Minggu, 11 April 2021  
 
Sidang Perdana
SIDANG TERHADAP PENABRAK NI KADEK AYU RATIH SINTA AKAN DIGELAR SELASA, 14 JANUARI, 2020

| Internasional
Rabu, 15 Januari 2020 - 03:50:57 WIB

LOUSIANA, Tiraskita.com - Akhirnya, dua tahun tepat setelah peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan Ni Kadek Ayu Ratih Sinta, pengadilan Negara Bagian Lousiana, Amerika Serikat akan menggelar sidang gugatan terhadap penabrak  pada tanggal 14 Januari 2020 yang akan datang pada pukul 13.00 waktu setempat. 

Penggugat adalah korban lain, pengemudi mobil yang bernama Bagus dan kuasa hukum korban  tewas Alm. Sinta di Amerika Serikat, Meri dan Dave Ricketts.  Tergugat adalah penabrak yang bernama BRIA MASON (23), yang kemudian diketahui mengemudikan kendaraan dengan kondisi alklohol dalam darah melebihi ambang batas dan sibuk bertexting. Kecelakaan maut ini terjadi dua tahun lalu,  pada hari Minggu, 14 Januari 2018.

Bria Mason (23) yang mengendarai 2008 Chevrolet Impala dengan kecepatan tinggi menabrak mobil yang dikendarai Bagus  (25) dan Sinta (21) dari  sisi kiri belakang. Ini terjadi di jalan bebas hambatan Interstate 310, tepatnya di jembatan  Hale Boggs yang menghubungan Desrehan dan Luling, Lousiana. Mobil  2012 Nissan Altima yang mereka kendarai  “terbang” ke jalur balik, dan melawan arus. Seketika mobil mereka dihajar dari kendaraan yang datang dari depan, yang dikemudikan oleh Allison Benot (22) . Kendaraan 2015 Ford Focus  menghempas mobil yang dikendari Bagus dan Sinta,  berguling dan berputar, dan berhenti dalam kondisi terbalik.  Baik Mason, Bagus dan Benot  hanya menderita luka minor. Tetapi Sinta malam itu harus menghadapi dua bedah besar, dan dinyatakan meninggal dunia pagi harinya karena kehabisan darah.

MENGAPA KASUS INI PENTING UNTUK DIPUBLIKASIKAN?

1. Bahwa sejak kematian, sampai pemulangan jenazah korban, tidak ada bantuan sama sekali dari pihak asuransi kendaraan penabrak Bria Mason. Mungkin, penabrak tahu bahwa kedua orang korban dianggap sebagai imigran ilegal, tidak berdaya, dan tidak akan menuntut karena takut dideportasi. Sampai akhirnya komunitas Indonesia di Lousiana dan di keluarga serta kerabat Sinta di Bali, Indonesia bekerja mengumpulkan uang donasi  sejumlah US$ 20 ribu untuk dapat memulangkan jenazah Sinta ke Indonesia. 

Tetapi Bagus (25), yang masih hidup dengan trauma mengajukan gugatan atas  kasus ini. Ia membuat laporan polisi dan Bria Mason dinyatakan sebagai buronan dan ditangkap. Ia dipenjara, tetapi kemudian bebas dengan uang jaminan. Belakangan diketahui, Bria mengajukan surat PLEA AGREEMENT, sebuah surat permohonan yang meminta pengadilan Negara Bagian Lousiana TIDAK memberikan hukuman penjara kepadanya, melainkan hanya penjara rumah dan melakukan pekerjaan sosial di komunitas saja.

Hal ini menggusarkan Bagus juga Meri dan Dave Ricketts. Karena, adalah aturan mendasar di Amerika Serikat, bahwa setiap pemilik kendaraan bermotor diwajibkan memiliki asuransi kendaraan.  Sehingga apabila terjadi kecelakaan , korban tabrakan, baik yang ditabrak maupun penabrak, segala kerugiannya dapat ditanggulangi. Tanpa memandang status imigrasi korban, kewarganegaraan, jenis kelamin dan pekerjaannya. Tetapi ini tidak terjadi pada kasus penabrakan ini.  Penggugat tidak melihat keinginan baik Bria Mason sebagai penabrak yang menyebabkan tewas Sinta dan membuat hancur total mobil 2012 Nissan Altima mereka.  Gugatan pun di lancarkan, dan diterima oleh pengadilan Negara Bagian Lousiana.

2. Alasan lain bahwa kasus ini penting diberitakan, karena kasus seperti ini sudah banyak terjadi.  Imigran ilegal,  adalah mangsa empuk kriminal jalanan yang menganiaya, merampok, bahkan ada juga yang sampai tewas seperti korban kecelakaan ini. Pada umumnya, menyadari dirinya imigran gelap, banyak korban yang adalah imigran gelap takut melapor polisi dan menggugat balik pelaku kejahatan kriminal ini.  Sering komunitas imigran dan keluarga korban di negara asal harus jungkir balik mengumpulkan dana untuk memulangkan jenazah keluarga mereka untuk dikuburkan. 

Diharapkan dengan naiknya kasus gugatan ini, menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, khususnya imigran gelap Indonesia di Amerika Serikat untuk berani bersikap dengan menuntut keadilan atas tindakan kriminal yang menimpa mereka tanpa takut dideportasi.

Sidang gugatan kasus ini akan digelar terbuka untuk umum. Diharapkan hakim berkenan mempertimbangkan permohonan penggugat untuk memenjarakan Bria Mason dan memberikan ganti rugi pada korban  dan / atau keluarga korban sebagai hukum yang berlaku di Amerika Serikat.

Sedangkan Pengumpulan tandatangan lewat petisi online di situs change.org masih terus dilakukan hingga kini. Rencananya akan ditutup Selasa pagi, 14 Januari 2020 pk. 07 AM waktu setempat.  Silakan lihat di link : https://www.change.org/JUSTICE_FOR_THE_LATE_SINTA



Lousiana, Amerika Serikat,  12 Januari 2020
 
Bagus, Meri dan Dave Ricketts




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pendaftaran CPNS Sudah Dibuka
  • Cabuli Anak Tirinya, Pelaku Dilaporkan dan Ditangkap Polsek Tapung Hulu
  • Taruna Latsitardanus 41 dan Masyarakat Renovasi Gereja, Masjid dan Rumah
  • Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Riau
  • Tahap Seleksi CPNS 2021: Syarat, Pendaftaran, dan Pengumuman
  • Oknum Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1,9 kg
  • Sambut Ramadhan, Bupati Kasmarni Laksanakan Syukuran Dan Doa Bersama
  • Audiensi Bersama Pemkab Bengkalis, MUI Sampaikan Program Kerja
  • Kunker ke Grobogan, Bupati Akan Terapkan SRG di Kampar
  •  
     
     
    Sabtu, 28 Desember 2019 - 16:26:05 WIB
    Wakil Bupati Cabuli Anak Dibawah Umur
    Senin, 20 April 2020 - 18:10:51 WIB
    Tingkatkan 
Koordinasi Dengan Kepolisian
    Menkumham Yasonna H Laoly , Instruksikan Jajaran Tingkatkan Koordinasi Lintas Instansi
    Kamis, 27 Agustus 2020 - 14:46:40 WIB
    Kodim 0620/Kab Cirebon, Gelar Kegiatan Komsos Dengan KBT
    Senin, 18 Mei 2020 - 12:22:47 WIB
    BANGUNAN TIDAK BERFUNGSI
    Telan Anggaran Miliyaran Rupiah, Bangunan Pasar Rakyat ini Terlantarkan
    Rabu, 30 September 2020 - 19:59:02 WIB
    Khusus Dewasa ! Ini Tips Cara Menaikkan Gairah Seks Wanita Dengan Mudah
    Kamis, 25 Februari 2021 - 07:31:06 WIB
    Plt. Walikota Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid - 19 untuk Para Pedagang Pasar Melong
    Minggu, 08 Maret 2020 - 14:01:27 WIB
    Laporkan Tindak Pidana Penggelapan dan Penipuan
    Diduga Melakukan Pidana Penggelapan dan Penipuan, Kadin SUMUT Khairul Mahalli Dilaporkan ke Polisi
    Sabtu, 23 Januari 2021 - 07:55:13 WIB
    Jangan Abai Terapkan Protokol Kesehatan
    Rabu, 10 Maret 2021 - 20:49:00 WIB
    Komisi IV Dorong Program Unggulan Lebih Optimal
    Kamis, 10 September 2020 - 16:46:53 WIB
    Lawan Narkoba
    LAN RIAU Dan BNN Prov Riau Bersinergi Lawan Mafia Narkoba
    Jumat, 14 Februari 2020 - 23:33:02 WIB
    Ketua IWO Inhil Rencana Akan Surati Kemenkumham Terkait Sikap Pegawai Lapas Kepada Wartawan
    Kamis, 11 Februari 2021 - 09:00:11 WIB
    Wamendes Budi Arie Harap Dana Desa 2021 Sentuh Sektor Produktif
    Jumat, 01 Mei 2020 - 15:48:55 WIB
    LAWAN COVID-19
    Ketua DPRD Riau Kecewa Pada Kepala Daerah
    Rabu, 10 Februari 2021 - 17:53:04 WIB
    Forkopimda Kabupaten Kampar Bagikan Masker Untuk Masyarakat di Kawasan Plaza Bangkinang
    Rabu, 01 April 2020 - 18:03:46 WIB
    Dumai Antisipasi Penyebaran Covid-19
    Wako Dumai Prediksi Puncak Corona Di Bulan April, Ia Berharap Masyarakat Lebih Peduli
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved