Rabu, 18 Mei 2022  
 
Berikut 14 Vaksin Virus Corona yang Memasuki Tahap Uji Coba

Riswan L | Nasional
Minggu, 29 Maret 2020 - 22:09:35 WIB

Ilustrasi proses pembuatan vaksin untuk corona baru.
Ilustrasi proses pembuatan vaksin untuk corona baru

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan j
TERKAIT:
Setelah ditetapkan sebagai pandemi global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Maret 2020 lalu, hingga kini Covid-19 belum juga memiliki vaksin paten yang bisa digunakan.

Padahal, kasus infeksi saat ini terjadi hampir di seluruh negara di dunia dari hari ke hari.

Jika pun ada obat yang sejauh ini diklaim bisa menyembuhkan sejumlah pasien dari penyakit ini, obat tersebut belum mendapat pengakuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Meski demikian, saat ini ada sejumlah vaksin yang dikembangkan oleh berbagai perusahaan dan peneliti dari berbagai universitas yang ditujukan untuk menyembuhkan penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona ini.

Para ahli mengestimasi produk dari vaksin yang nantinya dipatenkan, baru dapat didapatkan dalam waktu 12-18 bulan ke depan.

Seperti dikutip dari RAPS.org yang diperbaharui 27 Maret kemarin, saat ini, terdapat 3 produk vaksin yang telah memasuki tahap 1 uji coba, yakni sebagai berikut:

1. mRNA-1273 dari Moderna Vaksin ini dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi yang berbasis di Massachusetts bernama Moderna. mRNA-1273 menjadikan sindrom SARS dan MERS yang pernah terjadi sebelumnya sebagai dasar penelitian, karena memiliki kemiripan dengan Covid-19. Hasil vaksin yang dibiayai Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) ini telah diujicobakan pada 45 sampel yang merupakan orang sehat dengan rentang usia 18-55 tahun.

2. Ad5-nCoV dari CanSino Biologics Vaksin ini dikembangkan dengan menggabungkan vektor adenovirus tipe 5 (Ad5) dan tengah melalui uji klinis fase 1. Sebanyak 108 relawan usia 18-60 tahun menjadi sampel untuk uji coba vaksin ini. Mereka menerima vaksin dengan dosis beragam, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi. Hingga saat ini, proses rekruitmen relawan masih berlangsung.

3. ChAdOx1 dari University of Oxford Sebelum diujicobakan pada manusia, vaksin yang dikembangkan oleh University of Oxford ini telah coba diberikan pada simpanse. Selanjutnya, 510 sukarelawan dari usia 18-55 tahun akan dijadikan sampel percobaan untuk mengetahui efektivitas vaksin ini.

Selain daftar vaksin di atas, ada juga sejumlah kandidat vaksin yang belum memasuki tahap pra-klinis. Berikut di antaranya:

1. BNT162 dari Pfizer dan BioNTech

Kedua perusahaan tersebut telah sepakat berkolaborasi mengembangkan vaksin untuk Covid-19 yang berbasis mRNA.

Untuk uji klinis vaksin yang diberi nama BNT162 ini, rencananya baru akan dilakukan awal April 2020.

Sebelum ini, Pfizer dan BioNTech sudah pernah bekerja bersama dalam menemukan vaksin untuk influenza yang berbasis mRNA pada tahun 2018.

2. INO-4800 dari Inovio Pharmaceuicals Selanjutnya, Inovio juga tengah mengembangkan vaksin DNA untuk penyakit ini, sejalan dengan pengembangan vaksin DNA lain yang tengah dikembangkan perusahaan ini, misalnya untuk MERS. Uji klinis untuk vaksin ini baru akan dimulai awal April mendatang.

3. Vaksin dari Novavax Meski belum memiliki nama resmi yang diumumkan oleh perusahaan, vaksin yang dikembangkan oleh Novavax ini tengah diujicobakan pada hewan.

Diharapkan, uji klinis pada manusia akan segera bisa dilakukan di akhir musim semi tahun ini. Perusahaan mencatat ada hasil positif yang mereka dapatkan dari beberapa minggu pengujian pada hewan.

4. Vaksin dari CureVac Dalam waktu beberapa bulan, CureVac menyebut pihaknya akan mengembangkan vaksin untuk Covid-19 yang berbasis mRNA. Rencananya, uji klinis baru akan dilakukan pada awal musim panas tahun ini.

5. Ii-Key peptide COVID-19 dari Generex Biotechnology Berdasarkan pada rilis yang mereka keluarkan 27 Februari lalu, perusahaan berencana akan menghasilkan vaksin yang dapat diuji coba pada manusia dalam waktu 90 hari.

6. Oral recombinant COVID-19 vaccine dari Vaxart Vaxart telah menyetuju kerjasama dengan Emergent Biosolutions untuk mengembangkan vaksin untuk Covid-19. Saat ini, perusahaan berencana untuk menjalankan fase 1 uji klinis pada awal pertengahan tahun 2020.

7. Self-amplifying RNA vaccine dari Imperial College London Peneliti dari Imperial College London tengah mengembangkan vaksin RNA untuk menghadapi Covid-19

Mereka langsung mengembangkan kandidat vaksin ini dalam waktu 14 hari setelah menerima uraian dari China.

Saat ini, proses uji coba vaksin ini kepada hewan tengah dilakukan, nantinya uji coba pada manusia akan mulai dilakukan pada musim panas tahun ini.

Plant-based COVID-19 vaccine dari Medicago Perusahaan yang biasa mengembangkan vaksin untuk influenza ini, saat ini dikabarkan tengah mengembangkan produk vaksin untuk Covid-19. Saat ini, vaksin yang mereka kembangkan sudah berada di uji pra-klinis dan diharapkan akan mulai diuji pada Juli atau Agustus mendatang.

9. DNA-based vaccine for COVID-19 dari Takis Biotech Takis Biotech bekerja sama degan Applied DNA Sciences telah menghasilkan 4 kandidat vaksin untuk Covid-19.

Hasil uji pra-klinis dari vaksin-vaksin ini diharapkan akan rampung pada April mendatang. Sementara pengujian pada manusia diharapkan dapat dimulai pada musim gugur mendatang.

10. Vaksin dari Johnson & Johnson dan BARDA Selanjutnya, ada pula vaksin yang tengah dikembangkan oleh perusahaan Johnson & Johnson. Belum memiliki nama yang diumumkan, vaksin ini dikembangkan dengan sistem AdVac dan PER.C6 yang mereka miliki.

Sistem tersebut, sebelumnya telah digunakan untuk mengembangkan vaksin untuk Ebola. Direncanakan, vaksin ini akan mulai diujicobakan pada manusia pada November 2020.

11. Intranasal COVID-19 vaccine dari Altimmune Terakhir, kandidat vaksin Covid-19 yang masih ada dlam tahap pra-klinis adalah yang dikembangankan oleh Altimmune.

Mereka mengembangkan vaksin untuk corona ini menggunakan teknologi yang sama dengan pengembangan vaksin untuk influenza sebelumnya. Saat ini, pengujian pada hewan telah dimulai dan untuk diujikan pada manusia, jika sesuai jadwal maka akan berjalan pada Agustus 2020 atau lebih cepat dari itu.

Saat ini, semua pihak masih menanti semua proses uji coba yang akan dilakukan terhadap kandidat vaksin yang ada untuk menemukan vaksin mana yang paling bisa diterima untuk menyembuhkan Covid-19. Penemuan vaksin yang tepat, diharapkan dapat menghentikan persebaran virus dan penyakit yang hingga saat ini telah menginfeksi ratusan ribu orang di seluruh dunia ini.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • UAS Dideportasi di Tengah Masuk Singapura Sudah Kendor
  • Harga Sawit Anjlok, Gubernur Riau Lapor ke Presiden
  • Pemkab Rohil Optimalkan Retribusi Tower Untuk Genjot PAD
  • Bupati Kasmarni Serahkan Pemenang Lomba Lampu Colok Tahun 2022
  • Tesla dan SpaceX akan Mencoba Beberapa Kerja Sama Dengan Indonesia
  • Mencekam Setelah Penangkapan Ade Yasin
  • DLHK akan Tempatkan Petugas Awasi TPS Ilegal
  • Wali Kota Resmikan Rumah Tahfidz dan Unit Usaha FPRM di Rumbai
  • 15 Narapidana Rutan Cipinang Terima Remisi Hari Raya Waisak Tahun 2022
  •  
     
     
    Rabu, 10 November 2021 - 09:50:02 WIB
    Dinas ESDM Wilayah III Purwakarta Terkena Refocusing Anggaran
    Selasa, 07 Juli 2020 - 11:58:55 WIB
    Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
    Kamis, 30 Juli 2020 - 14:19:42 WIB
    Pengungsi Luwu Utara Dapat Sumbangan 21 Ekor Sapi Dari KASAD
    Selasa, 25 Februari 2020 - 18:49:38 WIB
    kunjungan Menteri LH Korea Selatan Cho Myung-Rae
    Bertemu Presiden Jokowi, Menteri LH Korsel Sampaikan Minat Korsel di Ibu Kota Baru
    Sabtu, 15 Agustus 2020 - 16:33:48 WIB
    ADVERTORIAL
    Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Terakhir Dirawat di Inhil Sembuh
    Senin, 29 Juni 2020 - 12:37:59 WIB
    Memimpin Upacara Dan Menyerahkan Satunan Klaim Jaminan Kematian
    Bupati Kampar Pimpin Apel Gabungan Pejabat Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar
    Selasa, 05 Oktober 2021 - 17:34:07 WIB
    Polresta Cirebon Beri Kejutan HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia
    Minggu, 05 Juli 2020 - 10:10:04 WIB
    Syukuran Telah Selesai Masa Menanam Padi Dengan Baik
    Wakil Bupati H Darma Wijaya, Hadiri "Pasae Ulaon" Di Desa Hutanauli
    Selasa, 22 September 2020 - 18:48:10 WIB
    Sadis, Ini Kasus Mutilasi di Indonesia, Temuan 180 Potongan Tubuh Manusia Tahun 1981 Masih Misteri
    Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:37:08 WIB
    Pasangan Nikah Siri Kini Bisa Buat KK
    Sabtu, 26 Desember 2020 - 01:36:42 WIB
    Personel Gabungan Patroli Skala Besar Amankan Malam Natal
    Kamis, 06 Januari 2022 - 11:34:46 WIB
    Gagal Laksanakan Proyek Sesuai Kontrak 4 Kontraktor masuk Daftar Hitam
    Rabu, 24 Februari 2021 - 07:47:51 WIB
    Solusi Pandemi Pulihkan Ekonomi Jabar
    Kamis, 22 Juli 2021 - 11:07:42 WIB
    Usut Korupsi Barang Tanggap Darurat Covid-19 di Bandung Barat, KPK Panggil Tersangka
    Kamis, 20 Mei 2021 - 06:50:00 WIB
    Komisi V: Sistem PPDB 2021 Harus di Evaluasi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved