Rabu, 03 Maret 2021  
 
Perekrutan PPS Dinilai Janggal, KPU Nias Utara Diminta Lakukan Pleno Ulang

| Nasional
Senin, 16 Maret 2020 - 19:02:19 WIB
Nias Utara- KPU Kabupaten Nias Utara dalam melaksanakan perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah kabupaten Nias Utara menuai kritikan pedas dari kalangan masyarakat melalui media sosial.

KPU Nias Utara dinilai kurang profesional dalam menjalankan wewenangnya, bahkan patut diduga ada muatan kepentingan oknum komisioner KPU Nias Utara dalam proses perekrutan PPS.

Untuk diketahui, KPU Nias Utara menyelenggarakan perekrutan PPS dengan beberapa tahap yakni, tahap pertama yaitu seleksi administrasi, selanjutnya seleksi ujian tertulis dan seleksi wawancara.

Namun, pada saat KPU Nias Utara mengumumkan hasil ujian tertulis, nilai peserta calon PPS diumumkan, sementara pada pengumuman hasil tes wawancara, nilai para calon PPS tidak turut serta diumumkan. Sehingga, publik berasumsi bahwa hasil pengumuman yang dikeluarkan oleh KPU Nias Utara pada seleksi wawancara tidak dapat dipercaya.

Ada beberapa kejanggalan yang dinilai oleh publik pada pengumuman hasil tes wawancara yang dikeluarkan oleh KPU Nias Utara pada tanggal 15 maret 2020 dinihari, yakni peserta calon PPS yang mendapat nilai tertinggi pada saat tes tertulis tersingkir oleh peserta calon yang memperoleh nilai rendah pada saat perangkingan.

Dari informasi yang didapat oleh media ini bahwa ada peserta calon PPS pada saat ujian tertulis memperoleh nilai 48 namun menjadi ranking 1 pada saat pengumuman hasil tes wawancara. Sementara, ada peserta calon PPS yang mendapat nilai 78 malah berada di ranking 4, sementara lokasi yang dilamar oleh kedua calon PPS tersebut di desa yang sama.

Hal ini yang membuat publik heran atas standarisasi KPU Nias Utara dalam melakukan penilaian kepada para calon PPS.

Kejanggalan lainnya adalah ketika KPU Nias Utara menyampaikan kepada publik pengumuman hasil seleksi wawancara calon PPS malah terdapat kesalahan administrasi, dimana pada surat yang dikeluarkan oleh KPU Nias Utara tertera tanggal 13 maret 2020 sementara tanggal 13 maret 2020 yang dimaksud masih dilangsungkan tes wawancara sementara pengumumannya diposting pada tanggal 15 maret 2020 dini hari.

Publik mengkritik tanggal surat tersebut, sehingga KPU Nias Utara melalui Fans Page Facebook KPU Nias Utara memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas kejadian tersebut, sehingga publik menilai bahwa KPU Nias Utara dalam melakukan perekrutan PPS di Wilayah Kabupaten Nias Utara terindikasi ceroboh dan tidak profesional serta patut diduga bermuatan kepentingan.

Selain itu, salah seorang mantan anggota PPS tahun 2019 berinisial AZ menyatakan bahwa nilainya pada saat tes tertulis mendapatkan nilai 80 dan ketika tes wawancara dilangsungkan, semuanya pertanyaan dari komisioner KPU telah dijawabnya dengan benar karena menurutnya, yang di tanyakan oleh pihak KPU pada saat itu adalah tentang tugas, wewenang dan kewajiban PPS. Sementara hal itu telah dipelajarinya dan telah dipahami betul oleh AZ namun saat pengumuman AZ mendapat ranking terakhir.

Para peserta calon PPS khususnya di wilayah Kabupaten Nias Utara mengaharapkan hal ini ditindaklanjuti oleh Bawaslu Kabupaten Nias Utara serta mendesak KPU Nias Utara melakukan pleno ulang dan mengumumkan kembali peserta calon PPS yang lulus dengan kriteria benar-benar murni mendapatkan nilai tertinggi. (A.Hu)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • 32 Honorer Terima SK P3K dari Bupati Siak
  • Pemkab Inhil Serahkan LKPD Tahun 2020 ke BPK
  • Diskominfo Jabar Gelar Serah Terima Jabatan dan Pelepasan Purnabhakti
  • Uu Ruzhanul Lantik Pj. Sekda Kabupaten Bandung
  • Gubernur Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Lapor SPT Tahunan
  • Kapolsek Tambang Langsung Koordinir Anggota Lakukan Pemadaman
  • Perpanjangan PPKM, Polda Banten dan TNI Siap Disiplinkan Prokes dan 3T
  • Kabid Humas Polda Banten, Perkuat Sinergitas Bersama Forum Wartawan Polda
  • Wako Dumai Tinjau Lokasi Penanganan Banjir, Sampah dan Karhutla
  •  
     
     
    Kamis, 19 November 2020 - 08:30:16 WIB
    Ketua KPU Cimahi Harapkan Dana Cadangan Pilkada 2022
    Kamis, 23 Juli 2020 - 14:03:21 WIB
    Operasi Patuh Lancang Kuning 2020 Dimulai, Polresta Pekanbaru Laksanakan Apel Gelar Pasukan
    Selasa, 03 November 2020 - 17:57:49 WIB
    Ngaku Dapat Mimpi, Kakek 72 Tahun Rudapaksa Gadis 9 Tahun di Mempawah
    Senin, 18 Januari 2021 - 09:18:48 WIB
    Hasil Liga Inggris: Liverpool vs Man Utd Tanpa Pemenang
    Senin, 13 April 2020 - 09:05:04 WIB
    Balita Positif Covid-19 Sudah Sembuh
    Kabar Baik, 1 Orang Positif Covid-19 di Purwakarta Dinyatakan Sembuh
    Rabu, 17 Februari 2021 - 10:11:11 WIB
    Vaksin Covid-19 Bio Farma Dapat Izin Edar dari Badan POM
    Selasa, 22 September 2020 - 20:49:51 WIB
    Pabrik Minuman Kemasan Diduga Tak Miliki Izin dan Mencemari Lingkungan
    Jumat, 08 Januari 2021 - 17:58:27 WIB
    Jabar Proaktif Dorong Daerah Siapkan Vaksinasi Covid-19
    Senin, 21 Desember 2020 - 10:58:23 WIB
    Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya Tahun 2020
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:16:58 WIB
    Bawa Senjata dan Peluru, Bos Perusahaan Diamankan di Bandara Soetta
    Jumat, 17 Juli 2020 - 15:52:07 WIB
    LAWAN COVID-19
    Gugus Tugas Jabar Perkuat Koordinasi Dengan Institusi Pendidikan Kenegaraan
    Sabtu, 18 Juli 2020 - 11:54:32 WIB
    DPR Desak Polri Usut Dalang Pelarian Djoko Tjandra
    Jumat, 05 Juni 2020 - 09:24:49 WIB
    PELAKU PENGANIYAAN DILUMPUHKAN
    Siksa Anak Tiri Sampai Tewas, Arisman Halawa Di Dor Polisi
    Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:12:43 WIB
    Selain Bantuan Tunai Langsung, Bupati Kampar juga Menyerahkan 1,5 Ton Bibit Padi Unggul
    Jumat, 05 Februari 2021 - 20:17:49 WIB
    Pemkot Lakukan Evaluasi Pelaksanaan PPKM Tahap II di Kota Cimahi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved