Kamis, 13 Juni 2024  
 
Menko Polhukam Sebut Dahulu Teroris Didukung Transfer Uang, Kini Dikirim Senjata

Riswan L | Nasional
Selasa, 15 Desember 2020 - 13:00:01 WIB

Foto: Menko Polhukam Mahfud Md. (Dok: Kemenko Polhukam)
TERKAIT:
   
 
Jakarta | Tiraskita.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan ada perbedaan dukungan terhadap teroris dahulu dan kini. Jika dulu teroris didukung pihak internasional dengan pendanaan, kini didukung dengan dikirim senjata.

"Di perbankan, kita kerja sama bagaimana transfer uang itu agar betul-betul terkontrol. Karena banyak tuh dari gerakan-gerakan teror internasional itu kadang kala mengirimkan uang, kalau dulu lewat perbankan, oke sudah diantisipasi," ujar Mahfud di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Setelah pendanaan tidak bisa dilakukan, maka dukungan dari luar negeri untuk gerakan teroris berubah. Salah satu bentuk dukungannya adalah mengirimkan senjata.

"Sekarang kadang kala itu bentuknya beli barang ke seseorang tetapi sudah di dalam, dibagi dalam bentuk membuat senjata dan sebagainya," kata Mahfud.

Selain itu, Mahfud bercerita soal tantangan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ada pebedaan tipe gangguan wilayah di bagian terdepan atau perbatasan negara, dengan wilayah di dalam.

Pada wilayah terdepan, khususnya perbatasan, sering terjadi konflik langsung wilayah. Beberapa kelompok luar, melanggar teritori wilayah, bahkan mengklaim memiliki otoritas terhadap wilayah Indonesia.

"Apa problem terhadap upaya menjga keutuhan itu? Keutuhan wilayah dan ideologi itu. Banyak sekali. Saya sampaikan di belahan barat sana, ada Natuna Utara itu, sering diganggu oleh kapal-kapal asing. Oleh sebab itu, kita harus memperkuat di sana untuk menjaga keutuhan. Demikian juga di sana ada organisation separatis, dan ini mengganggu keutuhan teritori kita," ucap Mahfud.

Sementara itu, di bagian dalam wilayah Indonesia, tantangan keutuhan negara adalah bentuk pemikiran radikalisme. Orang yang telah terpengaruh paham tersebut, langsung bertindak teror.

"Lalu di tengah, yang disebar-sebar itu bukan soal teritori seperti di Barat, seperti di timur. Radikalisme dan terorisme itu tantangan terhadap ideologi yang tersebar di Jawa, Sumatera, Aceh, NTB, di manapun itu, ada gerakan-gerakan yang disebut gerakan radikalisme, yang pada tindakannya ya bentuknya terorisme," ucapnya.


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tantangan Penerapan Pembelajaran Tematik Pada Sekolah Dasar
  • Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemkot Cimahi Gelar Uji Emisi Gratis
  • Pansus DPRD Jabar Berharap Kebutuhan Petani Organik, Pemerintah Harus Hadir
  • Kabag Sekretariat DPRD Jabar Iman Tohidin Menerima Studi Banding DPRD Sumatera Utara
  • KONFLIK PALESTINA-ISRAEL
  • Personel Polresta Cirebon Raih Medali Emas Kejuaraan Karate Kapolda Cup
  • Kontes Ayam Pelung Gema Lokananta II Tingkat Kota/Kab Resmi Di Buka Pj Walikota Cimahi
  • Anggota DPRD Jabar, Tingkatkan SDM Perda Pesantren Harus Memberikan Kontribusi
  • Atlet Pordi Kota Cirebon Siap Raih Juara di Kandang Lawan
  •  
     
     
    Jumat, 18 Agustus 2023 - 19:56:21 WIB
    Komisi II DPRD Jabar Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024
    Selasa, 23 Mei 2023 - 14:21:21 WIB
    Sekretariat DPRD Jawa Barat Gelar Hari Kebangkitan Nasional yang ke 115
    Selasa, 03 November 2020 - 19:45:31 WIB
    Moh Ajay Priatna menghadiri Hut Forum Ormas yang ke Satu
    Sabtu, 13 Juni 2020 - 15:31:23 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Berikan Himbauan Kepada masyarakat
    Rabu, 24 Juni 2020 - 13:31:17 WIB
    Kodam IV/Diponegoro Mendukung Revitalisasi Danau Rawa Pening Ambarawa
    Kamis, 25 November 2021 - 08:24:43 WIB
    Bertemu Menlu Prancis, Presiden Dorong Percepatan Indonesia-EU CEPA
    Minggu, 23 Februari 2020 - 16:17:36 WIB
    Teknologi Canggih
    Pertama di Indonesia! Bandara Banyuwangi Pakai Teknologi Canggih Facial Recognition untuk Penumpang
    Senin, 05 Oktober 2020 - 03:33:28 WIB
    Kabar Duka ... Bupati Bangka Tengah Meninggal Dunia Karena Covid-19
    Jumat, 18 September 2020 - 16:12:28 WIB
    Jabar Bentuk Tim Khusus dan Rencana Aksi
    Rabu, 04 November 2020 - 03:24:02 WIB
    Polda Banten Ekpose Keberhasilan Ungkap Kasus Praktek Aborsi di Pandeglang.
    Rabu, 17 Juni 2020 - 10:46:47 WIB
    Salah Satu Anggota Menyerahkan Surat Pengakuan Dosa
    Ketua Umum IWO Serukan Seluruh Anggota, Bongkar Kecurangan Pendistribusian Bantuan Covid-19
    Selasa, 09 Maret 2021 - 18:50:09 WIB
    Silaturahmi dengan Pengurus LDII, Kapolri Bahas Da'i Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama
    Senin, 18 Juli 2022 - 11:57:27 WIB
    Tinjau Asset Kampar Di Jakarta, Pj. Bupati Kampar : Insya Allah Akan Dibangun Mess Kampar
    Senin, 13 April 2020 - 14:20:28 WIB
    PEMKO TELAH SIAPKAN ANGGRAN UNTUK MASYARAKAT YANG MASUK KATEGORI MISKIN
    KOTA PEKANBARU SIAP JALANKAN PSBB, GUNA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
    Jumat, 26 Februari 2021 - 20:22:02 WIB
    Tim Warung Jumat Polda Banten Kunjungi Pondok Pesantren Tebu Ireng 08
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved