Selasa, 13 April 2021  
 
BANGUNAN TIDAK BERFUNGSI
Telan Anggaran Miliyaran Rupiah, Bangunan Pasar Rakyat ini Terlantarkan

Riswan L | Nasional
Senin, 18 Mei 2020 - 12:22:47 WIB

Tiraskita.com - Ironis betul, Bangunan Pasar Rakyat Zuzundrao di desa zuzundrao Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat-provinsi sumatera utara, terlihat seperti di terlantarkan.

Bagaimana tidak, bangunan pasar rakyat zuzundrao yang dibangun pada tahun 2018 lalu, keberadaannya nyaris ditengah hutan dan hingga saat ini belum difungsikan.

Selain itu, bangunan pasar yang terdiri dari 11 kios, 60 los, kamar mandi/toilet umum dan pos penjagaan, yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Nias Barat tahun 2018 lalu sebesar Rp 1,1 miliyar dikerjakan oleh CV SUANI SITEHOLI, tampak tidak terurus.

Kini sebagian pintu-pintu kiosnya rusak, pelang nama roboh, halaman dan sekeliling gedung sudah ditumbuhi rumput setinggi 1 meter.

Dikonfirmasi dikantornya Rabu (13/5) Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Nias Barat, Famili Daeli mengaku pasar rakyat itu sempat aktif sekira Juli 2019 lalu tapi hanya bertahan sebulan saja, karena faktor keamanan. Ironisnya yang melakukan keributan dilokasi pasar itu, tidak lain adalah kepala desa setempat dengan alasan mabuk.

" Ya Pasar itu pernah aktif tahun lalu pak, selama 1,5 bulan, namun karena kepala desanya sering mabuk, diusirnya para pedagang makanya mereka tidak berani jualan lagi," kata Famili Daeli, didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pance Warta Daely kepada Media ini di ruang kerja Kadis.

Pengakuan Famili Daeli ini bertolak belakang dengan pantauan dilokasi.

tidak ada tanda-tanda pasar rakyat itu pernah digunakan pedagang, begitu juga pengakuan masyarakat sekitar, mereka belum pernah melihat adanya aktifitas pasar ditempat itu.

"Setahu saya belum pernah ada kegiatan disini pak, soalnya selain lokasinya kurang pas keberadaan bangunan pasar ini juga persis ditengah hutan, sementara jalan menuju pasar ini belum diaspal, tentu saja malas orang belanja kesini," kata salah seorang warga setempat yang namanya tidak mau disebutkan.

Pance warta K.Daeli yang juga menjabat sebagai PPK (pejabat pembuat komitmen) pada proyek pasar rakyat tersebut mengakui lemahnya pengawasan terhadap fasilitas umum yang dibangun oleh dinas Perindagkop Kabupaten Nias Barat adalah penyebab utamanya.

"Bagaimana tidak pak, Sumber daya Manusia (SDM) kami di dinas perindagkop sangat terbatas, untuk pengawasan saja kami hanya dua orang mengawasi 8 kecamatan," keluhnya.

Berbagai kalangan menilai bahwa terbatasnya SDM pada dinas perindagkop itu hanya alasan klasik saja, patut diduga pembangunan pasar rakyat tersebut mungkin saja kesalahan perencanaan.***

Sumber : beritalima.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pelamar Sekolah Kedinasan Terkendala NIK dan KK yang Tak Sesuai, Ini Solusinya...
  • KPK Akui Kehilangan Truk Angkut Barang Bukti Kasus Suap Ditjen Pajak Kemenkeu
  • Kapolda Banten: Sinergi Polri – Pers, Bangun Kepercayaan Publik
  • Yohanis Fransiskus Blak-blakan Soal Kebun Ilegal Seluas 2,611 Juta Hektar
  • Bupati dan Wabup Sergai Tinjau Pelaksanaan Ujian SMP
  • Kapolri: Agar Lebih Dekat Dan Memberi Edukasi Masyarakat
  • Dewas KPK Minta Pimpinan Usut dan Cari Sumber yang Bocorkan Operasi Suap Pajak
  • Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan
  • Dr.Seto Mulyadi, S.Psi.,M.Si Pinta Agar Pencabulan Anak Di Tapung Hulu Dihukum Seberat Beratnya
  •  
     
     
    Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:32:44 WIB
    Polda Banten Ungkap Kasus Penyebaran Foto Dan Video Asusila Anak Di Bawah Umur
    Rabu, 20 Januari 2021 - 16:25:48 WIB
    Uu Ruzhanul Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang Kebijakan Peralihan Izin Pertambangan
    Senin, 17 Agustus 2020 - 12:44:32 WIB
    LAWAN COVID-19
    Nilai Hatinya PKK, Muslimawati Catur ; Dukung Terhadap Pemenuhan Pangan di Masa Pendemi Covid-19
    Sabtu, 10 Oktober 2020 - 02:29:39 WIB
    Pengupahan Dihitung Berdasarkan Waktu dan Hasil
    Presiden: Dengan UU Cipta Kerja, Perusahaan Tak Bisa Lakukan PHK Sepihak
    Selasa, 19 Januari 2021 - 22:32:55 WIB
    Pemprov Riau Matangkan Program Pulau Zakat di Rupat
    Jumat, 19 Maret 2021 - 07:38:28 WIB
    Kesiapan Pengamanan Lebaran
    Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Ribuan Anggota
    Kamis, 07 Januari 2021 - 09:25:01 WIB
    Massa Trump Memaksa Masuk ke Gedung Capitol
    Jumat, 11 Desember 2020 - 09:44:42 WIB
    Ungkapan PDI Perjuangan Atas Kemenangan di Pilkada Surabaya, Banyuwangi, Solo, Semarang hingga Medan
    Minggu, 04 Oktober 2020 - 14:20:28 WIB
    Satpol PP Gerebek Hotel di Tangereng, 11 Pasangan Muda-mudi Diamankan
    Jumat, 26 Februari 2021 - 20:22:02 WIB
    Tim Warung Jumat Polda Banten Kunjungi Pondok Pesantren Tebu Ireng 08
    Senin, 08 Maret 2021 - 17:56:04 WIB
    Polri Beberkan 4 Alat Bukti Dasar Penetapan Tersangka Habib Rizieq
    Rabu, 30 Desember 2020 - 11:49:39 WIB
    Versi SMRC PDIP Masih Teratas, Kader Sebut Bukti Kasus Bansos Tidak Berdampak
    Selasa, 03 Maret 2020 - 14:31:54 WIB
    Polres Karimun Tanda Tangani MOU Keterbukaan Informasi Publik Dengan Pers
    Rabu, 22 April 2020 - 21:46:21 WIB
    LAWAN COVID-19
    Bupati ir. H Soekirman Survey Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan
    Minggu, 29 Maret 2020 - 17:05:56 WIB
    MEMUTUS MATA RANTAI VIRUS COVID-19
    Masyarakat Khawatir, TKI Asal Bengkalis Dari Malaysia Baru 5 Hari Dikarantina ODP Corona Dipulangkan
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved