Merambah Pulau Madura
    Senin, 20 September 2021 - 08:34:43 WIB
    Kapolres Kampar Berikan Klarifikasi Terkait Bentrok Eks Karyawan dengan Security PT. Padasa
    Sabtu, 13 Maret 2021 - 23:11:26 WIB
    Oknum Desertir dari Polres Padang Panjang Tembak Orang di Pekanbaru
    Rabu, 21 Juni 2023 - 12:54:32 WIB
    Peran Serta FPK Dalam Rangkaian Hut Kota Cimahi Yang Ke 22
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved