Selasa, 02 Maret 2021  
 
LAWAN COVID-19
Bansos Terindikasi Kena Sunat, Warga Kembalikan Tak Mau Dibodohin, Anggota Dewan Prihatin

Zai | Nasional
Kamis, 14 Mei 2020 - 09:35:30 WIB
PEKANBARU – PSBB di Kota Pekanbaru sudah memasuki mau memasuki jilid 3, namun Bansos yang senilai 115 M yang digadang-gadang Walikota Firdaus semakin tidak jelas dan semakin membuat warga bertanya-tanya.

Kisruh bansos ini dimulai dari penolakan oleh ketua-ketua RT dan RW karena data yang mereka setor tidak sesuai dengan yang direalisasikan oleh Dinsos Pekanbaru. Selanjutnya Forum RT/RW memprotes penunjukan BUMD sebagai pihak ketiga yang emdistribusikan bansos.

Tidak berhenti sampai disitu, kelambanan penyaluran Bansos ini juga banyak di sorot oleh mahasiswa, bahkan BEM Unilak membuat Video yang isinya meminta Walikota Firdaus mundur, tidak itu saja, BEM UIR mengirim papan bunga bertuliskan “ Turut berdukacita atas meninggalnya jiwa kemanusiaan Walikota Dr.Firdaus,ST.,MT”.

Saat ini lebih memprihatinkan lagi ternyata bansos yang dibagikan terindikasi disunat ( Volumenya dikurangi ) , terbukti ada warga yang mengembalikan bansos tersebut, karena marah akibat terus di bohongi oleh pemko Pekanbaru.

 Salah seorang penerima bantuan Sembako yang terdampak Covid-19, Doni Herman Ginting mendatangi kantor lurah Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, dan mengembalikan paket sembako yang diterimanya.Rabu, 13 Mei 2020.

Kepada media, Doni mengatakan dirinya tidak mau ditipu oleh pemerintah, karena dia sudah melakukan penghitungan sendiri atas bantuan yang dia terima ini. Bantuan ini terdiri dari beras merk cap BUMN, kemudian minyak goreng merk Kuawali, sarden kaleng kecil merk  ABC, dan intermie satu kardus isi 40. "Intermie ini kalau harga eceran cuma seribu rupiah satu. Jadi setelah saya total semua keluar angka Rp 160 ribu, ini masih harga eceran, kalau harga grosir mungkin lebih murah lagi," kata Doni.

Padahal, Pemko Pekanbaru selalu menggembar-gemborkan bahwa bantuan dari mereka totalnya Rp 250 ribu, sehingga diduga ada mark up anggaran sekian puluh ribu untuk satu paket.

 "Ini tidak sesuai dengan janji pemimpin, ini akan kita laporkan ke DPRD, karena DPRD pun bilang Rp 250 ribu, kita merasa ditipu dan dicurangi.




Anggota DPRD Pekanbaru Viktor Paarulian yang diminta pendapatnya oleh Tiraskita.com, mengatakan bahwa sangat prihatin atas ulah pemko pekanbaru ini.

"Kita sangat prihatin dgn kejadian ini,Mestinya berapa nilai yg diberi dari Pemko sebesar itu juga la yg diterima masyarakat," uacapnya via Chat WA. Kamis,14/05/2020

Viktor yang sering dipanggil Babe , menambahkan bahwa belum dapat memastikan dimana letak salahnya ini, siapa yang menyunat bansos ini.

“Disini saya belum  bisa memastikan apakah ini kesalahan Pemko atau ada pihak yang terkait yang bermain dalam hal ini,”papanya.



Viktor sang wakil rakyat yang dikenal tegas memperjuangkan hak-hak masyarakat ini berharap agar Pemko Pekanbaru menyalurkan bansos dengan benar.

"Harapan kita kepada Pemko tolong salurkan bansos itu dengan benar kasihan rakyat sudah menunggu lama namun yang di dapat tidak sesuai,"ujarnya mengahiri.

Jubir Gugus Covid-19 Pemko Pekanbaru  Ingot Ahmaad Hutasuhut yang di konfirmasi melalui Chat WA, pesan sudah masuk centang dua, namun sampai berita ini tayang , pesan belum terbaca oleh beliau, kita tunggu jawaban beliau dalam berita berikutnya. ( Zai )*


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemkab Sergai Saksikan Pelantikan Virtual di 3 Titik
  • Bupati dan Wakil Bupati Sergai Terpilih Resmi Dilantik
  • Terobosan UU Cipta Kerja Buat PT Tak Perlu Akta Notaris
  • Pakar Hukum Indriyanto Seno Adji : Kerumunan Di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana
  • Kapolsek Siak Hulu Telusuri Hot Spot yang Terpantau pada Aplikasi Dashboard Lancang Kuning
  • Seskoau Ikuti Sertifikasi Tembak Reaksi
  • Kongres IA-ITB 2021, Teknologi Bukan Lagi Barang Mewah
  • USB Peroleh ISO 9001 dan 21001
  • Gubernur Jabar Lantik Lima Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2020
  •  
     
     
    Minggu, 31 Januari 2021 - 15:27:05 WIB
    Jabar-Badan POM RI Perkuat Pengawalan Distribusi Vaksin COVID-19
    Kamis, 25 Juni 2020 - 17:00:57 WIB
    LAWAN COVID-19
    Pasien Sembuh COVID-19 Di Serdang Bedagai Bertambah 8 Orang Menjadi 12 Orang
    Kamis, 05 Maret 2020 - 13:54:23 WIB
    Arab Saudi Menunda Ibadah Haji Karna Virus Corona
    Akibat Virus Corona, Arab Saudi Batalkan Umrah Selama 1 Tahun
    Senin, 27 Juli 2020 - 15:31:08 WIB
    Pemkab Sosialisasi Pengelolaan Dana BOS
    Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:40:40 WIB
    PWI JATIM DUKUNG IDE MOI UNTUK PENDIRIAN PERPUSTAKAAN PERS
    Jumat, 01 Mei 2020 - 18:03:18 WIB
    Lawan Covid-19
    Bansos Covid-19 Dari Gubernur Jabar Sudah Turun Di Kabupaten Subang
    Kamis, 10 September 2020 - 11:24:14 WIB
    Dugaan Korupsi 5 Proyek Bermasalah Dinas Kebudayaan Riau
    Rabu, 20 Januari 2021 - 09:07:24 WIB
    Rutan Terima 101 Tahanan Baru dari Polda dan 4 Polsek
    Selasa, 05 Januari 2021 - 12:42:29 WIB
    Kritik Pemerintah China, Jack Ma dan 4 Konglomerat yang Dibungkam China
    Jumat, 21 Februari 2020 - 16:57:16 WIB
    Berantas Illegal Fishing, DPR Dukung KKP Soal Penguatan Pengawasan
    Jumat, 18 September 2020 - 20:59:57 WIB
    Pakar dan Aktivis Desak PBB untuk Akui 'Genosida' Uighur China
    Jumat, 26 Februari 2021 - 20:15:13 WIB
    Kota Cimahi Peroleh Bantuan Perbaikan 450 Rutilahu dari APBD Provinsi Jabar
    Jumat, 05 Juni 2020 - 14:09:25 WIB
    Danrem 142/Tatag Lepas 14 Orang Prajurit ke Jajaran Korem 142/Tatag
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:43:11 WIB
    Masa Gratis Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Akan Habis, Pekan Depan Mulai Berbayar
    Jumat, 28 Agustus 2020 - 12:54:04 WIB
    LAWAN COVID-19
    Jumat, Ridwan Kamil Jalani Penyuntikan Pertama Relawan Vaksin COVID-19
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved