Senin, 15 08 2022  
 
Sebelum Dilantik Sandiaga Uno Ditelpon BIN

Riswan L | Nasional
Rabu, 23 Desember 2020 - 12:08:38 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno sempat dikontak sejumlah pihak berisi 'pesan kode', termasuk dari Kepala BIN Budi Gunawan, sebelum dipanggil Presiden Jokowi ke Istana. Foto: cnnindonesia/priska sari pratiwi
TERKAIT:
   
 
Jakarta | Tiraskita.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang baru saja dilantik pagi ini, Rabu (23/12) bercerita sempat kebingungan ditelepon Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan sebelum dipanggil ke Istana oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia mengaku sempat tak paham maksud pesan yang dia terima itu berkaitan dengan doa kesembuhan Covid-19 atau pengangkatan menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Sandi yang sepekan terakhir menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan terpapar covid-19 itu mengaku beberapa kali mendapat pesan dari sejumlah anggota menteri Kabinet Indonesia Maju.

Pesan pertama kata Sandi, berasal dari Menteri Sekretariat Negara Pratikno. Pratikno kala itu mengirim pesan ucapan 'Bismillah' kepadanya, yang kemudian dia balas juga dengan kata Bismillah.

Diakuinya, pesan-pesan itu tak pernah dia anggap sebagai bentuk panggilan untuk menjadi salah satu bagian dari Menteri Jokowi. Dia hanya menganggap pesan itu sebagai doa kesembuhan untuknya yang tengah berjuang melawan covid-19.

"Ada satu pesan dari pak Pratik, kira-kira Jumat minggu lalu, singkat saja pesannya 'Bismillah, mas'. Saya pikir untuk kesembuhan saya. Saya jawab 'Bismillah pak'," kata Sandi di Istana Negara usai dilantik Jokowi sebagai Menparekraf.

Apalagi kata Sandi, saat proses penyembuhan itu memang banyak kolega yang mengirim pesan dan doa kepadanya terkait kesembuhannya. Setelah Pratikno mengirim pesan 'kode' yang tak dimengerti Sandi itu, sejumlah nama lain pun 'ikut-ikutan' mengirim pesan.

"Setelah itu beberapa teman-teman di kabinet Pak Budi Gunawan Kepala BIN, Pak Erick Thohir juga menghubungi. Tapi karena rancu antara kesembuhan saya atau yang lain," kata dia.

Baru kata Sandi, dirinya menerima konfirmasi terkait pemanggilan ke Istana pada Senin (21/12) kemarin.

"Kepastian Selasa pagi diminta ke Istana pukul 15.00 WIB. Tanpa informasi lain, hanya mengenakan baju putih," kata Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan momentum covid-19 selama hampir satu tahun ini membuat semua pihak pada akhirnya harus bersatu untuk melawan virus tersebut.

"Covid-19 ini adalah game changer. Covid-19 ini mengubah segalanya terutama ketika dua minggu terakhir saya bertafakur, berkontemplasi, refleksi, bahwa kita semua akhirnya harus bersatu padu," kata dia.

Dia pun mengaku sudah saatnya untuk memberi kontribusi dan sumbangsih pada bangsa dan negara. Oleh karena itu, dia menyebut sudah saatnya menyingkirkan kepentingan pribadi, politik, atau golongan.

"Semua kita lakukan demi kepentingan bangsa dan negara. Dan jika negara memanggil pada saat ini lah menurut saya tanggung jawab ada di pundak masing-masing dari kita," kata dia.



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemkot Cimahi Mulai Revitalisasi Stadion Sangkuriang
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Cimahi Sempurnakan Aplikasi SIDAKEPtri Dengan Fitur e-SKILL UP
  • Danseskoau: Hadapi Spektrum Ancaman, Transformasi Pertahanan Harus Terus Dilanjutkan
  • Penopang Jembatan Cigereuh Kab. Bandung Rusak, Komisi IV DPRD Jabar Respon Rencana Perbaikan
  • Komisi V Dorong Angggaran Perbaikan Untuk Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia
  • Jokowi ke Petani: Rawat Kelapa Genjah, Nanti Saya Cek Lagi
  • Delegasi Pekanbaru Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi 2022 di Padang
  • Heboh!, Penemuan Mayat di Bagasi Alphard
  • JPU Sebut M Kece Selalu Ingat Seumur Hidup Wajahnya Dilumuri Kotoran oleh Napoleon
  •  
     
     
    Minggu, 14 Juni 2020 - 10:13:03 WIB
    Komandan Korem 142/Tatag Silaturahmi Dengan Bupati Majene
    Selasa, 28 Juli 2020 - 15:00:56 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Menghadiri Peresmian Listrik Pedesaan di Hilimbowo Kare
    Sabtu, 01 Mei 2021 - 09:40:06 WIB
    KPK Nilai Tata Kelola Pemerintahan Kepulauan Nias Buruk dan Sangat Mengecewakan
    Rabu, 27 Januari 2021 - 19:28:11 WIB
    Bahas Rencana Pembangunan 1.000 Masjid,
    Uu Ruzhanul Ulum Terima Audiensi Yayasan Assyafir Jinnat Anaem
    Minggu, 02 Februari 2020 - 13:01:28 WIB
    persiapan Piala Dunia U-20
    KETUA UMUM PSSI PASTIKAN KESIAPAN TUAN RUMAH PI
    Kamis, 21 Mei 2020 - 18:50:58 WIB
    Kemenkumham Gelar Rapid Test Covid-19 Bagi Wartawan
    Yasonna Laoly: Pekerja Media Juga di Garda Depan
    Kamis, 27 Agustus 2020 - 21:34:57 WIB
    Seluruh Pejabat Terharu, Sang Murid Lantik Gurunya Jadi Kepala Sekolah
    Senin, 24 Mei 2021 - 22:17:11 WIB
    Kejar WBBM, Dirlantas Polda Jateng Ciptakan Berbagai Aplikasi Online
    Jumat, 20 Agustus 2021 - 13:27:14 WIB
    Ditargetkan Rampung Akhir 2021, Progres Pembangunan Konstruksi Tol Pekanbaru - Bangkinang Sudah 71%
    Sabtu, 14 November 2020 - 14:40:59 WIB
    Kabar Gembira! CPNS 2021 Dibuka Bulan Maret, Ini Bocorannya
    Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:58:51 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Mahfud MD Bongkar Sosok Wanita di Kejagung, Paham Siapa Polri dan Jaksa yang Bantu Djoko Tjandra
    Minggu, 22 Maret 2020 - 18:19:01 WIB
    Covid-19, Dua Pendeta Wafat, Puluhan Jemaat Dirawat Usai Seminar GPIB di Bogor
    Senin, 14 Februari 2022 - 13:17:32 WIB
    Primkopau Angkasa Lanud S. Sukani Gelar RAT Tutup buku Tahun 2021
    Senin, 20 September 2021 - 15:28:19 WIB
    Dandim 1007/Banjarmasin Berikan Arahan Kepada Petugas Pelacakan Kontak/Tracer Kota Banjarmasin
    Senin, 10 Agustus 2020 - 21:18:05 WIB
    Buron Sejak Maret 2020, Plt Bupati Bengkalis, Muhammad, Diciduk Polisi
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved