Selasa, 29 09 2020  
 
Kepentingan Rakyat Paling Miskin dan Lemah
Prabowo Mendukung Kebijakan Presiden Jokowi

Riswan L | Nasional
Kamis, 23 April 2020 - 08:32:30 WIB
Tangkapan layar video yang muncul di akun Twitter pribadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, @Prabowo, Rabu (22-4-2020).
TERKAIT:
Jakarta, Tiraskita.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai keputusan Presiden Joko Widodo untuk kepentingan rakyat yang paling miskin dan paling lemah.

Lewat sebuah video di akun Twitter pribadinya, Rabu (22/4) malam, Prabowo bercerita mengenai apa yang dirasakannya selama berada dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Saya bersaksi bahwa beliau (Jokowi) terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Saya melihat dari dekat cara-cara pengambilan keputusan beliau, dan selalu yang menjadi dasar pemikiran beliau adalah keselamatan rakyat yang paling miskin dan rakyat yang paling lemah," kata Prabowo dikutip dari video pada akun @Prabowo, Kamis (23/4/2020) dini hari.

Lebih lanjut, Prabowo mengaku telah melihat langsung komitmen Presiden Jokowi untuk membersihkan pemerintah Indonesia dari korupsi.

Namun, Prabowo tidak menyebut kolusi dan nepotisme sebagai bagian dari kesaksiannya tersebut.

Selama ini, kata Prabowo, pemberantasan korupsi adalah bagian penting dari komitmen pemerintahan Presiden Jokowi.

Untuk itu, sebagai pimpinan tertinggi Partai Gerindra, Prabowo meminta seluruh kader Partai Gerindra untuk percaya kepada pemerintah.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah tidak akan mungkin mengambil keputusan yang merugikan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia.

Prabowo meminta semua pihak untuk bersatu karena bangsa ini tengah berhadapan dengan suatu bencana, yaitu pandemi COVID-19.

"Suatu virus yang cukup membahayakan apabila kita sembrono dan tidak mengambil langkah-langkah yang harus diambil," kata Prabowo.

Dalam keadaan yang merisaukan saat ini, kata Prabowo, bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan semangat, apalagi sampai berputus asa.

"Dalam keadaan merisaukan ini, justru dibutuhkan semangat, ketegaran, keberanian, dan yang paling utama adalah rasa persaudaraan, rasa persatuan, kita harus kompak" kata Prabowo menegaskan.

Ia berpendapat bahwa rakyat dan pemerintah harus saling mendukung, bukan saling menyalahkan.

"Sebagai manusia, kita pasti membuat kesalahan, kita pasti membuat sesuatu yang dinilai kurang, tetapi justru di saat ini kita harus saling mengisi kekurangan kita masing-masing, kita harus saling memperbaiki kalau ada di antara kita yang kurang atau salah. Bukan kita caci maki, bukan kita marah-marah, bukan kita mengejek," kata Prabowo.

Prabowo mengungkapkan alasannya bergabung dengan pemerintah karena tidak ingin ada perpecahan.

Ia juga telah putuskan waktu itu untuk melakukan langkah besar berupa rekonsiliasi nasional.

"Dengan mengesampingkan kepentingan partai, perasaan pribadi, dan segala sesuatu yang menjadi pikiran-pikiran kita pada saat itu. Demi satu hal, yaitu kerukunan nasional, persatuan nasional, dan rekonsiliasi nasional," kata Prabowo. Untuk itu, Prabowo mengaku enggan menjadi bagian dari perpecahan Indonesia berapa pun ongkosnya.

Menteri Pertahanan RI itu meminta semua pihak menerima dengan lapang dada dan mengesampingkan perasaan.

"Saya tidak mau merupakan bagian daripada perpecahan itu berapa pun ongkos yang harus kita bayar. Betapa pun sedihnya perasaan kita harus kita kesampingkan demi kepentingan yang lebih besar," kata Prabowo.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Wagub Jabar Hentikan Kegiatan Belajar Tatap Muka di Pesantren Husnul Khotimah
  • Wali Kota Pekanbaru : 500 RW Lagi Retribusi Sampah Belum Optimal dan Terpantau
  • Nenek 'Luna Maya' Nikahi Berondong yang Baru Kenal 3 Hari, Ternyata si Nenek Sudah 20 Kali Menikah
  • Pengakuan Nikita Mirzani soal Orgasme 11 Kali
  • Ridwan Kamil Apresiasi 7 Daerah Pencapai Target WHO Dalam Uji Covid-19 Melalui Tes PCR
  • 169 Advokad PERADI Diambil Sumpah Oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru
  • Rabu, DPRD Pekanbaru Jadwalkan Ketuk Palu APBD Perubahan 2020
  • Yasonna Siap Hadapi Tommy di PTUN soal Berkarya Muchdi Pr
  • Ahok Resmi Cabut Laporan Pencemaran Nama Baik di Polda Metro
  •  
     
     
    Sabtu, 25 Juli 2020 - 16:58:16 WIB
    Diduga Curi 7 Unit Pemanas Unggas, Wahyu Diciduk Polsek Pantai Cermin
    Minggu, 27 September 2020 - 22:13:47 WIB
    Koeman: Saya Seperti Penjahat di Film Suarez
    Senin, 20 Juli 2020 - 17:13:38 WIB
    Lokasi Sementara, Untuk Hunian Korban Banjir Bandang Tengah Dikerjakan
    Senin, 18 Mei 2020 - 19:00:55 WIB
    Ini Sangat Baik Di Tiru
    Lettu.Inf Fatiziduhu Telaumbanua Sang Prajurit, Rela Bongkar Tabungan
    Minggu, 29 Desember 2019 - 15:13:56 WIB
    Diduga Mabuk, Oknum Anggota Brimob Polda Malut Pukul Wartawan
    Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:21:11 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Beri Putrinya Jajan Rp 100 Juta Per Bulan, Sang Ayah Terdakwa Korupsi Jiwasraya
    Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:38:42 WIB
    DPO Narkoba terkesan dibiarkan
    DPO Man Patin Diduga Masih Jalankan Bisnis Narkoba, Ketua Granat Riau Minta Aparat Tegas
    Kamis, 16 Juli 2020 - 17:12:50 WIB
    Tim Wasrik Itkoopsau I Laksanakan Exit Briefing di Lanud S Sukani Majalengka
    Kamis, 10 September 2020 - 15:04:40 WIB
    Cegah Penyebaran Covid 19, TNI Polri Himbau Warga Gunakan Masker
    Senin, 18 Mei 2020 - 08:47:22 WIB
    LAWAN COVID-19
    Catur Sugeng ; Sebanyak 500 hektar Kebun Jagung Antisipasi kekurangan pangan Dampak Covid-19.
    Selasa, 14 Juli 2020 - 11:28:46 WIB
    Sidang Paripurna Ranperda RPP 2019
    Bupati Kampar ; Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kampar
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:45:11 WIB
    Sambut Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Gelar Baksos Bantu Warga Pesisir
    Senin, 04 Mei 2020 - 09:55:28 WIB
    LAWAN COVID-19
    Emanuel Zebua Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada Masyarakat
    Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:09:06 WIB
    DIRGAHYU REPUBLIK INDONESIA
    Upacara Kemerdekaan On-line via Videoconferenc, Bupati Kampar kenakan Baju Kebesaran Adat Kampar
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 10:35:27 WIB
    Dirjenpas Sri Puguh Dimutasi Jadi Kepala Litbang
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved